Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Media Penyimpanan ASI : Botol Kaca, Botol Plastik, atau Kantong ASI?

FEEDING  |  18 Jul '18


Setelah nyaris 6 bulan menjalani rutinitas pumping, sekarang saya mau membagikan pengalaman memilih media penyimpanan ASI perah (ASIP), yaitu botol kaca, botol plastik, dan kantong ASI. Masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangannya.

Kantong ASI

Keunggulannya :

  • Media yang paling praktis, karena sekali pakai dan tidak perlu repot mensterilkannya
  • Ringan, mudah dibawa ke mana saja
  • Menghemat tempat di kulkas
  • Bisa langsung ditulis tanggal dan waktu penyimpanannya

Kekurangannya :

  • Boros, khususnya jika Moms full pumping seperti saya, dalam satu bulan bisa menghabiskan 300 kantong lebih
  • Kurang ramah lingkungan, karena terbuat dari material plastik yang susah terurai
  • Banyak lemak ASIP yang menempel pada dinding kantong ASI

Botol Susu Plastik

Keunggulannya :

  • Saat si Kecil akan minum susu, botol dapat langsung dihangatkan tanpa perlu menuang lagi ke wadah lainnya.
  • Hemat, dapat dipakai berkali-kali

Kekurangannya :

  • Lemak ASI juga menempel di dinding botol (terasa berminyak ketika dicuci)
  • Kalau mau menulis tanggal, harus memakai label dan tidak bisa langsung menulisnya di botol
  • Boros tempat penyimpanan di kulkas
  • Lebih memakan tempat di tas jika dibawa
  • Jika menggunakan kulkas yang berisi makanan lain dan berbau tajam, kadang bisa mempengaruhi aroma ASIP juga (walaupun sudah ditutup sangat rapat)
  • Walaupun telah berlabel BPA-Free, tetap berbahan dasar plastik sehingga pasti mengandung bahan kimia

Botol Kaca

Keunggulannya :

  • Hemat, bisa digunakan berulang kali
  • Tidak menyerap aroma makanan di sekitar ke dalam botol
  • Dari segi bahan pembuatan botol kaca, lebih sedikit bahan kimia yang digunakan
  • Dapat disterilisasi dengan suhu tinggi
  • Lebih mudah dibersihkan, lemak ASI tidak menempel

Kekurangannya :

  • Merupakan media penyimpanan ASIP yang paling berat
  • Setelah dihangatkan, susu harus dituang ke botol susu lagi baru bisa diberikan ke bayi
  • Model botolnya terbatas
  • Risiko pecah yang tinggi jika jatuh atau terbanting

Saya sendiri lebih memilih botol kaca. Mengapa? Karena saya pernah mengalami mati lampu selama 2 jam. ASIP yang tersimpan di dalam botol kaca masih beku, sedangkan yang di dalam botol plastik dan kantong ASIP sudah mulai sedikit mencair. Saat dihangatkan pun, botol kaca lebih cepat hangat dibandingkan botol plastik atau kantong ASI.

Sedikit tips dari saya saat menyimpan ASIP, jangan sampai melewati garis batas botol. Karena ASIP memuai saat didinginkan dan dipanaskan. Jadi sisakan space kosong sekitar 2 cm dari tutup botol. Simpan ASIP sesuai kebutuhan sekali minum bayi.

Semoga bermanfaat.

By: Kristiani Chen.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1132 Kristiani Chen

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Perbedaan Susu Sapi, Susu Soya, dan Formula Soya

Apa bedanya susu sapi, susu soya dan formula soya? Yuk simak berikut ini.

Kastengel Keju Wajan

Siapa yang suka kastengel? Coba resep anti gagal berikut ini yuk!

Traditional Weaning vs Baby Led Weaning (BLW)

Memasuki tahap MPASI, apakah Moms bingung menentukan metode traditional weaning atau baby-led weaning? Simak berikut ini yuk!

Camilan Keluarga : Cireng isi Keju

Ketika #dirumahaja, bawaanya jadi pengen ngemil mulu ga sih Moms? Bikin sendiri yuk cireng isi keju. Ini resepnya.

Tips Mengatasi Kolik pada si Kecil

Kolik adalah kondisi yang terjadi pada bayi sehat yang menangis tiada henti selama lebih dari 3 jam sehari.

Yuk! Cegah si Kecil Sakit Mulai dari Peralatan Makannya

Masuk diusia Zayn yg ke 1 tahun, pertama kali nya aku coba memberikan dia Sufor.

Nasi Goreng Salmon ala MamaUna

Dikarenakan BabyU sudah genap setahun, MamaUna mau coba kasih makanan masakan rumah, biar papa nya juga kebagian 🤪 hehehe. Nasi Goreng jadi sa [...]

4 Komposisi Penting ASI Booster untuk Keberhasilan ASI Eksklusif

Ternyata, peran ASI Booster sebagai penunjang keberhASIlan ASI eksklusif sangatlah penting.

Akhirnya Ku Menemukan Jodoh Botolku

Mencari botol susu yang cocok untuk si Kecil itu ternyata seperti memilih jodoh! Yuk simak berikut ini.

Creamy Cheesy Chicken Liver, MPASI yang Kaya akan Zat Besi

Hati ayam merupakan salah satu sumber zat besi yang baik bagi bayi.

Tips Menjaga Kadar Vitamin dalam ASI

Saat ASI sudah dipompa, ASI dapat segera didinginkan dalam waktu kurang dari 1 jam.

10 Finger Foods Kesukaan Si Kecil

Finger foods atau camilan yang dapat dimakan sendiri oleh si Kecil dapat mengurangi rasa laparnya di antara jam makan

Tips Memberikan Snack Sehat untuk Gigi pada Si Kecil

Berikut tips memberikan snack sehat untuk camilan si Kecil. Yuk simak Moms

Resep MPASI Beef Rolade

Menu favorit Kenneth, baru pertama kali coba dan berhasil! Ini anti gagal loh Moms. Selamat mencoba.

Onion Rings Bisa Jadi Snack untuk si Kecil

Onion rings mudah dibuat dan juga bisa dipakai untuk jadi cemilan si Kecil disaat senggang loh Moms!

Oats, Menu Andalan si Kecil

Jangan lupa variasikan menu makanan si Kecil agar tidak bosan dan tetap nafsu makan ya Moms! Simak resep berikut.

Resep Tahu Daging Cincang

Apakah si Kecil sudah berusia 20 bulan? Yuk, variasikan menu MPASI dengan coba resep tahu daging cincang ala mom Arlina.

Ikan Tuna Orak Arik Telur

Menu ini bukan hanya menjadi andalan si kecil loh Moms tapi semua anggota keluarga juga suka. Mari dicoba resepnya.

Menu MPASI: Chicken Rice Singapore

Apakah Moms sedang mencoba untuk menaikkan berat badan si Kecil? Resep chicken rice singapore ini cocok loh!

Nasi Brokoli Udang

Apakah Moms sedang mencari resep yang bergizi namun mudah dibuat? Cocok untuk si Kecil yang menyukai menu seafood.