Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Langkah-Langkah Mempersiapkan Kehamilan

PREGNANCY  |  13 Jan '18

Untuk mendapatkan kehamilan yang matang, dibutuhkan persiapan yang matang pula. Ada hal-hal yang harus dilakukan jauh-jauh hari sebelum mendapatkan kehamilan, bahkan sebelum melangsungkan pernikahan, salah satunya adalah memastikan pasangan kita subur. Kesuburan merupakan hal yang paling dasar untuk mendapatkan kehamilan. Kesuburan adalah kemampuan untuk menghasilkan anak. Kebalikan dari subur adalah mandul.

Kesuburan ini sangat penting dari kedua belah pihak. Baik dari pihak istri maupun dari pihak suami. Keduanya memiliki peran yang sama rata dalam menghasilkan anak. Untuk mengetahui kita dan pasangan fertil atau infertil adalah dengan memeriksakan diri dan pasangan kepada dokter kandungan yang ada di rumah sakit atau klinik. Selain memastikan kesuburan, dari pihak wanita pun juga harus menjalani pemeriksaan dan diberikan vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) dan juga vaksin cacar air. 

Selain itu, pasangan harus berkonsultasi dengan dokter kandungan mengenai waktu yang tepat mendapatkan kehamilan. Dokter akan menjelaskan waktu kesuburan istri yaitu saat ovulasi dimana sel telur bergerak pindah ke uterus, saat sel telur sudah siap dibuahi. Kesehatan sperma laki-laki juga harus diperhatikan dengan memakan sayuran yang banyak mengandung zat besi. Dengan mengetahui waktu ovulasi dan sperma yang sehat kehamilan yang ditunggu akan segera terjadi.

Saat kehamilan datang, hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah gaya hidup sang ibu. Mulai dari pola makan sampai suasana hati sang ibu harus dijaga. Sebaiknya ibu mempersiapkan jadwal makan pagi, makan siang sampai makan malam. Konsumsi makanan yang banyak mengandung omega 3 untuk membantu membentuk jaringan otak bayi. Sayur dan buah yang mengandung vitamin c membantu kekebalan tubuh dan mencegah infeksi. Susu khusus ibu hamil sebagai pelengkap nutrisi ibu dan bayi. Kacang-kacangan yang mengandung asam folat juga bagus untuk pengembangan sistem saraf pada bayi. Jangan lupa istirahat yang cukup dan hindari stres yang bisa berpengaruh pada perkembangan mental bayi.

Terakhir, selalu menjaga komunikasi antara orang tua dengan bayi dalam kandungan. Meskipun dalam kandungan, bayi juga memerlukan komunikasi dengan kedua orang tuanya untuk perkembangan otak dan mental sang bayi. Sempatkan diri untuk mengelus sambil mengajak ngobrol sang bayi. Dia akan merasa dekat dengan orang tuanya dan akan merasakan kasih sayang yang telah diberikan orang tuanya. 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

BACA JUGA: Keuntungan Operasi Caesar

119 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories