Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Manfaat & Tips Memberikan Finger Food pada Bayi

FEEDING  |  GROWTH & DEVELOPMENT  |  06 Jan '19

Tahukah Moms bahwa ada banyak manfaat dari memberikan finger food pada bayi?
Finger food adalah makanan seukuran genggaman bayi yang dapat dipegang sendiri oleh bayi untuk dimakan. Bayi sudah boleh diberikan finger food mulai usia 6 bulan. Walaupun belum memiliki gigi, gusinya cukup kuat untuk mengunyah finger food.

Apa manfaat pemberian finger food pada bayi?

  • Melatih keterampilan bayi dalam menggenggam.
  • Membantu kemampuan berbicara bayi.
    Proses mengunyah makanan melatih otot mulut dan rahang bayi yang dapat membantunya mengembangkan kemampuan berbicara dan bahasa.
  • Mengenalkan berbagai variasi rasa dan tekstur melalui finger food sejak dini membuat bayi cenderung tidak pilih-pilih makan ketika beranjak dewasa.
  • Melatih koordinasi mata dan tangan.
    Untuk awalnya, Moms bisa memberikan makanan yang mudah ia pegang. Jika sudah mahir, berikan makanan yang lebih sulit dipegang, misalnya potongan pisang (jika lama dipegang, pisang akan jadi licin) sehingga dapat melatih tangan dan matanya berkoordinasi dengan baik untuk memakan finger food tersebut.
  • Melatih sensorik anak.
    Ketika diberikan finger food, bayi akan menggenggam, memencet, mengendus, dan memainkannya. Hal ini dapat mengembangkan kemampuan sensoriknya
  • Finger food melatih bayi untuk mandiri makan.
    Bayi menjadi terbiasa untuk mengatur kapan ia mau memasukkan makanan ke mulut dan kapan berhenti saat ia kenyang sehingga tidak bergantung untuk disuapi terus-menerus.

Tips memberikan finger food untuk bayi

  • Bayi yang berusia 6-8 bulan baru bisa memegang sesuatu dengan keseluruhan tangannya. Oleh karena itu, ukuran finger food yang diberikan harus lebih besar dari genggaman tangannya. Potong makanan sepanjang kurang lebih 5 cm. Memberikan finger food dengan potongan terlalu kecil pada usia ini hanya akan membuat bayi stres karena ia tidak bisa memegangnya.
  • Untuk bayi yang telah berusia di atas 8 bulan, biasanya sudah bisa memegang barang dengan jari telunjuk dan jempolnya sehingga Moms sudah bisa memberikan finger food dengan ukuran lebih kecil.
  • Perhatikan teksturnya. Finger food harus cukup lunak untuk dikunyah bayi. Untuk memudahkan bayi memegangnya, Moms bisa memberikan finger food dengan kulitnya (misal kita berikan pisang pada bayi, biarkan kulitnya tetap di bagian bawah pisang sebagai pegangan untuk bayi atau Moms bisa memotong pisang secara agak bergerigi supaya tidak licin saat dipegang bayi).
  • Berikan finger food dalam posisi bayi duduk dengan baik. Jangan saat bayi selonjoran atau merangkak.
  • Jangan tinggalkan bayi sendiri saat sedang memakan finger food, awasi selalu.

Makanan yang sebaiknya tidak dijadikan finger food:

  • Kacang-kacangan
  • Popcorn yang tidak 100 % puffy (masih ada kulit atau biji jagungnya)
  • Buah utuh dengan biji misalnya aprikot dan cherry (pastikan biji telah dibuang sebelum diberikan pada bayi dan buah sudah matang)
  • Buah bulat (contohnya anggur dan tomat cherry). Buah ini harus dipotong setengah atau seperempat sebelum diberikan ke bayi, kalau tidak bayi berisiko tercekik.
  • Garam, madu, gula (tidak boleh untuk bayi di bawah 1 tahun)
  • Junkfood (misal gorengan)
  • Makanan kenyal seperti permen dan gummy jelly
  • Makanan dengan tekstur keras
  • Pastikan daging yang diberikan pada bayi telah bebas tulang

 

Semoga bermanfaat.

By: Kristiani Chen

Copyright by Babyologist

351 Kristiani Chen

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Postur Tubuh Anak Terlalu Kurus? Ini Dia Tips agar Anak Gemuk!

Banyak orang tua merasa khawatir saat melihat anak mereka kurus atau memiliki berat badan yang kurang dari berat badan ideal.