Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Manajemen Stres Bagi Ibu Rumah Tangga

MY STORY  |  PARENTING  |  22 Feb '20


Pekerjaan sebagai ibu rumah tangga bukanlah pekerjaan sepele. Sebagai IRT, baik itu ibu baru atau bukan, mereka bekerja hampir 24 jam tiada henti. Ya, sebagai IRT, ada saja hal yang harus kita selesaikan. Terkadang, rutinitas di rumah membuat kita jenuh. Hal yang sama juga dirasakan oleh para ibu yang bekerja. Mereka juga sering mengeluhkan rutinitas kerja dan mengurus rumah. Bagaimana dengan kita, para IRT, yang seharian hanya di rumah saja? Jika kita tidak pandai menghibur diri, kondisi psikologis kita bisa terganggu. Lalu, bagaimana sebaiknya agar masalah yang terjadi dalam keseharian IRT tidak menimbulkan stres berkepanjangan?

Berikut beberapa tips dari saya yang mungkin bisa Moms terapkan.

  1.    Memahami kebutuhan diri

Moms perlu belajar memahami kebutuhan diri mulai dari kebutuhan jasmani dan rohani. Jika semua kebutuhan diri terpenuhi, ini dapat menekan munculnya gejala stres. Selain itu, ketahui kapan kita merasa tidak nyaman. Abaikan hal-hal yang membuat kita tidak nyaman, singkirkan bila perlu. Bangun konsep diri positif sebagai seorang ibu.

  1.    Memperbanyak bicara dan menulis hal positif

Menurut penelitian, para wanita perlu menyalurkan 20.000 kata dari dalam dirinya setiap hari. Jika tidak, mereka bisa tertekan. Beberapa hal yang saya lakukan untuk menyalurkan kata-kata ini antara lain bercerita kepada teman secara langsung maupun via WhatsApp, mengajak anak mengobrol, membacakan buku ke anak, bercerita dengan suami saat dia pulang ke rumah sehabis bekerja, dan terakhir rutin menulis di Babyologist. Saya merasa sangat bahagia saat menemukan Babyo. Dengan menulis hal-hal yang bermanfaat, saya mampu menghilangkan segala penat keseharian saya.

  1.    Melakukan gerakan membaca di pagi hari

Gunakan waktu pagi untuk membaca. Pikiran kita dan otak kita bagaikan lahan kosong subur yang siap ditanami. Kapan waktu menanamnya? Waktu terbaik adalah di pagi hari. Sempatkanlah sedikit waktu, walau hanya 15 menit, untuk membaca buku yang membangun kebaikan dalam diri kita. Misalnya, bacalah Al-Quran beserta artinya atau buku lain yang menggairahkan kita dan membawa perubahan positif dalam diri kita.

  1.    Quality time bersama keluarga

Upayakan minimal seminggu sekali untuk menghabiskan waktu bersama suami dan anak. Hal ini penting untuk membangun keharmonisan dalam keluarga. Selain itu, dengan quality time, Moms bisa memanfaatkan waktu untuk saling memahami antar anggota keluarga. Quality time tidak harus di luar rumah. Menonton nonton film bersama atau bersenda gurau sudah termasuk quality time.

  1.    Luangkan waktu berdua dengan suami

Sejak punya bayi, waktu bersama suami kian menipis. Namun, usahakan dalam seminggu 3x Moms sediakan waktu bersama sang suami. Hal ini sangat bermanfaat untuk memupuk rasa sayang dengan pasangan kita. Dengan meluangkan waktu bersama suami, kita dapat mengutarakan apa yang kita rasakan dalam sehari dan hal apa yang kita inginkan sehingga komunikasi selalu terjalin dengan baik.

6. Menyadari me time seorang ibu

Sudah banyak dari kita para ibu rumah tangga yang mengeluhkan tidak punya waktu untuk me time. Ya, memang keadaan kita sudah berbeda dengan yang dulu ya Moms. Kita hanya perlu mengubah istilah me time kita yg dulu dengan sekarang. Misal, dulu me time harus dengan ke salon, nge-mall, atau karaoke. Setelah punya anak, hal itu tentu sangat sulit kita lakukan. Kita hanya perlu menyadari bahwa memang sudah bukan saatnya kita untuk melakukan me time seperti masa-masa sebelum punya anak. Ubahlah mindset kita tentang me time. Misal, kalau dulu me time harus karaoke dengan teman-teman agar tidak stres atau ke salon untuk perawatan. Kini Moms bisa melakukan me time dengan memanggil terapis ke rumah untuk sekadar melakukan pijat seluruh tubuh dan luluran. Ini biasanya hanya membutuhkan waktu 2 jam. Menulis di Babyo juga bagian dari me time saya. Untuk Moms yang merasa tidak pernah me time, mulai sekarang ubahlah mindset tentang me time dari zaman masih single ke me time saat sudah menjadi seorang ibu agar tidak stres.

