Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kunci Sukses ASI Eksklusif walau Bayi Lahir Prematur

FEEDING  |  04 Dec '18


Moms, 17 November kemarin merupakan Hari Prematur Sedunia. Nah, banyak Moms dengan baby prematur yang mengeluhkan kalau ASI-nya tidak lancar. Sebenarnya hal ini bukan karena tubuh Moms belum siap untuk menghasilkan ASI saat bayi lahir, namun bayi prematur umumnya belum memiliki kemampuan mengisap yang baik, apalagi bayi yang lahir di bawah usia 32 minggu. Bayi yang lahir antara 32-37 minggu sudah mulai bisa mengisap, tapi belum semahir bayi yang lahir cukup bulan.

Sesuai prinsip dasar ASI, yaitu supply and demand, di mana ASI yang diisap bayi prematur hanya sedikit (yang disebabkan bayi belum mahir mengisap), maka ASI yang dihasilkan pun sedikit.

Selain itu, dulu saat melahirkan, saya sekamar dengan seorang ibu yang anaknya lahir prematur dan dirawat intensif, dan ia memilih untuk memberikan anaknya sufor, jadi ibu itu tidak menyusui dan tidak pumping. Sebenarnya hal itu juga dapat membuat ASI berkurang.

Agar Moms dapat memberikan ASI eksklusif walaupun bayi lahir prematur, maka:

  1. Usahakan untuk memompa ASI sesegera mungkin setelah melahirkan
    Walaupun tetap diupayakan untuk menyusu langsung, tapi memompa ASI dapat membantu Moms mengosongkan payudara karena isapan bayi prematur belum cukup efektif.
    Semakin cepat Moms mengupayakan pengosongan payudara setelah melahirkan, semakin bagus dalam membantu kestabilan produksi ASI ke depannya.

  2. Pompa ASI setiap selesai menyusui bayi
    Atau jika Moms memilih memberikan susu formula selama bayi dirawat intensif, ataupun menggunakan donor ASI, tetaplah memompa ASI setiap 2-3 jam secara disiplin supaya supply ASI tetap terjaga.

  3. Konsumsi makanan lactogenic (hormon yang dapat membantu proses menyusui) untuk membantu memperlancar ASI.

  4. Gunakan pompa ASI elektrik yang hospital grade
    Supaya dapat mengeluarkan ASI secara maksimal.

  5. Penggunaan feeding cup atau feeding tube
    Jika bayi kesulitan mengisap ASI dan diperlukan media lain dalam memberikan ASI pada bayi, Moms bisa memilih menggunakan feeding cup atau feeding tube. Kalau menggunakan dot, dikhawatirkan bayi dapat menjadi bingung puting nantinya. Bayi yang terbiasa menggunakan dot juga daya isapnya tidak akan sekuat bayi yang sama sekali tidak pernah memakai dot, sehingga dapat menyebabkan produksi ASI berkurang.

Semoga bermanfaat.

By: Kristiani Chen

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

626 Kristiani Chen

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Perbedaan Susu Sapi, Susu Soya, dan Formula Soya

Apa bedanya susu sapi, susu soya dan formula soya? Yuk simak berikut ini.

Kastengel Keju Wajan

Siapa yang suka kastengel? Coba resep anti gagal berikut ini yuk!

Traditional Weaning vs Baby Led Weaning (BLW)

Memasuki tahap MPASI, apakah Moms bingung menentukan metode traditional weaning atau baby-led weaning? Simak berikut ini yuk!

Camilan Keluarga : Cireng isi Keju

Ketika #dirumahaja, bawaanya jadi pengen ngemil mulu ga sih Moms? Bikin sendiri yuk cireng isi keju. Ini resepnya.

Tips Mengatasi Kolik pada si Kecil

Kolik adalah kondisi yang terjadi pada bayi sehat yang menangis tiada henti selama lebih dari 3 jam sehari.

Yuk! Cegah si Kecil Sakit Mulai dari Peralatan Makannya

Masuk diusia Zayn yg ke 1 tahun, pertama kali nya aku coba memberikan dia Sufor.

Nasi Goreng Salmon ala MamaUna

Dikarenakan BabyU sudah genap setahun, MamaUna mau coba kasih makanan masakan rumah, biar papa nya juga kebagian 🤪 hehehe. Nasi Goreng jadi sa [...]

4 Komposisi Penting ASI Booster untuk Keberhasilan ASI Eksklusif

Ternyata, peran ASI Booster sebagai penunjang keberhASIlan ASI eksklusif sangatlah penting.

Akhirnya Ku Menemukan Jodoh Botolku

Mencari botol susu yang cocok untuk si Kecil itu ternyata seperti memilih jodoh! Yuk simak berikut ini.

Creamy Cheesy Chicken Liver, MPASI yang Kaya akan Zat Besi

Hati ayam merupakan salah satu sumber zat besi yang baik bagi bayi.

Tips Menjaga Kadar Vitamin dalam ASI

Saat ASI sudah dipompa, ASI dapat segera didinginkan dalam waktu kurang dari 1 jam.

10 Finger Foods Kesukaan Si Kecil

Finger foods atau camilan yang dapat dimakan sendiri oleh si Kecil dapat mengurangi rasa laparnya di antara jam makan

Tips Memberikan Snack Sehat untuk Gigi pada Si Kecil

Berikut tips memberikan snack sehat untuk camilan si Kecil. Yuk simak Moms

Resep MPASI Beef Rolade

Menu favorit Kenneth, baru pertama kali coba dan berhasil! Ini anti gagal loh Moms. Selamat mencoba.

Onion Rings Bisa Jadi Snack untuk si Kecil

Onion rings mudah dibuat dan juga bisa dipakai untuk jadi cemilan si Kecil disaat senggang loh Moms!

Oats, Menu Andalan si Kecil

Jangan lupa variasikan menu makanan si Kecil agar tidak bosan dan tetap nafsu makan ya Moms! Simak resep berikut.

Resep Tahu Daging Cincang

Apakah si Kecil sudah berusia 20 bulan? Yuk, variasikan menu MPASI dengan coba resep tahu daging cincang ala mom Arlina.

Ikan Tuna Orak Arik Telur

Menu ini bukan hanya menjadi andalan si kecil loh Moms tapi semua anggota keluarga juga suka. Mari dicoba resepnya.

Menu MPASI: Chicken Rice Singapore

Apakah Moms sedang mencoba untuk menaikkan berat badan si Kecil? Resep chicken rice singapore ini cocok loh!

Nasi Brokoli Udang

Apakah Moms sedang mencari resep yang bergizi namun mudah dibuat? Cocok untuk si Kecil yang menyukai menu seafood.