Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Masalah Ketidaksuburan pada Wanita

OTHERS  |  14 Jul '18


Sebenarnya ketidaksuburan bukan hanya terjadi pada pria, melainkan wanita juga bisa mengalami kondisi tersebut. Terdapat banyak penyebab dari masalah kesuburan wanita, mari kita simak penjelasannya beikut ini:

Penyebab ketidaksuburan pada wanita

Faktor yang meningkatkan risiko ketidaksuburan meliputi:

  • Usia: Kemampuan untuk hamil mulai jatuh sekitar usia 32 tahun.
  • Merokok: Merokok secara signifikan meningkatkan risiko infertilitas pada pria dan wanita, dan ini dapat merusak efek perawatan kesuburan. Merokok selama kehamilan meningkatkan kemungkinan keguguran. Perokok pasif juga dikaitkan dengan kesuburan yang lebih rendah.
  • Alkohol: Konsumsi alkohol dalam jumlah berapa pun dapat memengaruhi peluang untuk hamil.
  • Menjadi gemuk atau kelebihan berat badan: Ini dapat meningkatkan risiko infertilitas pada wanita maupun pria.
  • Gangguan makan: Jika gangguan makan menyebabkan penurunan berat badan yang serius, masalah kesuburan mungkin timbul.
  • Diet: Kurangnya asam folat, zat besi, seng, dan vitamin B-12 dapat memengaruhi kesuburan. Wanita yang berisiko, termasuk mereka yang menjalani diet vegan, harus bertanya kepada dokter tentang suplemen.
  • Olahraga: Terlalu banyak berolahraga ataupun terlalu sedikit dapat menyebabkan masalah kesuburan.
  • Infeksi menular seksual (IMS): Chlamydia dapat merusak tuba fallopi pada seorang wanita. Beberapa IMS lain juga dapat menyebabkan infertilitas.
  • Paparan bahan kimia
  • Stres mental: Ini dapat memengaruhi ovulasi perempuan dan dapat menyebabkan berkurangnya aktivitas seksual.

Kondisi medis

Beberapa kondisi medis juga dapat memengaruhi kesuburan, di antaranya adalah gangguan ovulasi yang mana tampaknya menjadi penyebab infertilitas yang paling umum pada wanita.

Gangguan ovulasi dapat disebabkan oleh:

  • Kegagalan ovarium prematur: Ovarium berhenti bekerja sebelum usia 40 tahun.
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS): Fungsi ovarium secara tidak normal dan ovulasi mungkin tidak terjadi.
  • Hiperprolaktinemia: Kadar prolaktin tinggi, wanita tidak hamil atau menyusui dapat memengaruhi ovulasi dan kesuburan.
  • Kualitas telur yang buruk: Telur yang rusak atau mengembangkan kelainan genetik tidak dapat mempertahankan kehamilan. Semakin tua seorang wanita, semakin tinggi risikonya.
  • Masalah tiroid: Kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon.
  • Kondisi kronis: Ini termasuk AIDS atau kanker.
  • Masalah di rahim atau saluran telur dapat mencegah telur dari perjalanan dari ovarium ke rahim. 
  • Jika telur tidak melakukan perjalanan, akan lebih sulit untuk hamil secara alami.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

637 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Babyo Hati ke Hati : Juni 2020

Hi Moms, yuk simak Babyo Hati ke Hati edisi Juni berikut ini!

Babyo Hati ke Hati Ed#1

Hai Moms! Yuk simak Babyo Hati ke Hati edisi pertama dari Chief Editor Babyo.

Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Membeli Food Processor?

Apa aja sih yang perlu diperhatikan sebelum membeli food processor? Fungsinya, kapasitasnya, atau harganya?

FAQ - Babyo Story, Points, dan Babyo App

"Kok, artikelku lama banget di-publish-nya, sih?" Mau tahu alasannya? Yuk temukan di sini!

Kata Mertua VS Fakta

Perbedaan pendapat dengan mertua seringkali memicu ketegangan dalam rumah tangga.

Kamu Orang Tua Baru? Udah Tahu soal yang Satu Ini Belum?

Betulkah bayi yang menangis menjerit-jerit itu karena ia merasa lapar?

Hamil dan Bingung Harus Bagaimana?

Babyologist hadir sebagai social media platform untuk memberikan dukungan masa kehamilan & parenting.

Babyo App: Cara Share Story - Weekly Topic

Sekarang, Moms bisa menulis artikel “Weekly Topic” di Babyo App, lho! Simak di sini caranya!

Babyo App: Cara Share Story

Siapa yang suka share pengalaman di Babyo? Sekarang Share Story bisa dilakukan lewat Babyo App lho!

Babyo App: Cara Share Moment

Kini share moment lebih mudah dengan Babyo App. Yuk ikuti langkahnya di sini!

Apakah Ada Efek Samping dalam Menggunakan Pil KB?

Tahukah Moms, bahwa ternyata ketika menggunakan Pil KB akan menimbulkan efek samping?

Kapan Nano Punya Adik?

Tidak terasa sebentar lagi usia Nano 2 tahun, kira-kira kapan Nano akan punya seorang adik? Yuk, simak jawaban mom Lysa.

What To Bring While Traveling With 4 month Baby?

Tentunya setiap ibu ingin travelling bersama sang buah hati. Apa yang perlu dibawa saat travelling bersama si Kecil?

Ketidakcocokan Rh Selama Kehamilan

Ternyata ketidakcocokan Rh juga dapat berpengaruh sampai keguguran loh Moms, berikut informasi lengkapnya.

Pentingnya Asupan Bebas Gluten Bagi Kesuburan Pria dan Wanita

Jumlah gluten pada tubuh ternyata dapat mempenggaruhi berbagai hal loh Moms, yuk simak informasi selengkapnya.

Packing Essential Saat Liburan Bersama si Kecil

Tentunya setiap keluarga ingin pergi berlibur bersama anaknya, karena itu perlu disiapkan barang bawaan yang diperlukan.

Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Tenggorokan

Kanker tenggorokan didefinisikan sebagai tumor ganas di faring, laring, atau amandel.

Bisakah Seorang Wanita Berovulasi Lebih Dari Satu Kali Per Siklus?

Apakah moms mengetahui bagaimana seorang wanita berovulasi dan akhirnya mengalami pembuahan? Yuk, simak informasinya!

Ide Bermain Anak - Pattern Game

Masih banyak barang bekas yang bisa dikreasikan untuk jadi mainan si Kecil loh Moms! Yuk, coba permainan berikut.

Apa itu Sindrom Down?

Apakah Moms pernah mendengar tentang sindrom down? Apa jenis, penyebab sindrom down dan bagaimana efeknya?