Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mainan ini Mampu Menstimulasi Bayi

GROWTH & DEVELOPMENT  |  13 Sep '18

Seiring dengan tumbuh kembang si Kecil, biasanya ia akan mulai berkomunikasi dengan tanda-tanda yang lebih mudah untuk dimengerti. Walaupun belum bisa berbicara, tetapi Moms akan melihat respon-respon yang diberikan oleh si Kecil. Di tahap ini, Moms dapat memperkenalkan mainan untuk melatih respon dan mengasah kemampuan motorik si Kecil.

Ada beberapa mainan yang cocok untuk diberikan kepada bayi. Moms bisa memberikan mainan dengan tampilan yang menarik, mainan yang menghasilkan bunyi-bunyian, mainan yang dapat digantung, dan mainan yang dapat digigit oleh si Kecil. Namun, mainan yang cocok dikenalkan pertama kali kepada bayi ialah mainan yang dapat dipegang dan digigit, yakni teether.

Pada saat gigi si Kecil mulai tumbuh, biasanya ia akan merasakan sesuatu yang tidak nyaman di bagian gusi atau mulutnya. Untuk meredakan ketidaknyamanan tersebut, umumnya bayi akan memasukkan jari-jarinya ke dalam mulut. Teether diciptakan untuk mengatasi ketidaknyamanan tersebut, dan juga untuk membantu menstimulasi pertumbuhan gigi si Kecil.

Perlu diketahui bahwa mainan teether ialah alat yang pada umumnya berbentuk lingkaran yang memudahkan bayi untuk menggenggamnya dan dapat dimasukkan ke dalam mulut bayi untuk digigit. Teether aman digunakan untuk bayi selama mainan tersebut memiliki label yang menjamin keamanan dan tidak berbahaya.

Manfaat Teether untuk Si Kecil

  • Meredakan rasa nyeri dan gatal pada gusi
  • Melatih bayi dalam mengunyah dan menggigit
  • Melatih kekuatan genggaman bayi
  • Membantu perkembangan kemampuan berbicara si Kecil

Teether yang Cocok untuk Bayi

Sebelum Moms memberikan teether kepada si Kecil, Moms harus memperhatikan beberapa hal agar mainan yang diberikan benar-benar sesuai untuk bayi.

  • Pilih teether yang terbuat dari bahan silikon padat dan lentur.
  • Hindari teether yang berisi air, karena dapat berpengaruh buruk pada sistem kelenjar endokrin anak. Umumnya teether berisi air atau gel memiliki zat pengawet Paraben. Zat inilah yang berpengaruh buruk pada kelenjar endokrin.
  • Memiliki label BPA-free.

Moms harus tetap menjaga kebersihan teether yang digunakan oleh si Kecil. Salah satu caranya ialah dengan mencuci teether menggunakan air sabun yang hangat secara rutin. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kesterilan mainan anak.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.  

1434 Dr. Brown's Indonesia

Comments

Related Stories