Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kuning Pada Baby

HEALTH TIPS  |  08 Apr '17

Sebanyak 50 persen atau lebih bayi bisa terkena penyakit kuning. Umumnya, saat bayi yang baru saja lahir, penyakit kuning bisa terdeteksi. Bayi yang baru lahir memiliki kadar sel darah yang tinggi sehingga memicu produksi bilirubin. Bilirubin sendiri terbentuk ketika sel-sel darah merah yang tua dihancurkan dan akan di keluarkan dari tubuh melalui buang air.

Ketika pembentukan bilirubin lebih cepat dibandingkan kemampuan hati memecah dan mengeluarkan dari tubuh, kadar bilirubin dapat menjadi tinggi dan menyebabkan kuning pada bayi. Kondisi kuning pada bayi tidak akan membahayakan. Namun, jika kadar bilirubin yang terus menerus meningkat dalam jangka waktu yang lama perlu di waspadai.

Memastikan kadar bilirubin
Organ yang berfungsi untuk mengurai bilirubin adalah hati. Namun, fungsi organ bayi yang baru lahir tidak dapat bekerja secara maksimal. Akan ada penumpukan bilirubin yang di dalam tubuh bayi, penumpukan tersebut bisa membuat kulit bayi berwarna kuning.

  • Pada bayi baru lahir, kadar bilirubin normal seharusnya di bawah 5 mg/dL.
  • Perlu tindakan lebih lanjut, jika kadar bilirubin :
    •    > 10 mg/dL untuk usia kurang dari 1 hari,
    •    > 15 mg/dL untuk bayi usia 1-2 hari
    •    > 18 mg/dL untuk usia 2-3 hari
    •    > 20 mg/dL untuk usia lebih dari 3 hari.

Penanganan bilirubin
Penyakit kuning yang ringan, timbulnya warna kuning pada bayi kurang dari 24 jam dan tidak lebih dari 12 hari. Terapi yang di tawarkan oleh rumah sakit adalah terapi sinar (fototerapi), untuk membantu memecahkan bilirubin dalam tubuh. Jika bayi telah di bawa pulang, ibu juga bisa menjemur bayi saat pagi (8.00 am -10.00 am). Kadar bilirubin yang terus meningkat maka bayi harus segera di tangani oleh tim medis. Jika tidak segera di tangani dapat menyebabkan kerusakan syaraf pada bayi.

  • Transfusi immunoglobulin. Jika golongan darah bayi dan ibu berbeda membuat bayi memiliki lebih banyak antibodi yang berasal dari ibunya sehingga menyebabkan pemecahan sel darah lebih banyak.
  • Transfusi darah. Jika bayi tidak merespon terapi lainnya, maka akan dilakukan transfusi darah. Dokter akan menarik sejumlah darah berulang kali, mengencerkan bilirubin dan antibodi ibu, kemudian memindahkan darah kembali ke bayi.

Kadar bilirubin dalam darah bayi sangat penting untuk di teliti. Jika kadar bilirubin bayi masih terbilang normal, menjemur bayi di bawah sinar matahari sudah cukup. Namun jika kadar bilirubin termasuk golongan yang cukup tinggi, bayi segera di bawa ke rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut.

By: Freny Sugianto

662 Freny sugianto

Comments

LATEST POSTS

Demam Berdarah Dengue Penyakit Mematikan! Ini Daftar Gejalanya

Demam berdarah dengue (DBD) adalah jenis penyakit demam berdarah ganas yang mematikan

Ini Tanda dan Gejala Demam Berdarah pada Anak

Apa saja tanda anak terserang demam berdarah? Lalu bagaimana mencegah anak terkena demam berdarah?

5 Hal Penting Saat Gejala Usus Buntu pada Wanita Muncul

Radang usus buntu terjadi ketika usus buntu tersumbat dan menyebabkan peradangan bahkan pembengkakan.

Cepat Atasi Diare dengan Memerhatikan Tanda dan Gejala Diare Berikut

Yuk, atasi penyakit diare secara cepat dengan memperhatikan tanda-tanda berikut! Simak informasi selengkapnya.

Bolehkah Ibu Menyusui Menggunakan Deodoran?

Apakah Moms yang sedang menyusui menggunakan deodoran? Sebenarnya pemakaian deodoran berbahaya tidak?

Ciri-ciri Gejala Tipes, Penanganan, dan Pengobatannya

Penyakit tipes tentunya sudah sering didengar oleh para Moms. Tetapi apakah Moms tahu cara penanganan dan pengobatannya?

Perawatan Campak pada Anak Paling Efektif

Penyakit campak adalah salah satu penyakit paling umum dan rentan diderita anak berusia kurang dari 10 tahun

Manfaat Konsumsi Jahe Setelah Melahirkan

Apakah Moms sudah tahu manfaat jahe bagi seorang ibu yang baru melahirkan? Yuk, simak informasi berikut!

Apakah Moms Sudah Menyusui dengan Benar?

Apakah Moms mengetahui bahwa sudah menyusui dengan benar atau tidak? Yuk, simak informasinya berikut ini.

8 Kondisi Saat Moms Harus Menghindari Pijat Pasca Melahirkan

Apakah Moms baru melahirkan dan ingin melakukan pijat? Cek kondisi saat harus menghindari pijat pasca melahirkan!

7 Cara Atasi Saluran Payudara Tersumbat

Apakah Moms merasakan benjolan kecil dan keras yang sakit saat disentuh di bagian payudara? Bagaimana mengatasinya?

Ide Me Time di Rumah untuk Ibu

Terkadang sejak punya anak, Moms lupa akan "me time" dirumah, berikut beberapa ide me time dirumah untuk Moms.

15 Gejala Sakit Ginjal yang Harus Diwaspadai

Untuk mengetahui gejala-gejala sakit ginjal yang harus diwaspadai, perhatikan penjelasan berikut.

6 Anjuran dari Ahli Diet untuk si Kecil yang Berpuasa

Berpuasa selama bulan suci Ramadan adalah salah satu dari lima kewajiban yang harus dipenuhi setiap Muslim.

Simak dan Waspadai Definisi, Penyebab, dan Gejala Tekanan Darah Tinggi Berikut Ini

Tekanan darah tidak normal akan mengganggu sirkulasi darah. Tanpa perawatan, tekanan darah tinggi dapat berakibat fatal

Pengertian, Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan Penyakit Asam Lambung (GERD)

Apa penyebab penyakit GERD dan bagaimana pengobatannya? Yuk simak informasinya berikut ini

Dos and Donts for Pregnancy Planning

Apa sih yang harus dilakukan dan tidak ketika melakukan program hamil? Yuk, simak tips ala Mom Fenni.

Mengatasi Trauma Keguguran

Moms sering teringat akan suatu kejadian secara terus-menerus, sulit tidur dan berkonsentrasi? Waspada PTSD!

Mengatasi Demam Anak dengan Young Living Oil

Bagaimana cara menangani anak yang demam hanya dengan essential oil?

Tips Mengatasi dan Meredakan Hidung Tersumbat

Halo moms, kali ini saya mau berbagi tips untuk mengatasi dan meredakan hidung tersumbat. Yuk simak tipsnya