Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mau Tingkatkan Daya Tahan Tubuh? Jaga Makan, Olahraga, dan Jaga Kualitas Udara

BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  24 Jun '20


Meningkatkan daya tahan tubuh adalah PR penting bagi kita di masa Pandemi COVID-19 ini. Dengan tetap menjaga kesehatan fisik dan mental, Moms dan keluarga bisa mengurangi risiko penyebaran virus Corona secara signifikan. Berikut ini beberapa hal yang dapat membantu Moms tetap sehat dan produktif di tengah tekanan New Normal.

Kiat-kiat yang dapat Moms lakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh

1. Perhatikan dengan serius pola makan dan pemenuhan nutrisi

Makanan merupakan sumber tenaga penting agar Moms dapat melakukan aktivitas sehari-hari. Penuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh agar tubuh dapat bekerja sebagaimana mestinya. Makanan yang tidak bernutrisi atau mengandung zat berbahaya untuk tubuh malah akan meracuni tubuh sehingga menimbulkan berbagai kondisi kesehatan yang tidak diharapkan. Sambut New Normal dengan tips-tips tentang makanan berikut ini:

  • Perbanyak diet makanan nabati dan kurangi diet makanan berbasis daging

Daging yang kurang matang diolah dapat menjadi sumber penyebaran virus. Banyak pemberitaan juga mengkaitkan konsumsi daging eksotis dengan peningkatan risiko terkena virus Corona dan penyakit lainnya. Oleh sebab itu, diet makanan vegan kini semakin diminati. Maka, Moms perlu mempertimbangkan untuk memperbanyak makan sayuran dan buah-buahan. Konsumsi daging masih boleh asalkan benar-benar diolah dengan baik dan tidak berlebihan.

  • Memasak makanan sendiri di rumah

Kecuali dalam keadaan tidak memungkinkan, kurangi kebiasaan jajan di luar. Tingkatkan sistem kekebalan tubuh dalam menanggapi wabah Corona dengan makan lebih sehat dan sangat berhati-hati dalam memilih apa yang masuk ke dalam perut. Dengan memasak sendiri, Moms jadi tahu pasti kehigienisan bahan-bahan yang digunakan, proses memasaknya, dan tentu rasanya sesuai preferensi Moms. Dalam menyiapkan makanan, Moms dapat meminta bantuan Dads dan si Kecil. Selain memasak jadi lebih mudah dan menyenangkan, waktu tersebut dapat Moms pergunakan untuk mempererat hubungan keluarga.

  • Pastikan makanan yang dikonsumsi sesuai standar keamanan pangan

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, Moms perlu menekankan keamanan makanan yang hendak dikonsumsi. Pastikan kebersihan bahan makanan saat membelinya. Sampai di rumah, cuci bahan makanan hingga bersih. Moms juga boleh menyetok makanan dalam kemasan atau makanan kaleng untuk kemudahan mengolah makanan sekali-kali. Telitilah kemasan makanan tersebut. Jangan mengonsumsi makanan yang melewati tanggal kedaluwarsa atau yang segelnya/kemasannya rusak.

2. Tetap berolahraga secara teratur

Menjaga kebugaran merupakan faktor penting pendukung badan dan mental tetap sehat. Bangun pagi, berjalan-jalan di lingkungan rumah (dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan menghadapi COVID-19), dan berolahraga setidaknya 3 kali seminggu akan membantu Moms mengurangi stres. Tidak bisa ke gym lagi? Tidak masalah! Ada banyak pihak yang menawarkan free workouts online tanpa memerlukan peralatan olahraga mewah.

Jika Moms menjalankan work from home, beristirahatlah sejenak setiap jam. Benahi postur tubuh, lakukan stretching, dan berjalan-jalanlah sebentar agar sirkulasi darah lebih lancar. Otak pun bisa beristirahat sehingga Moms bisa bekerja dengan lebih fokus.

