Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Manajemen Emosi saat Hadapi Anak Tantrum

MY STORY  |  PARENTING  |  31 Jan '19


Baby saya sudah memasuki usia 14 bulan, perkembangan dan pertumbuhannya juga sangat pesat baik emosional maupun fisiknya. Gigi sampingnya sudah mulai tumbuh 2, samping kanan atas dan 2 samping kiri atas lalu gusinya juga mulai bengkak lagi menandakan gigi berikutnya segera bermunculan.

Dia mulai pintar menunjuk dengan jari telunjuk secara jelas apa yang dia mau, juga menangis kencang saat apa yang di mau tidak dimengerti orang lain atau mamanya, saat keinginannya ditunda dan sebagainya. Kebiasaan ini disebut dengan tantrum. Ini juga termasuk perkembangan emosional anak. Dan wajar, setiap anak dan ibu pernah mengalami fase ini.

Menangis sangat kencang berteriak disertai gerakan badan yang agresif susah diatur di tempat ramai ataupun tidak, dalam waktu yang lumayan lama, pasti melelahkan dan menaikkan emosi Moms atau semua orang yang menenangkannya.

Kadang juga justru Moms akan ikut terbawa suasana emosi, ada yang ikut nangis saking bingung harus bagaimana atau malah balik membentak si Kecil. Lebih miris lagi memukul anaknya agar lekas diam dan menuruti Moms. Namun, seringkali yang didapati saat kita orangtua ikut terbawa emosi adalah anak tambah tidak terkontrol dan makin menjadi.

Di sini, saya pun merasakan hal yang sama kurang lebih. Dan merasa telah menemukan sedikit cara untuk meredam emosi kita saat menghadapi anak tantrum. Kita pasti akan merasa bersalah, kasihan telah memarahi anak apalagi saat melihat kepolosan wajahnya tertidur pulas.

Maka kembalilah kita introspeksi diri bahwa anak belum mengerti apa-apa kecuali hanya main, dan ditemani mamanya, melakukan hal-hal menyenangkan. Dia belum paham mana yang merugikan buat dia dan mana yang bagus untuknya. Anak di bawah 5 tahun pun sama , mereka masih selfish, ingin selalu di-iya-kan semua hal yang ia mau.

Memang tugas kitalah yang harus pandai menganalisa, memahami dan mengerti kondisi masing-masing anak kita. Kitalah yang harus sabar menahan emosi, mendidiknya perlahan tanpa menyakiti fisik dan psikisnya yang akan berdampak buruk kelak saat ia dewasa.

Di sini saya ingin berbagi sedikit saja kebiasaan atau kiat-kiat yang saya lakukan saat anak tantrum. Saya pun sama, masih saja harus terus belajar memahami anak, tapi semoga ini sedikit membantu. Yang saya lakukan saat anak tantrum adalah dengan memeluknya, menepuk nepuk bahu belakangnya memastikan dia merasa aman, terlindungi dan memastikan pada anak bahwa kita siap diandalkan. Sambil ucap "cup-cup sayang, mama minta maaf belum paham apa mau nya dedek"

Gendong dia, bawa ke tempat lain yang suasana nya lebih tenang, sambil ayun ayun, posisi gendongnya kepala anak menyandar di bahu kita menghadap ke belakang. Sambil ditenangkan dengan badan kita bergerak seperti mengayun-ayun perlahan dengan irama teratur.

Perlahan dia akan mulai tenang, lalu alihkan pada mainan atau pemandangan yang baru, tunjuk sesuatu yang baru lalu sedikit kita menceritakan sesuatu padanya maka perlahan dia akan menoleh dan memperhatikan, sambil cium lah dia kapanpun. Menurut saya, menciumnya adalah pelepas penat dan lelah yang sangat mujarab, mengingatkan lagi pada kita bahwa anak kita adalah makhluk lucu menggemaskan yang pantas mendapat ciuman sayang.

Saat mulai tantrum atau menangis biasa lakukanlah ini, menciumnya, cium lagi dan lagi, saya sering merasa lebih baik saat menciumnya, lebih tenang dan senang. Sehingga kita akan secara tidak sadar, telah mengontrol emosi kita sendiri untuk lebih sabar menenangkan anak tantrum. Menghirup aroma bayi, menciumnya, memeluknya, sangat ampuh bagi saya.

