Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Manfaat Memberikan ASI Eksklusif Bagi Bayi dan Ibu

FEEDING  |  19 Feb '18

ASI atau Air Susu Ibu adalah elemen yang sangat penting bagi perkembangan bayi. Namun memberikan ASI eksklusif tidak semudah yang dibayangkan meskipun itu adalah hal yang alami. Dibutuhkan komitmen dan kedisiplinan ibu agar program ASI ekslusif ini bisa benar-benar terlaksana dan memberikan manfaat tidak hanya bagi bayi tapi juga untuk ibu sendiri. 

Dianjurkan untuk ibu memberikan ASI secara ekslusif pada bayi selama 6 bulan pertama sejak bayi dilahirkan. Akan lebih baik jika program ini terus berlanjut hingga usia bayi mencapai 2 tahun. Memberikan ASI eksklusif tidak semudah yang dikira, terutama jika ibu juga merangkap sebagai wanita karir. Hingga pada akhirnya pilihan jatuh pada susu formula. Padahal ASI sangatlah penting bagi tumbuh kembang bayi dan susu formula tidak bisa menggantikan sepenuhnya kebutuhan nutrisi bayi.  

Lalu apa alasan dibalik pentingnya memberikan asi ekslusif oleh ibu untuk bayinya? 

Berikut adalah beberapa manfaat ASI eksklusif untuk bayi:

  • ASI mengandung IgA atau Imminoglobin A yang berfungsi untuk menjaga sistem imunitas tubuh bayi. Dengan begitu, tubuh bayi akan terlindungi dari ancaman kuman. Kandungan pada ASI melindungi tubuh bayi dengan melawan kuman pada membran mukosa tenggorokan, hidung, serta usus bayi. Lebih menariknya lagi, kandungan pada ASI ini juga bermanfaat untuk mencegah berbagai jenis infeksi seperti diare, meningitis, bahkan sindrom kematian mendadak, dll. 
  • ASI mengandung vitamin dan mineral yang lengkap. Bisa dikatakan bahwa ASI adalah makanan terlengkap untuk bayi yang tidak ada penggantinya. Ini karena ASI dihasilkan dari serangkaian proses alami dalam tubuh ibu dan paling sesuai untuk memenuhi kebutuhan bayi. Tidak ada cara lain yang bisa menggantikan proses alami seperti ini. 
  • ASI adalah makanan sempurna bagi bayi karena mudah dicerna. Memberikan ASI pada bayi bisa mencegahnya mengalami gangguan pencernaan baik itu berupa diare maupun konstipasi. Biasanya masalah seperti ini sering terjadi pada bayi yang lahir dalam kondisi prematur. Dengan diberikannya ASI pada bayi prematur, maka bisa membantu mengatasi gangguan pencernaan tersebut.
  • Menurut penelitian, ASI eksklusif berperan penting terhadap perkembangan intelegensi anak. Berbagai studi menemukan bahwa anak-anak yang diberikan asi ekslusif oleh ibunya ketika bayi memiliki nilai IQ yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak. 
  • ASI juga bermanfaat untuk memperkenalkan rasa pada bayi. Ibu yang sedang menyusui membutuhkan banyak nutrisi dan disarankan mengonsumsi banyak makanan bernutrisi dan bergizi. Ini bisa membantu anak untuk mengenal berbagai rasa makanan yang berbeda secara tidak langsung melalui ASI yang berikan ibu. Ini bisa membantu bayi untuk lebih toleran saat menerima makanan padat. 
  • ASI eksklusif bisa mencegah bayi tumbuh dengan kondisi obesitas atau kelebihan berat badan. Ini karena ASI terbukti mengandung lebih sedikit insulin daripada susu formula. Dengan begitu, bayi tidak akan mengalami penumpukan lemak dan bisa tumbuh secara ideal.
  • Menurut penelitian, anak yang menerima ASI secara eksklusif ketika bayi memiliki tulang yang lebih kuat dibanding yang tidak. Disamping itu, bayi akan menerima asupan kolesterol yang berlimpah yang memang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya.