Berjemur setiap hari selama setidaknya 10 menit juga memiliki banyak manfaat seperti menurunkan tekanan darah, meningkatkan kesehatan tulang, meningkatkan fungsi otak, menghilangkan depresi ringan, meningkatkan kualitas tidur, mengurangi gejala Alzheimer, menyembuhkan beberapa kelainan kulit, meningkatkan pertumbuhan pada anak, mengurangi risiko kanker, dan meningkatkan kekebalan tubuh. 

Khususnya untuk kekebalan tubuh, paparan sinar matahari memiliki reaksi positif menekan sistem imun yang terlalu aktif. Bahkan, diketahui berjemur juga merupakan salah satu metode penyembuhan penyakit psoriasis (salah satu jenis penyakit autoimun). Produksi sel darah putih, sel darah yang dapat mencegah infeksi dan memerangi penyakit, juga diketahui meningkat saat tubuh terpapar sinar matahari.

3. Jaga kualitas udara agar tetap bersih

Ternyata, kualitas udara juga bisa menentukan imunitas tubuh. Meski Moms dan keluarga sudah membiasakan makan makanan bergizi dan berolahraga, kualitas udara di rumah yang buruk menjadikan usaha pencegahan virus Corona tidak efektif. Udara yang kotor dan bau membawa polutan seperti debu, asap, virus, bakteri, jamur, tungau, bulu, dan alergen. Padahal, polutan tersebut sangat berpotensi menjadi sumber penularan penyakit.

Lakukan hal-hal berikut untuk menjaga kualitas udara di lingkungan rumah:

  • Larang anggota keluarga merokok di dalam rumah

Menurut Medical News Today, asap rokok mengandung lebih dari 4.000 senyawa yang sebagian besar beracun dan karsinogenik. Merokok adalah kebiasaan buruk yang merugikan baik perokok maupun lingkungan di sekitarnya. Asap rokok dan abunya membuat rumah kotor dan bau; sangat signifikan dalam meningkatkan risiko penyebaran penyakit.

  • Bersihkan rumah secara rutin dengan menggunakan disinfektan

Di masa pandemi ini, Moms tidak hanya perlu secara rutin membersihkan rumah tetapi juga melakukan disinfeksi. Semprotkan disinfektan di permukaan lantai, dinding, perabotan, pakaian, dll. Proses ini tidak serta merta membersihkan permukaan yang kotor atau menghilangkan kuman. Akan tetapi, dengan membunuh kuman di permukaan setelah dibersihkan, risiko penyebaran infeksi dapat turun lebih signifikan.

  • Pasang air purifier

Air purifier dapat menangkap polutan di udara, memfilternya, dan mendistribusikan udara bersih. Moms dan keluarga pun dapat #BernafasLebihBaik karena menghirup udara bersih yang dihasilkan oleh air purifier berkualitas. 

Air purifier dengan filter HEPA 13 mampu mengurangi penyebab alergi di udara. Fitur lain yang perlu ada dalam sebuah perangkat air purifier adalah sinar UV-C germicidal internal. Fitur tersebut mampu mensterilkan udara yang telah difilter oleh filter HEPA 13 dari virus, bakteri, kuman, dan alergen. Sinar UV-C mampu membuat patogen-patogen tersebut tidak dapat berkembang biak dan cepat mati. Sinar lampu malam yang keluar dari perangkat air purifier juga mampu menciptakan suasana relaks yang dapat membantu penderita insomnia mendapatkan tidur berkualitas. #breathewell

Diet seimbang, olahraga teratur, dan rumah dengan udara bersih merupakan beberapa hal yang membantu Moms meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus memanajemen stres secara efektif. Manajemen stres yang efektif membantu Moms menghilangkan stres dalam hidup terutama di masa New Normal ini. Ciptakan hidup yang seimbang baik dalam hal pekerjaan, hubungan, relaksasi, dan fun untuk dapat bertahan di bawah tekanan selama pandemi.

