Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kuning pada Newborn

MY STORY  |  OTHERS  |  04 Sep '18


Hi Moms! Di sini saya mau sharing tentang pengalaman ketika melahirkan anak kedua dan ketika hari ketiga setelah melahirkan, baby saya dinyatakan kuning, padahal saya sudah diperbolehkan pulang.

Jadi pagi itu ketika baby dibawa ke kamar, dokter anak mengatakan bahwa bilirubinnya 10. Lalu ia bertanya, apakah mau di sinar atau tidak. Saya mengatakan, coba nanti saya diskusikan dengan suami, dan tanya orang tua dulu. Selang beberapa menit, dokter kandungan saya datang untuk cek kondisi saya dan jahitan caesar saya, dia mengatakan sudah bagus dan boleh pulang. Lalu saya berkata kalau baby tidak diperbolehkan pulang oleh dokter anak karena kuning.

Dokter kandungan saya berkata, bilirubin 10 itu tidak apa-apa, bawa pulang saja, jemur dan kasih ASI. Akhirnya saya dan suami pun memutuskan untuk membawa bayi pulang. Dokter anak meminta untuk dicek lagi bilirubinnya 2 hari kemudian.

Hari H tiba untuk cek bilirubin bayi, saya tidak ikut ke rumah sakit, karena kontraksi rahim saya yang luar biasa, jadi sakit sekali.

Yang pergi itu suami, tantenya dan anak saya yang pertama. Saya pantau terus dengan menghubungi suami, bertanya hasilnya bagaimana. Ternyata, bilirubinnya naik menjadi 14, saya sedih dan bertanya ke suami, bagaimana solusinya. Dokter anaknya memberi solusi masuk rumah sakit untuk disinar. Tapi entah mengapa dalam hati, saya tidak rela anak saya masuk rumah sakit untuk disinar, saya yakin dengan jemur dan kasih ASI pasti bisa normal. Karena dulu kakaknya saat bayi juga begitu, malah saat sedang banjir dan musim hujan. 

Di sini sempat ada drama. Pertama kita setuju, lalu tidak mau, mau lagi, dan saya akhirnya baru terpikir untuk tanya teman saudara dari suami yang kebetulan dokter anak.

Selanjutnya, ada 1 teman saya yang bilang untuk jangan disinar, karena anak dia juga pernah begitu, cuma dijemur dan kasih ASI. Dia juga cerita, bilirubin baby temannya malah 18, akhirnya hanya dijemur dan diberikan ASI saja, normal lagi. Saudara dari suami saya juga menyarankan hal yang sama.

Sebenarnya yang membuat saya keberatan juga karena si dokter anak ini yang bilang bilirubinnya 14, juga menyuruh baby laser dengan menyewa kamar utama, dan saya juga disuruh masuk rumah sakit juga. Moms tentu tahu mahalnya seperti apa. Di sini makanya saya merasa dokter itu agak materialistis.

Keputusan finalnya, baby kita bawa pulang dan suami saya sempat ragu untuk tanda tangan form, sampai dimarahi oleh dokter anaknya dan ia terlihat tidak senang.

Bersyukur saya bawa pulang, rajin jemur dan full ASI, akhirnya lama kelamaan kuningnya hilang.

Kesimpulannya, Moms jangan terlalu khawatir kalau si baby kuning, tetap positive thinking, jemur bayi, berikan ASI,dan jangan cuci baju baby dengan pewangi. Semangat!

Semoga bermanfaat.

By: Silvy Oktavia.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

475 Silvy oktavia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kontrak Pra-Nikah, Sudah Tau Moms?

Kontrak pra-nikah atau yang juga biasa disebut sebagai prenup, sebetulnya apa ya? Mari simak bersama berikut ini.

Masa Pandemi Jadi Sering Ribut Dengan Pasangan? Ini Penyebabnya

Kenapa ya selama masa karantina mandiri ini jadi sering ribut dengan suami? Coba simak yang satu ini.

Ratus Pasca Persalinan, Yes or No?

Moms pernah mendengar istilah ratus? Yuk simak cerita berikut ini.

Pandemic Membuatku Jadi Makin Mesra

Simak tips semakin mesra selama pandemi berikut ini yuk Moms and Dads!

Cerita Lebaran Tahun Kedua Fiersa

Meskipun Lebaran tahun ini berbeda, tapi tetap merupakan momen yang perlu dirayakan. Yuk simak cerita berikut ini.

Ini Cara Kami Mewujudkan Pernikahan Sehat Di Masa Pandemi

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keharmonisan rumah tangga di saat pandemi ini.

Lakukan 4 Hal Ini Untuk Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Selama Pandemi

Moms and Dads, selama pandemi ini jaga keharmonisan rumah tangga yuk. Simak bersama yang berikut ini.

Inspirasi Nursery Room

Para bumil sedang mencari inspirasi untuk mendekor kamar si Kecil? Bisa lihat yang satu ini ya.

Menjaga Kesehatan Pernikahan Selama Di Rumah Aja

Selama di rumah aja, apa yang Moms and Dads lakukan untuk menjaga kesehatan rumah tangga? Baca cerita berikut ini ya.

Komunikasi Suami Istri Saat WFH

Apabila suami istri sedang tegang, apa yang sebaiknya dilakukan? Simak cerita berikut ini ya.

Daddies Cook on Vals Day with Nutribaby+

Babymoov menyelenggarakan acara Daddies cook on Valentines Day!

Tips Sederhana untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga

Mengurangi sampah bisa dilakukan dari hal-hal kecil yang sederhana ya Moms, apa sajakah itu?

Yang Perlu Dipersiapkan saat Jadi Mama Muda di Perantauan

Apa saja yang harus dipersiapkan saat memutuskan untuk tinggal sendiri alias jauh dari keluarga?

Membereskan Baju dengan Menggunakan Konmari Method

Gerah banget ga sih Moms, tiap buka lemari liat baju anak awut2an. Perlu ngumpulin niat yang banyak buat rapihin semua.

Habis Melahirkan, Tetapkan Aturan Berikut

Jangan sungkan untuk menerapkan aturan aturan ya, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan

Tips Menghempaskan Mom Shaming!

Yuk ikuti tips berikut ini untuk mengatasi mom shaming

Bahaya Baby Blues

Ternyata 80% Ibu yang baru melahirkan mengalami dan merasakan yang namanya Baby Blues

Tips Menghadapi Mom Shaming dan Baby Shaming

Moms pasti pernah mengalami Mom shaming ataupun Baby shaming, "Kok anaknya nangis mulu, ASI kamu pasti dikit tuh!"

Pentingnya Bahasa Cinta dalam Pernikahan

Pernikahan merupakan sebuah ikatan antara dua orang yang memerlukan kerja sama antara keduanya.

Hindari Kalimat Ini jika Bertemu Ibu Baru

Menjadi seorang ibu tentu tidaklah mudah. Terlebih bagi seorang ibu baru.