Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Manfaat Bantal Menyusui Dan Cara Menyusui Yang Benar

FEEDING  |  20 Feb '18

Bagi ibu yang sudah memiliki anak tentunya sudah tidak asing dengan istilah bantal menyusui. Dijaman modern ini, ada banyak inovasi yang bisa dikembangkan untuk mempermudah kehidupan sehari-hari termasuk dengan adanya bantal khusus menyusui. Ini merupakan bantal berbentuk huruf U untuk bayi. Bantal ini berfungsi untuk membantu ibu menyusui dengan nyaman dan juga membantu menopang tubuh bayi agar stabil saat menyusui. Penggunaan bantal sepenuhnya ditujukan untuk kenyamanan ibu dan bayi. Tidak ada larangan untuk menggunakan bantal menyusui, terutama jika alasannya untuk kenyamanan ibu dan bayi. 

Berikut beberapa manfaat bantal menyusui yang bisa dirasakan ibu dan bayi:

  • Memberikan kenyamanan bagi punggung ibu ketika menyusui terutama dalam posisi duduk. Ini bisa membantu punggung ibu lebih rileks dan ada pada posisi yang benar. 
  • Bantal menyusui juga bermanfaat memberikan kenyamanan bagi bayi. Bantal yang empuk dan lembut membuat bayi ada pada posisi yang nyaman.
  • Bantal ini juga bermanfaat ketika ibu harus menyusui diperjalanan misalnya didalam mobil. Guncangan mobil saat menyusui bisa membuat bayi merasa tidak nyaman. Dengan digunakannya bantal menyusui, maka efek guncangan bisa berkurang sehingga bisa tetap nyaman. 

Meskipun bantal menyusui memberikan manfaat bagi ibu dan bayi khususnya dalam hal kenyamanan, namun sebaiknya tidak memilih bantal secara sembarangan. Tidak semua bantal bisa nyaman dan aman saat digunakan untuk menopang tubuh ibu dan bayi ketika proses menyusui. Untuk itu, pilihlah bantal dengan seksama.

Berikut tips memilih bantal menyusui: 

  • Pilihlah bantal dengan bahan berkualitas. Bahan tersebut meliputi kain luaran dan juga isian bantal. Kain pelapis bantal haruslah dari bahan yang lembut dan dapat menyerap keringat dengan baik. Dengan begitu, bayi ataupun ibu tidak akan mudah kepanasan saat menggunakannya. Bahan kain yang lembut juga berguna untuk mengurangi gesekan dengan kulit bayi yang beresiko membuatnya iritasi. 
  • Pilihlah bantal dengan isian yang lembut dan tidak menyebabkan alergi. Bantal menyusui dengan bahan isian dakron bisa menjadi pilihan yang baik karena ia sifatnya lembut. Pilihlah bantal dengan isian yang tidak terlalu padat agar tetap nyaman saat digunakan. 
  • Pilihlah bantal menyusui dengan ukuran yang sesuai dengan tubuh ibu. Bantal menyusui digunakan dengan cara melingkarkannya ke pinggang ibu. Dengan begitu, ia menopang punggung dan pinggang ibu, sekaligus menopang tubuh bayi. Pastikan ibu memilih bantal dengan ukuran yang pas, sehingga ibu tetap merasa nyaman saat menyusui.
  • Pilihlah bantal dengan berat atau volume yang pas. Umumnya, berat bantal menyusui ialah sekitar 2-3kg. Semakin banyak isiannya maka akan semakin berat bobotnya. Jika bobot bantal terlalu berat maka bisa membuat tubuh ibu kesulitan untuk menopangnya dan bahkan membuat pinggang ibu sakit. Untuk itu, pilihlah bantal dengan berat yang pas, yang tidak akan membuat tubuh ibu kelelahan. 
  • Pilihlah bantal yang ringkas dan simple, tidak banyak fitur yang kurang bermanfaat. Yang harus diperhatikan adalah pengaman. Biasanya bantal menyusui dilengkapi dengan pengaman seperti sabuk. Pilihlah bantal dengan pengaman yang kokok namun tidak rumit untuk dipasangkan dan tetap nyaman saat digunakan. 
  • Pilihlah bantal menyusui dengan permukaan yang luas agar bisa digunakan untuk menopang bayi dengan lebih sempurna. Jika permukaan bantal terlalu sempit maka kemungkinan tubuh bayi tidak sepenuhnya tertopang dan jika tidak berhati-hati maka bayi bisa terjatuh. Maka, memilih bantal dengan permukaan luas lebih disarankan. 