Manfaat pemberian ASI eksklusif untuk bayi bukan berdasarkan asumsi semata melainkan sudah melalui berbagai penelitian yang sudah dilakukan sejak dulu sampai sekarang. Inilah yang membuat ibu menyadari bahwa memberikan ASI secara eksklusif bagi bayi sangatlah penting terutama karena banyaknya manfaat yang akan diterima sang bayi. Namun tidak hanya itu, manfaat memberikan ASI eksklusif juga akan dirasakan oleh ibu sendiri. Apa saja manfaatnya? Berikut diantaranya:

  • Memberikan ASI ekslusif pada bayi dapat membantu mengurangi stres. Ini karena proses pemberian ASI bisa memicu produksi hormon oksitosin sehingga membuat tubuh ibu lebih nyaman dan rileks.
  • Sehabis melahirkan tentu tubuh ibu tidak kembali langsing secepat kilat seperti sebelum hamil. Namun memberikan ASI eksklusif bisa membantu ibu mengurangi berat badan secara alami. Menyusui ternyata bisa memangkas kalori sebanyak 500 kal setiap harinya. 
  • Pemberian ASI eksklusif bagi bisa membantu ibu menghambat ovulasi. Ini berarti memberikan ASI eksklusif sama seperti menjalani program KB, namun secara alami.
  • Manfaat lainnya dari menyusui ialah mengurangi resiko terkena kanker. Namun ini bukan berarti ibu yang tidak bisa menyusui akan meningkat resikonya terhadap kanker. Hanya saja penelitian menunjukan bahwa semakin lama ibu menyusui maka resiko terkena kanker payudara ataupun ovarium semakin berkurang. 
  • Menyusui dapat meningkatkan emotional bonding atau ikatan emosional ibu dan anak. Ikatan ini akan semakin kuat semakin ibu memberikan asi ekslusif kepada anak. 
  • Manfaat yang tidak kalah pentingnya dari menyusui secara eksklusif ialah bisa menghemat pengeluaran. ASI bisa diperoleh secara gratis sedangkan susu formula harus dibeli dengan uang. Dengan memberikan ASI eksklusif berarti ibu sudah menghemat pengeluaran dengan baik. 

Manfaat pemberian ASI eksklusif tidak diragukan lagi. Namun tidak semua ibu mampu memberikannya pada anaknya karena berbagai faktor, salah satunya karena produksi ASI yang sedikit sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan si kecil.  Untuk itu, berikut beberapa tips untuk memperbanyak ASI yang bisa ibu coba untuk mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal:

  • Hindari stres dan cemas yang berlebihan. Diawal-awal menyusui, produksi ASI mungkin belum banyak sehingga ibu cemas. Namun itu adalah hal yang wajar dan lama kelamaan produksi ASI akan melimpah, terutama jika ibu tidak stres.
  • Berikan ASI kapanpun bayi membutuhkannya. Pemberian ASI dilakukan dua jam sekali. Ini karena bayi yang baru lahir memang mudah lapar. Namun ini sangat membantu untuk memperbanyak produksi ASI. Semakin sering ibu memberikan ASI, maka semakin melimpah ASI yang dihasilkan karena hormon prolaktin akan terus dirangsang untuk memproduksi ASI.
  • Pastikan untuk ibu mendapatkan istirahat yang cukup dan konsumsi makanan bernutrisi secara seimbang. Jadwal tidur ibu memang akan berubah setelah melahirkan sehingga kadang membuat ibu kelelahan. Pastikan ibu mencukupi kebutuhan tidur dan mencuri waktu tidur ketika sempat. 
  • Ibu menyusui membutuhkan lebih banyak cairan bagi tubuhnya. Maka, pastikan agar ibu mencukupi kebutuhan cairan dengan konsumsi air putih 10-12 gelas. Sebaiknya hindari konsumsi minuman berkafein seperti teh atau kopi karena akan membuat tubuh dehidrasi. Sebagai gantinya, minumlah jus buah yang segar karena lebih bermanfaat untuk tubuh. 

