Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Lakukan Hal Ini Ketika si Kecil Tidak Ingin Ditinggal

OTHERS  |  PARENTING  |  01 Nov '18


Sejak anak berusia 6 bulan, banyak Moms yang mengeluhkan si Kecil tidak ingin di tinggal. Jika ditinggal sebentar saja, anak akan menangis hebat. Moms, inilah saatnya anak memasuki masa SEPARATION ANXIETY.

Separation Anxiety adalah masa di mana anak tidak ingin ditinggal, atau ketakutan jika berpisah dengan orang terdekat. Hampir semua anak mengalami masa Separation Anxiety. Biasanya kondisi ini sangat normal.

Kondisi ini kerap terjadi ketika anak memasuki usia 6 bulan - 18 bulan. Di masa ini, si Kecil sudah memiliki rasa cemas akan perpisahan. Karena si Kecil mulai menyadari dia dan ibunya merupakan individu yang terpisah (mengingat ketika di dalam kandungan, si Kecil dan ibu merupakan satu kesatuan). Sehingga timbul rasa cemas yang berlebihan ketika harus berpisah dengan ibunya. Dalam hal ini, si Kecil selalu merasakan kenyamanan, rasa aman, senang ketika berada di samping ibunya. Ia akan mengutarakan perasaan cemas akan ketidaknyamanan dengan cara menangis.

Biasanya masa Separation Anxiety akan berakhir pada rentang usia 18 bulan - 30 bulan. Karena di masa ini, si Kecil akan mengerti bahwa dia mampu berpisah dengan ibunya, dan hingga ibunya kembali, semua akan baik-baik saja. 

Tanda Bayi Memasuki Masa Separation Anxiety

  • Biasanya si Kecil akan menangis jika berpisah dengan Moms (walau dalam waktu yang singkat).
  • Si Kecil menempel erat pada Moms. 
  • Si Kecil takut bertemu orang asing.
  • Tangisan segera berhenti ketika dipeluk oleh orang tua. 
  • Bangun dari tidur jika mengetahui orang tua tidak berada di sampingnya. 

Apa yang Harus Dilakukan?

  1. Hindari meninggalkan si Kecil diam-diam, atau meninggalkannya ketika dia tidak konsentrasi kepada Moms. Karena hal ini justru akan semakin membuatnya cemas, sehingga Moms akan semakin sulit meninggalkan si Kecil. 

  2. Ajak si Kecil bermain cilukba, karena lewat permainan ini kita dapat mengajarkan bahwa kita tetap berada di sekitarnya walau tidak kelihatan.

  3. Komunikasikan dengan si Kecil. Katakan alasan mengapa kita meninggalkannya, dan bahwa kita akan kembali bersamanya. 

  4. Tepat waktu dan sesuai janji. Jika kita ingin meninggalkannya, kembalilah tepat waktu dan sesuai janji kita dengan si Kecil. 

  5. Tetaplah berbicara dengannya. Jika kita harus meninggalkan si Kecil dalam jarak yang cukup dekat, tetaplah berbicara kepadanya, sehingga dia tahu Moms berada di sekitarnya. 

  6. Ajarkan si Kecil untuk melambaikan tangan. Sebaiknya Moms berpamitan ketika ingin meninggalkannya. Ajarkan si Kecil untuk melambaikan tangan, sebagai tanda kesiapan Moms akan meninggalkannya. 

  7. Segera kembali kepadanya, saat ia sudah menunjukkan tanda tidak nyaman. Jika si Kecil sudah mulai rewel, sebaiknya Moms segera mendampinginya, sehingga dia merasa nyaman kembali. 

  8. Membiasakan si Kecil bermain dengan ayah atau orang terdekat lainnya. 

  9. Konsisten pada jam tidur si Kecil. Separation Anxiety bisa menjadi salah satu penyebab si Kecil tidak tidur, karena rasa cemas akan perpisahan sementara ketika tidur. Di sini Moms harus konsisten pada jam tidur, ciptakan suasana tidur senyaman mungkin, sehingga ia bisa tidur tepat waktu. 

