Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Laranglah Anak sebelum Terlambat!

MY STORY  |  PARENTING  |  15 Mar '19

Sekitar usia 8 bulan, anak sudah mulai memasuki fase merambat dan ingin tahu banyak hal. Masuk usia 12 bulan, si anak semakin pintar berjalan bahkan tidak jarang suka memanjat. Pada fase ini kita sebagai orang tua memang senang melihat anak banyak kemajuan dan banyak hal baru yang bisa dilakukannya. Tapi perlu diingat ya Moms, melakukan hal-hal berbahaya seperti ini (memanjat dan sebagainya) harus diawasi dan dilarang jika sudah membahayakan dirinya. Contohnya si anak mulai suka manjat lemari, maka kita harus mengingatkan bahwa itu berbahaya dan tidak boleh dilakukan supaya tidak menjadi suatu kebiasaan.

Si anak yang suka manjat saat naik sepeda kita harus mengingatkan kalau hal itu berbahaya dan bisa membuatnya jatuh. Jangan kita sebagai orang tua malah mengajak main si anak saat si anak melakukan hal-hal berbahaya seperti ini, justru hal ini yang membuat si anak jadi senang dan menganggap memanjat itu bukan hal yang berbahaya. Jika tidak dilarang maka banyak dampaknya loh Moms.Saya punya contohnya di sekitar saya. Sepupu Nano saat usia 12-13 bulan suka sekali memanjat tapi setiap dia memanjat tidak pernah dilarang dan sekarang di usia 17 bulan ia semakin pintar memanjat ke tempat-tempat berbahaya dan cukup tinggi untuk anak seusianya. Nah sekarang setiap dilarang, ia malah nangis kejer sampai jerit-jerit. Sekarang jadinya malah kasihan si anak dipanggil anak nakal. Apakah itu salah si anak? Buat saya tidak ada anak yang nakal, tapi itu semua hanyalah kebiasaan. Mungkin dalam pikiran si anak kenapa kalian melarang saya sekarang? kenapa dulu saya boleh memanjat dan kalian senang?

So, buat saya anak itu ada kalanya harus dilarang sebelum terlambat ya Moms

Semoga bermanfaat.

By: Lyssa Wijaya

Copyright by Babyologist

1996 Lyssa Wijaya

Comments

Related Stories