Referensi: CDCHelp GuideMedical News TodayNDTV 1NDTV 2Wolipop

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

770 Drew Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Moms, Yuk, Sayangi Bahumu!

Karena sering membawa beban berat yang tidak seimbang di bahu, seseorang dapat menderita kejang otot lokal di sekitar leher dan panas di bahu. [...]

Cara Mudah Mencegah Dehidrasi yang Menyebabkan Virus Bertumbuh

Tahukah Moms bahwa tenggorokan yang kering dapat menyebabkan virus bertumbuh? Yuk, cegah dengan cara berikut ini!

Tips Buat Moms untuk Sambut New Normal Dengan Imunitas Prima

Moms sudah harus kembali beraktivitas di masa new normal ini? Pastikan imun kuat ya!

Apa Saja Keunggulan UV Air Purifier?

Apa kelebihan UV air purifier dengan air purifier lainnya? Mari simak bersama berikut ini.

Tetap Sehat Walau #DiRumahAja

Walaupun #dirumahaja, jangan lupa untuk memastikan Anda dan keluarga dalam keadaan sehat-sehat ya Moms and Dads.

Cara Yang Benar Dalam Menggunakan Minyak Telon Untuk Bayi

Penggunaan minyak telon tentu tidak asing lagi. Tapi tahukah Moms mengenai cara penggunaannya yang benar?

Manfaat Air Humidifier Pada Masa Pandemi COVID-19

Apa manfaat air humidifier untuk kesehatan? Mari pelajari bersama berikut ini.

Tips Mencegah DBD pada si Kecil

Selain Covid-19, Moms and Dads juga harus berwaspada terhadap bahaya demam berdarah. Simak tips berikut ini ya.

Tips Berjemur Dengan si Kecil

Berjemur adalah salah satu cara untuk mendapatkan vitamin D yang kita butuhkan. Simak tips berjemur yang aman berikut ini yuk.

Apa Itu Cradle Cap?

Apa sih cradle cap? Berbahayakah untuk si Kecil? Kita simak bersama berikut ini.

6 Tips Menjaga Kesehatan Si Kecil Selama Pandemi Virus Corona

Di tengah-tengah pandemi Covid-19, apa yang sebaiknya dilakukan agar kesehatan si Kecil tetap terjaga? Yuk simak berikut ini.

Purifier dan Humidifier, Apa Bedanya?

Moms pasti sering mendengar istilah Air Humidifier dan Air Purifier. Sebetulanya apa, sih, bedanya? Yuk simak berikut ini!

Tips Mengurangi Risiko Alergi pada Bayi dengan Humidifier

Unit cool mist humidifier menggunakan filter sumbu internal untuk menyerap air dari cadangannya.

Tips Mencegah Infeksi Virus dengan Purifier

Air purifier dapat menghilangkan mikroba-mikroba terkecil di udara.

4 Cara Menjaga Kebersihan Udara agar Terhindar dari Virus

Untuk memperlambat pertumbuhan mikroba jahat, pastikan kelembaban udara di rumah sekitar 30% hingga 50%.

Seberapa Pentingkah Humidifier Bagi Kesehatan Anak?

Humidifier dapat membantu menjaga kulit si Kecil tetap lembab saat dia menderita eksim.

Perbedaan Cod Liver Oil dan Minyak Ikan Biasa

Apa, sih, bedanya cod liver oil dengan minyak ikan biasa? Yuk cari tahu jawabannya di artikel ini!

Gerakan Yoga Untuk Anak

Mengajarkan yoga kepada anak-anak adalah hal terbaik yang bisa moms lakukan buat mereka.

Usir Stretch Marks? Begini Caranya!

Bagaimana, sih, cara mengusir stretch marks? Yuk simak caranya di sini!

Apa itu Dermatitis Atopik atau Eksim?

Dermatitis atopik adalah penyakit kulit kering, gatal, pecah-pecah yang meradang.