  10. Berikan pujian dan pelukan. Jika si Kecil berhasil menahan diri hingga Moms kembali bersamanya, berikan pujian dan pelukan sebagai bentuk apresiasi kepadanya. 

Semoga bermanfaat.

By: Yenty Jessica

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2001 Yenty Jessica

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Metode Kontrasepsi IUD, Gimana sih Cara Kerjanya?

Moms sudah pernah mendengar tentang metode kontrasepsi IUD atau spiral? Sudah tahu cara kerjanya? Simak berikut ini yuk.

Buat Paspor untuk si Kecil? Mudah dan Cepat, kok!

Siapa bilang membuat paspor itu ribet? Sekarang ini prosesnya mudah dan cepat kok Moms and Dads! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengatasi Mommy Shaming

Apa yang harus dilakukan jika Moms menjadi korban Mommy shaming? Yuk simak tips berikut ini!

Apa Itu Co-Parenting?

Moms pernah mendengar istilah co-parenting? Yuk simak penjelasannya lebih dalam berikut ini

Merayakan Ultah Anak dengan Minimal Budget dan Hasil Maksimal

Merayakan ulang tahun anak dengan maksimal juga bisa dilakukan dengan budget terbatas lho Moms!

Tips agar si Kecil Mau Sikat Gigi

Apakah si Kecil termasuk anak yang susah untuk diajak sikat gigi? Yuk coba ikuti tips dari Mom Rae berikut ini.

Hentikan Kebiasaan Membandingkan Perkembangan si Kecil

Mungkin banyak dari Moms yang melakukan kebiasaan ini, namun ternyata membandingkan anak itu tidak baik lho Moms.

Bagaimana Agar Tidak Merasa Bersalah Meninggalkan Anak Untuk Bekerja?

Untuk mengurangi rasa bersalah kepada anak ketika ditinggal bekerja ada tipsnya berikut ini

5 Mitos tentang Mutisme Selektif

Apa itu gangguan Mutisme Selektif? Adakah kaitannya dengan autisme? Simak penjelasannya berikut ini.

Tips Hadapi Separation Anxiety pada Bayi

Si Kecil rewel Moms? Mungkin karena separation anxiety? Begini nih Moms cara atasinya

Tips Rumah Aman untuk si Kecil

Waspadai benda-benda di rumah yang dapat membahayakan si Kecil. Berikut tips rumah aman bagi si Kecil.

Bagaimana Jika Anak Dilabeli Nakal?

Bagaimana mengatasi anak yang dicap nakal oleh orang lain? Berikut cara mengatasinya ala Mom Fara

Tips Aman Meninggalkan Anak dengan Pengasuh

Meninggalkan anak dengan pengasuh membuat hati tidak tenang ya Moms. Berikut tips aman meninggalkan anak dengan pengasuh ala Mom Intan

Pengaruh Perilaku Orang Tua Terhadap Perkembangan Anak

Tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh berbagai macam hal, terutama oleh perilaku kita sebagai orang tua Moms.

Efek Psikologis Perceraian pada Anak

Tak hanya dirasakan oleh pasangan suami istri, ternyata perceraian juga memiliki dampak yang kuat terhadap anak.

Trik Agar si Kecil Mau Menggosok Gigi

Bagaimana caranya agar Si Kecil mau dan suka menggosok gigi? Yuk simak tips dari Mom Sarah berikut ini.

Normalkah Kalau Anak Tidak Bisa Diam?

Apa si Kecil susah diam? Bisa jadi hal tersebut menandakan bahwa ia adalah seorang anak yang hiperaktif.

Manfaat Membacakan Buku Sejak Bayi

Membaca buku sangat penting diperkenalkan pada si Kecil sejak usia dini. Apa saja manfaat dari membacakan buku untuknya?

Pentingnya Membiarkan Bayi Menjalani Fase Oral

Apa yang harus Moms lakukan saat si Kecil suka memasukkan benda apapun ke dalam mulutnya? Mom Kristiani membagikan tipsnya berikut ini.

Aktivitas yang Membahayakan Kepala Balita

Di masa transisinya, si Kecil terlihat senang membenturkan kepalanya. Di masa transisinya, si Kecil terlihat senang membenturkan kepalanya. Apa [...]