Demikian kiat-kiat dari saya semoga sedikit membantu dan menginspirasi. Setiap Moms adalah yang terbaik untuk anaknya.

Semoga bermanfaat.

By: Iput Pujianti

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2591 Iput Pujianti

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Uang Sekolah Makin Mahal, Gimana Cara Mempersiapkannya?

Memberikan pendidikan terbaik bagi si Kecil merupakan salah satu kewajiban utama Moms & Dads.

It’s Okay to Not Be Okay

Dalam mengasuh anak, tentu Moms mengharapkan si Kecil tumbuh menjadi pribadi dengan kondisi fisik

Tips Praktis Memompa ASI di Kantor

Hai Moms, Meskipun pandemi virus corona belum berakhir, tapi banyak dari kita yang sudah

Tips Menghindari Toxic Parenting

Hai Moms, Siapa disini yang minggu lalu nonton Babyo Channel Ngobrol Bareng Babyo dengan topik

Ketika Dads Sibuk dengan Hobinya

Setiap hari Jumat, sekarang Babyo Connect memiliki "Apa Kata Moms?" yang akan membahas topik yang terasa tabu Moms bahas, atau uneg-uneg yang [...]

Anak Umur 2 Tahun Belum Bisa Ngomong, Wajarkah?

“Anaknya 2 tahun? Sudah bisa ngomong belum? Oh, speech delay? Sama donk seperti anak saya. Gpp nanti usia 3 tahun juga bisa sendiri.”

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebagai Working Mom

Menjadi seorang working Mom tentunya memiliki tantangan tersendiri. Yuk simak tips dari Mom Inayah berikut ini.

Hal yg Bisa Dilakukan untuk Mengisi Kegiatan si Kecil di Rumah Selama Pandemi

Moms, yuk simak aktvitas yang bisa dilakukan di rumah bersama si Kecil berikut ini.

Fiersa is Turning One

Merayakan ulang tahun pertama pastinya adalah moment yang tidak bisa dilewatkan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Caraku Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Pandemi

Rumah tangga yang harmonis pasti sudah menjadi dambaan pasutri. Simak tips berikut ini yuk Moms and Dads!

Caraku Mengatur Keuangan Keluarga di Kondisi Pandemi

Di tengah-tengah pandemi ini tidak bisa dipungkiri bahwa banyak keluarga yang terdampak secara ekonomi. Simak tips berhemat berikut ini yuk!

Punya Anak Perempuan Lebih Boros?

Hayo siapa yang punya anak perempuan dan merasa boros karena beli barang-barang lucu atau baju untuk Si Kecil? Sebenarnya boros tidaknya [...]

Cerita Sibling Goals di Usia Berdekatan

Bagaimana ya caranya agar kakak adik rukun? Yuk, simak cerita berikut ini.

Mengajarkan Kemandirian Sejak Dini Penting Gak Sih Moms?

Mengajarkan si Kecil untuk mandiri sedari dini memiliki banyak manfaat loh Moms. Yuk, simak berikut ini.

Ide Kreatif Bermain Saat Mati Lampu

Mati lampu memang menjadi kondisi yang kurang nyaman. Namun, Moms bisa memanfaatkan kondisi ini untuk barmain dengan si Kecil.

Suamiku Ayah ASI! Yuk Tanamkan Positif Mind!

Hai para istri, yuk belajar cara merayu suami agar mau untuk menjadi ayah ASI berikut ini!

Pengalaman Lebaran Pertama Tanpa Keluarga

Meskipun jauh dari sanak saudara, Lebaran sudah seharusnya menjadi momen yang dirayakan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Setahun Bersama Babyologist

Moms, yuk simak pengalaman Mom Dinar setahun bersama Babyo berikut ini.

Menjadi Istri dan Teman Bagi Suami di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada ekonomi keluarga. Yuk belajar jadi Istri yang baik dan teman bagi suami kita.

Semakin Harmonis Di Masa Pandemi

Moms and Dads, yuk simak tips untuk semakin harmonis selama masa pandemi ini.