Memberikan ASI secara eksklusif bagi bayi membutuhkan pengorbanan dan perjuangan. Namun hal itu sepadan dengan manfaat yang diterima baik bayi ataupun ibu. Jadi, tidak ada hal yang lebih baik ketimbang memenuhi kebutuhan bayi secara optimal melalui pemberian ASI eksklusif. Dengan begitu, tumbuh kembang bayi juga bisa berjalan secara optimal.

  

947 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bagaimana Cara Melibatkan Dads dalam Kegiatan Menyusui?

Bagaimana cara melibatkan seorang ayah dalam kegiatan menyusui?

Jenis Pompa ASI Terbaik

Mana lebih bagus? Pompa ASI manual atau pompa ASI listrik?

Panduan Memberikan Makanan Bayi 11 Bulan dan Contohnya

Apakah si Kecil sudah menginjak usia 11 bulan Moms? Yuk, siapkan pelajari cara pemberian makanan untuk si kecil.

Olahan Teri Nasi yang Kaya Manfaat

Apakah Moms mengetahui bahwa ikan memiliki banyak manfaat untuk si Kecil? Yuk, coba beberapa resep mengolah ikan!

Perkedel Daging Keju

Membuat perkedel adalah hal yang cukup mudah, perkedel bisa jadi pilihan makanan untuk anak yang lagi bosan dengan nasi.

Perbandingan UHT Milk dan Fresh Milk

Kapan si kecil boleh mengkonsumsi Susu UHT / Freshmilk ? Apakah Moms sudah mengetahui perbedaan susu UHT dan freshmilk?

Kiat Menghadapi Anak GTM

Apakah anak Moms sedang memasuki masa GTM? Bagaimana cara menghadapi anak GTM? Yuk, simak kiat-kiat berikut.

Bolabi Snow White

Si kecil tidak harus selalu konsumsi nasi sebagai sumber karbohidrat, bisa saja menggantinya dengan ubi loh Moms!

Persiapan MPASI Saat Mudik

Libur hari raya Idul Fitri sudah dekat, apakah Moms sudah menyiapkan keperluan untuk si Kecil saat mudik nanti?

Tahu Kriuk Isi

Apakah Moms adalah seorang pecinta tahu seperti Mom Lilia? Yuk, coba resep mudah dengan bahan dasar tahu!

Cheese Cookies

Cheese cookies ini sangat mudah dibuat dan dapat menjadi cemilan kesukaan si Kecil loh Moms! Mari dicoba.

Creamy Oreo Cheese Cake

Sedang kehabisan ide untuk membuat cemilan untuk si Kecil? Mungkin resep berikut bisa dicoba nih Moms!

Fresh Milk VS Susu UHT VS Susu Formula

Masalah persusuan memang tidak pernah selesai, setelah ASI pastinya Moms sering bingung ingin memilih yang mana kan?

Takoyaki Homemade

Jajanan jepang sudah banyak di indonesia, yuk coba buat sendiri di rumah, tentunya kesehatan terjamin Moms!

Resep MPASI Beef Patties (12m+)

Bagi Moms yang bingung cara mengolah daging untuk menu MPASI si kecil, bisa mencoba resep beef patties ini.

Orange Yoghurt Pudding, Dessert Berbahan Yoghurt Kaya Manfaat

Dessert berbahan yoghurt bisa menjadi sajian menarik untuk si kecil dan memberikan manfaat positif bagi tubuh loh Moms.

Es Pelangi Menu Berbuka Puasa yang Sehat

Pastikan berbuka puasa dengan yang sehat, karena manis saja belum tentu sehat Moms. Yuk coba resep berikut.

Mie Bit Ladang Lima - Mie yang Aman untuk si Kecil

Buat si kecil yg suka sekali dengan mie, Moms boleh coba membuat mie bit ladang lima ini ya, karena aman untuk si kecil.

Macaroni Cream Soup - Sarapan untuk si Kecil

Macaroni cream soup bisa jd pilihan Moms yg bingung bikin menu sarapan si kecil, buatnya sangat mudah dan cepat loh!

MPASI Crispy Chicken Steak (12m+)

Buat kesayangannya Moms yg lebih senang makan sendiri, Crispy Chicken Steak ini bs jadi pilihan loh!