Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Makanan dan Nutrisi Penting untuk Penambah Darah

FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  02 Mar '19


Apakah Anda merasa lemah atau lelah? Anda mungkin mengalami gejala anemia. Anemia terjadi ketika jumlah sel darah merah (RBC) Anda rendah. Jika jumlah sel darah merah Anda rendah, tubuh Anda harus bekerja lebih keras untuk mengirimkan oksigen ke seluruh tubuh Anda.

Sel darah merah merupakan sejumlah sel yang paling umum terdapat pada darah manusia. Tubuh menghasilkan jutaan setiap hari. Sel darah merah diproduksi di sumsum tulang dan beredar ke seluruh tubuh selama 120 hari. Kemudian, sel darah merah menuju ke hati dan dihancurkan oleh hati, selain itu hati juga bertugas untuk mendaur ulang komponen seluler sel darah merah tersebut.

Anemia berisiko menimbulkan sejumlah komplikasi, jadi penting untuk mengembalikan kadar RBC Anda sesegera mungkin. Dalam pembahasan kali ini, akan dibahas mengenai nutrisi dan makanan penambah darah yang harus Anda ketahui serta perhatikan. Terutama bagi Anda yang mengalami anemia.

5 Nutrisi dan Makanan Penambah Darah Mengonsumsi

Makanan yang kaya akan lima nutrisi ini dapat membantu Anda meningkatkan kadar sel darah merah, di antaranya adalah sebagai berikut:

Besi

Mengonsumsi makanan kaya zat besi dapat meningkatkan produksi sel darah merah Anda. Makanan kaya zat besi meliputi:

  • Daging merah, seperti daging sapi
  • Daging organ, seperti ginjal dan hati
  • Sayuran hijau gelap, berdaun, seperti bayam dan kangkung
  • Buah-buahan kering, seperti prem dan kismis
  • Kacang polong
  • Polong-polongan
  • Kuning telur

Asam folat

Menambahkan vitamin B tertentu ke dalam diet Anda juga bisa bermanfaat. Makanan tinggi vitamin B-9 (asam folat) meliputi:

  • Roti yang diperkaya
  • Sereal yang diperkaya
  • Sayuran hijau gelap, berdaun, seperti bayam dan kangkung
  • Kacang polong
  • Kacang-kacangan

Vitamin B-12

Makanan tinggi vitamin B-12 meliputi:

  • Daging merah, seperti daging sapi
  • Ikan
  • Produk susu, seperti susu dan keju
  • Telur

Tembaga

Asupan tembaga tidak secara langsung menghasilkan produksi sel darah merah, tetapi itu dapat membantu sel darah merah Anda mengakses zat besi yang mereka butuhkan untuk ditiru. Makanan tinggi tembaga termasuk:

  • Unggas
  • Kerang
  • Hati
  • Kacang polong
  • Ceri

Vitamin A

Vitamin A (retinol) juga mendukung produksi sel darah merah dengan cara ini. Makanan yang kaya vitamin A meliputi:

  • sayuran hijau gelap, berdaun, seperti bayam dan kangkung
  • ubi jalar
  • labu
  • wortel
  • Paprika merah
  • buah-buahan, seperti semangka, jeruk bali, dan blewah

Nah itu dia tadi beberapa nutrisi penting yang berasal dari makanan yang bisa membantu Anda untuk menambah darah. Semoga informasi yang kami berikan di kesempatan ini bisa memberikan manfaat yang cukup banyak untuk Anda semua.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

431 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Serba-serbi Abses Payudara

Salah satu kasus yang umum ditemukan pada ibu menyusui adalah abses payudara. Yuk kenal lebih dalam tentang abses

Apakah Diet Vegetarian Cocok untuk Si Kecil?

Jika Moms adalah seorang vegetarian, Moms mungkin akan mengusahakan agar si Kecil mendapatkan diet yang sesuai

Manfaat Susu Soya untuk Bayi

Selain memiliki banyak manfaat & menyehatkan, susu soya dapat menjadi alternatif untuk anak yang alergi susu sapi Moms.

7 Langkah Sukses ASI Saat Berpuasa

Moms masih mengASIhi, tapi ingin ikut berpuasa? Yuk simak tips berikut ini agar sukses melakukannya

Jangan Minum Es, Entar Demam Lho! Benarkah?

Kita biasa melarang anak untuk minum es karena bisa menyebabkan demam, batuk dll. Tapi benarkah demikian?

Bahaya Garam dan Gula untuk Bayi Di Bawah 1 Tahun

MPASI untuk bayi di bawah 1 tahun belum boleh diberi garam/gula, apa alasannya?

Bolehkah Ibu dengan Hepatitis B Memberikan ASI?

Apakah ibu menyusui yang menderita hepatitis B tetap boleh memberikan ASI?

Bikin Kenyang Tapi Kurus? Konsumsi Ini Saat Diet!

Makanan apa saja yang bisa membuat perut kenyang namun tidak menaikkan berat badan?

Manfaat Telur Puyuh

Meskipun bentuknya kecil, namun telur puyuh memiliki segudang menfaat. Yuk, simak berikut ini.

7 Buah Ini Atasi Sembelit Bayi

Buah yang bertekstur lembek maupun keras yang kaya akan serat ini mampu mengatasi sembelit pada bayi.

Si Kecil Kurus Meski Sudah Makan Banyak? Ini Sebabnya

Kenapa si Kecil tidak gemuk walaupun ia makan dengan porsi yang banyak?

Kolik Karena Intoleransi Laktosa?

Benarkah salah satu penyebab kolik pada bayi adalah karena intoleransi laktosa?

Hindari Anemia dengan Mengonsumsi Makanan Kaya Zat Besi Berikut Ini

Makanan apa saja yang bisa meningkatkan kadar hemoglobin pada anak?

7 Jenis Ikan yang Memiliki Asam Lemak Omega 3 Baik Untuk si Kecil

Ikan merupakan makanan yang tinggi akan omega 3. Lalu ikan apa saja yang mengandung omega 3 yang baik?

Kapankah Anak Butuh Vitamin Penambah Nafsu Makan?

Apa ciri-ciri yang menunjukkan si Kecil membutuhkan vitamin penambah nafsu makan? Simak penjelasan berikut.

10 Buah Ini Mampu Atasi Sembelit pada Bayi

Si Kecil cukup rentan mengalami sembelit. Daripada memberikannya obat, lebih baik atasi dengan buah-buah ini.

Si Kecil Tetap Kurus Walau Minum ASI, Mengapa?

Berat badan si Kecil tidak bertambah walau sudah diberi ASI eksklusif? Yuk simak tips ala Mom Lisrin berikut

Makanan Apa yang Mengandung Protein Nabati Tinggi?

Moms ingin diet vegetarian, tapi takut protein yang dibutuhkan berkurang? Yuk simak list makanan berikut

Dot Bayi Manakah yang Cocok untuk si Kecil?

Dot bayi terbagi ke dalam beberapa jenis menurut fungsi dan bentuknya. Dot manakah yang terbaik?

6 Makanan Tinggi Kandungan Mineral

Makanan apa saja yang mengandung mineral tinggi dan baik untuk tubuh?