Tidak ada anjuran atau larangan khusus dalam penggunaan bantal menyusui. Ini karena prinsip dalam menyusui ialah berpusat pada kenyamanan ibu dan bayi itu sendiri. Sehingga ibu bisa memilih posisi apapun yang dikiranya nyaman dan aman baik itu untuk bayi dan ibu. Selain menyusui dengan aman dan nyaman, penting juga untuk ibu bisa menyusui dengan benar dan menyenangkan.

Berikut beberapa tips menyusui yang benar, agar proses menyusui lebih nyaman dan menyenangkan:

  • Kondisi dan posisi ibu dan bayi saat menyusui harus rileks. Posisikan kepala bayi untuk lebih tinggi dibanding tubuhnya agar bayi tidak kesulitan dalam menelan asi. Gunakan tangan ibu untuk menyangga kepala bayi. Ibu juga bisa menggunakan bantal menyusui untuk menyangganya. Posisikan hidung bayi agar sejajar dengan puting untuk membantu bayi membuka mulutnya.
  • Selanjutnya, dekatkan mulut bayi ke payudara ibu dan biarkan mulut bayi terbuka hingga posisi lidahnya kearah bawah. 
  • Pastikan agar posisi perlekatan dengan benar dimana posisi mulut bayi melekat lebar pada area bawah puting payudara. Dengan begitu, bayi bisa menyusu dengan posisi stabil dan nyaman. 
  • Jika ibu merasakan nyeri ketika menyusui, ini berarti perlekatan tadi belum sempurna. Maka, usahakan agar perlekatan bayi saat menyusui sudah benar. Jika sudah bisa merasakan bayi menelan asi dan tidak terasa nyeri maka perlekatan terjadi dengan sempurna.
  • Sebaiknya fokuskan perhatian ibu pada bayi ketika menyusui dan tidak sibuk dengan kegiatan lain misalnya bermain gadget. Perhatian optimal pada bayi saat menyusui akan meningkatkan emotional bonding ibu dan anak. Proses menyusui pun dapat memberikan manfaat secara optimal bagi bayi. 

Proses menyusui adalah hal yang alami untuk ibu dan bayi. Namun ibu juga bisa memanfaatkan perlengkapan menyusui agar prosesnya bisa lebih nyaman dan menyenangkan baik untuk ibu maupun bayi. Lalu perlengkapan apa saja yang bisa ibu gunakan selain bantal menyusui? Berikut diantaranya:

  • Gunakan bra khusus menyusui agar bayi nyaman saat menyusu. Ini juga bisa mempermudah ibu ketika harus menyusui kapanpun dan dimanapun. Bra menyusui umumnya memiliki kait atau kancing dibagian depan sehingga mudah dibuka saat hendak menyusui. Manfaat bra khusus selain untuk kenyamanan ialah untuk menghindari resiko tersumbatnya saluran asi yang bisa memicu peradangan pada jaringan payudara.  
  • Gunakan breast pad untuk membantu mencegah kebocoran asi. Breast pad ini digunakan dengan cara diselipkan pada bra bagian depan. Breast pad ini juga akan membuat ibu lebih nyaman karena payudara ditopang dengan lebih baik.
  • Jika ibu memiliki ASI yang melimpah, maka biasanya akan timbul rasa nyeri terutama jika tidak disusukan pada bayi. Untuk itu, ibu bisa memerah ASI menggunakan alat bantu pompa ASI. Gunakan pompa ASI ini ketika ibu harus memerah ASI. 

Proses menyusui memang tidak mudah meskipun ini adalah hal yang alami. Tidak sedikit ibu yang mengalami kesulitan ketika pertama kali menyusui. Namun seiring bertambahnya pengalaman, ibu akan menemukan cara tersendiri agar bisa menyusui dengan nyaman. Penggunaan bantal menyusui juga bisa ibu manfaatkan demi kenyamanan ibu dan bayi. Namun, pastikan untuk memilih bantal menyusui yang tepat agar proses menyusui lancar dan optimal. Perhatikan juga bagaimana cara menyusui yang benar agar pemberian ASI bisa memberikan manfaat yang maksimal terhadap tumbuh kembang bayi.

By: Babyologist Editor

1224 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories