Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Lika-Likuku Memberikan ASI Eksklusif

BABY  |  FEEDING  |  MY STORY  |  30 Jul '19


Setelah saya melahirkan Rory, ASI saya tidak langsung keluar, tetapi obgyn dan DSA masih menenangkan karena bayi masih memiliki cadangan makanan yang membuatnya bertahan max 3 hari. Dalam rentang itu, saya masih terus berusaha dengan rajin skin to skin dan meminum vitamin serta memakan makanan yang dapat merangsang keluarnya ASI. Untung pada hari kedua ASI saya sedikit demi sedikit mulai keluar dan selama itu saya hanya dbf tanpa pumping. Karena saya berpikir awal-awal cukup hanya dengan dbf dulu.

Ternyata drama per-ASI-an baru muncul setelah itu, yang mana Rory ternyata kurang pandai menyusu sehingga dia malah cenderung mengempeng. Hal ini terlihat saat usia 5 hari, Rory tampak kuning dan akhirnya saya kembali ke RS untuk mengecek bilirubin Rory. Saat hasil lab keluar, ternyata memang benar bilirubin Rory sedikit diatas normal dan DSA Rory menyarankan agar Rory di sinar 24 jam dan jika besok sudah turun bisa langsung pulang. 

Suster yang merawat menanyakan apakah saya sudah membawa stock ASI karena selama sinar akan lebih efektif untuk Rory minum dari cup feeder dibandingkan dbf. Saya pun mengatakan bahwa saya belum ada stock karena saya tidak pumping selama ini. Akhirnya saya juga memutuskan menginap agar tetap dapat memberikan ASI. Ternyata oh ternyata, selama ini Rory kurang pandai menyusu sehingga ASI saya juga tidak mengalir lancar dan ada clogged. Selama disana saya dibantu suster untuk pumping dan breast massage dibantu oleh suster untuk menghilangkan clogged saya.

Esoknya ternyata kadar bilirubin sudah kembali normal dan diizinkan pulang. DSA dan suster menyarankan selain dbf agar saya rajin memompa dan membantu Rory untuk minum dari cup feeder sambil melatih Rory pandai menyusu dan agar kuningnya Rory cepat hilang.

Akhirnya saya pulang tetapi juga masih waswas apakah ASI saya cukup untuk Rory. 

Saya merasa cukup kewalahan untuk membagi waktu antara pumping dan dbf. Ditambah pula Rory juga masih suka tertidur saat dbf. Saya khawatir bilirubinnya bisa naik kembali karena memang masih ada kuning di area sekitar leher dan dahi. 

Hari demi hari saya lalui, dengan tetap dbf dan pumping 3 jam sekali. Saya merasa sangat lelah, tetapi suami dan orangtua saya terus memberikan support bahwa saya pasti mampu. Akhirnya pas sebulan waktunya kontrol dan vaksin untuk Rory. DSA Rory mengatakan bahwa kenaikan berat badannya cukup dan bercak kuning ini perlahan akan hilang. Jadi saya tidak perlu khawatir bilirubinnya naik kembali asal tetap rajin menyusui.

Setelah itu, saya cukup lega tetapi saya sendiri masih struggling dengan produksi ASI nya yang kejar-kejaran dengan kebutuhan Rory. Saya pun kembali panik dan stres walaupun tidak sampai baby blues. Saya mencoba berbagai macam booster ASI, power pumping, pumping dengan kondisi tandem, ganti breast pump, dan aneka rekomendasi cara sudah saya coba. Akhirnya saya pun mulai lelah, dan suami saya juga cukup kasihan melihat saya kurang tidur dan terlihat capai sekali. Mulailah dia berbicara pelan-pelan dan mengajak saya untuk pasrah saja. Jangan berbeban berat dan enjoying the process. Saya pun mulai mengikuti sarannya dan saya pun mulai menerima dan terus bersyukur bahwa memang ASI saya cukup untuk kebutuhan Rory.

Akhirnya saya pun bisa melewati ASI eksklusif dan sekarang sedang menuju 1 tahun. Saya senang sudah bisa sampai tahap ini dan saya berharap agar tetap bisa bertahan sampai 2 tahun.

Dari sini saya belajar beberapa hal dalam proses mengASIhi, yaitu:

1. Pemilihan breast pump yang tepat dan nyaman sangatlah penting agar payudara bisa benar-benar kosong dan ASI bisa terproduksi kembali dengan cepat.

2. Rajin minum air putih sangat membantu untuk kuantitas ASI.

3. Mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan protein adalah keharusan dalam menu makan.

4. Mengonsumsi booster ASI yang bervariasi. Karena saya pernah mencoba menggunakan booster ASI yang sama terus-terusan hasilnya malah cenderung stagnan, setelah saya mencoba divariasikan baru terlihat penambahan produksi ASI.

5. Rajin power pumping terutama di waktu subuh.

6. Rajin breast massage min 1x sehari, jika memang mau lebih enak dan punya budget lebih bisa memanggil ahli pijat laktasi.

7. Saya juga mencoba cluster pumping dan hasilnya juga lumayan membantu tetapi terkadang saya tidak punya cukup waktu untuk melakukannya. Jadi saya melakukan cluter pumping di saat produksi lumayan drop, seperti saat datang bulan.

8. Hal yang terpenting adalah kondisi badan, pikiran, dan suasana hati yang senang, serta support dari orang terdekat membuat kita relax dan enjoy menjadikan produksi ASI kita tetap terjaga.

Selamat mengASIhi ya, Moms. You’re the best as always.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

204 Aurora tamia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

ASI Booster Membantu Memenuhi Gizi Ibu dan Bayi saat Masa Menyusui

Selama 6 bulan pertama masa menyusui Rubi, saya rutin mengkonsumsi ASI Booster.

Daun Katuk, Pilihan ASI Booster yang Tepat

Ibu menyusui yang mengonsumsi ekstrak daun katuk dapat meningkatkan produksi ASI 50.7% lebih banyak.

Hindari Kolik pada Anak dengan Menggunakan Botol Susu Anti Kolik

Apa saja keunggulan botol susu anti kolik dan bagaimana cara memilih botol susu yang tepat

Empat Manfaat Penting Minum Susu Pakai Botol Anti Kolik

Memilih botol susu itu harus jeli, ga bisa sembarangan! Kalau asal beli, jangan kaget jika si Kecil menangis terus.

Istimewanya Botol Susu Anti Kolik Dibanding Botol Susu Biasa

Siapa yang nggak kenal dengan botol susu anti kolik? Mungkin hampir semua mama di Babyo tahu botol susu khusus ini.

Botol Susu Anti Kolik dengan Manfaat Ganda untuk si Kecil

Ada beberapa manfaat yang saya rasakan ketika menggunakan botol susu anti kolik sebagai media minum ASIP/Sufor si Kecil

Nyaman Menyusui dengan Botol Susu Anti Kolik

Memilih botol susu bayi merupakan hal yang sangat tricky karena jika kita salah memilih, akan mengganggu kesehatannya.

Manfaat Luar Biasa dari Botol Susu Anti Kolik

Mungkin ada yang beranggapan semua botol susu itu sama saja, tapi sebenarnya kenyataan tidak.

Efek Botol Susu Anti Kolik pada Kolik Anakku

Ketika anakku umur 3 minggu, entah kenapa tiap malem itu selalu nangis, jadi tiap malem selalu gendong.

Manfaat Botol Susu Anti Kolik yang Tidak Dijumpai pada Botol Susu Biasa

Botol susu merupakan salah satu alat penunjang kebutuhan bayi, maka jangan sampai sembarangan memilih ya Moms.

Ternyata Botol Susu Anti Kolik Lebih Baik dari Botol Susu Biasa!

Pada kelahiran putri pertama saya, saya memang menyiapkan botol susu buat berjaga-jaga apabila ASI tidak keluar.

Keunggulan Botol Susu Anti Kolik, Bayi Nyaman Ibu pun Tenang

Saat awal masa-masa menyusui saya tidak bisa menyusui secara langsung karena masalah medis yang saya alami.

Botol Susu Anti Kolik, Tidak Hanya Sekedar Atasi Kolik

Saya mau sharing salah satu botol susu andalan saya dan keluarga, yaitu botol susu anti kolik.

Seberapa Penting Botol Susu Anti Kolik untuk Bayi?

Ternyata pemilihan botol susu yang tidak tepat pun dapat menjadi salah satu penyebab si Kecil kolik loh Moms.

Mengenal Botol Susu Anti Kolik

Bagi sebagian Moms yang baru menjadi mama, istilah botol susu anti kolik mungkin masih terdengar asing.

Botol Susu Anti Kolik, Pilihan Tepat untuk Anakku

Sebagai orang tua, kita tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anak, memperhatikan kesehatan & tumbuh kembangnya

Botol Susu Anti Kolik vs Botol Susu Biasa

Sampai saat ini, botol susu masih menjadi alternatif para Moms dalam memberikan ASIP ke bayi. Mengapa?

Manfaat Menggunakan Botol Susu Anti Kolik untuk Si Kecil

Kolik menjadi salah satu masalah perut yang harus dihindari karena itu menyakitkan bagi bayi.

Solusi Cerdas Ibu Eping Atasi Drama Kolik

Patah hati rasanya ketika harus menerima kenyataan tidak dapat menyusui buah hati pertama secara langsung.

Atasi Kolik si Kecil dengan Botol Susu yang Tepat

Sebelum saya mengetahui ada botol susu yang mengklaim anti kolik, saya asal saja memakai botol susu.