Nah, itu tadi tips dari saya, Moms. Jika Moms sudah melakukan semuanya tetapi masih merasa stres, berikhtiarlah dengan menghubungi tenaga profesional. Jangan pernah ragu datang ke psikolog jika Moms merasa tidak menemukan jalan keluar dari stres yang Moms rasakan. Perkuat ibadah. Jangan berhenti memohon pertolongan dalam setiap doa karena hanya Dia-lah yang berkenan dan meridhoi segala ikhtiar kita. Sekian, semoga bermanfaat.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

291 Meidisya Isnaini

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebagai Working Mom

Menjadi seorang working Mom tentunya memiliki tantangan tersendiri. Yuk simak tips dari Mom Inayah berikut ini.

Hal yg Bisa Dilakukan untuk Mengisi Kegiatan si Kecil di Rumah Selama Pandemi

Moms, yuk simak aktvitas yang bisa dilakukan di rumah bersama si Kecil berikut ini.

Fiersa is Turning One

Merayakan ulang tahun pertama pastinya adalah moment yang tidak bisa dilewatkan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Caraku Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Pandemi

Rumah tangga yang harmonis pasti sudah menjadi dambaan pasutri. Simak tips berikut ini yuk Moms and Dads!

Caraku Mengatur Keuangan Keluarga di Kondisi Pandemi

Di tengah-tengah pandemi ini tidak bisa dipungkiri bahwa banyak keluarga yang terdampak secara ekonomi. Simak tips berhemat berikut ini yuk!

Punya Anak Perempuan Lebih Boros?

Hayo siapa yang punya anak perempuan dan merasa boros karena beli barang-barang lucu atau baju untuk Si Kecil? Sebenarnya boros tidaknya [...]

Cerita Sibling Goals di Usia Berdekatan

Bagaimana ya caranya agar kakak adik rukun? Yuk, simak cerita berikut ini.

Mengajarkan Kemandirian Sejak Dini Penting Gak Sih Moms?

Mengajarkan si Kecil untuk mandiri sedari dini memiliki banyak manfaat loh Moms. Yuk, simak berikut ini.

Ide Kreatif Bermain Saat Mati Lampu

Mati lampu memang menjadi kondisi yang kurang nyaman. Namun, Moms bisa memanfaatkan kondisi ini untuk barmain dengan si Kecil.

Suamiku Ayah ASI! Yuk Tanamkan Positif Mind!

Hai para istri, yuk belajar cara merayu suami agar mau untuk menjadi ayah ASI berikut ini!

Pengalaman Lebaran Pertama Tanpa Keluarga

Meskipun jauh dari sanak saudara, Lebaran sudah seharusnya menjadi momen yang dirayakan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Setahun Bersama Babyologist

Moms, yuk simak pengalaman Mom Dinar setahun bersama Babyo berikut ini.

Menjadi Istri dan Teman Bagi Suami di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada ekonomi keluarga. Yuk belajar jadi Istri yang baik dan teman bagi suami kita.

Semakin Harmonis Di Masa Pandemi

Moms and Dads, yuk simak tips untuk semakin harmonis selama masa pandemi ini.

Mengenal Tedak Siten

Apa itu Tedak Siten? Mari simak bersama berikut ini!

Keseruan Memiliki 2 Balita Dengan Jarak Dekat

Anak di usia balita adalah fase dimana anak mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi, cenderung lebih egois, dan lebih senang berekplorasi. Usia [...]

Biasakanlah Mengucapkan Kata-kata Positif pada Anak

Seperti apa sih kata-kata positif yang baik untuk kita ucapkan pada anak? Simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker Pada si Kecil

Bagaimana cara merayu si Kecil agar mau mengenakan masker? Simak cerita berikut ini.

Tetap Harmonis Bersama Pasangan Di Masa Pandemi

Moms and Dads yuk usahakan sebisa mungkin untuk tetap rukun di masa pandemi ini. Simak cerita dan tips berikut ini ya.

Mengatasi Kakak Adik yang Sering Berantem

Kakak dan adik sering berantem? Simak tips ini yuk Moms and Dads.