Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kram Perut Saat Hamil 9 Bulan

PREGNANCY  |  16 Jun '18


Ketika kehamilan Anda memasuki usia 9 bulan, maka ini merupakan masa yang sudah mendekati proses persalinan. Anda juga tidak perlu cemas  ketika mengalami kram di bagian perut. Jangan sampai Anda menjadi stres ketika menghadapi ciri kehamilan seperti kontraksi dan juga kram perut, karena hal ini bisa berdampak pada kehamilan serta janin dalam kandungan.

Ciri-ciri Melahirkan yang Umum Terjadi

1. Kram perut

Kondisi kram perut atau disebut juga dengan kontraksi di usia kehamilan 9 bulan merupakan hal yang normal di alami ibu hamil. Selain kontraksi menjelang persalinan, kontraksi palsu juga kerap kali dialami ibu hamil. Kontraksi ini umumnya terjadi karena adanya proses pengencangan di bagian rahim, yang dalam beberapa waktu bisa kembali rileks.

Jenis kontraksi palsu yang di sebut juga dengan kontraksi Braxton-Hicks, dimana kontraksi jenis ini bisa terjadi di trimester 2 dan juga trimester 3 kehamilan, dan akan sering terjadi ketika usia kehamilan semakin besar.

Kontraksi palsu ini merupakan suatu kondisi normal yang di alami ibu hamil, namun bukanlah pertanda proses persalinan akan berlangsung. Pada kondisi kontraksi palsu, biasanya bagian dinding serviks tidak akan menipis dan bagian mulut rahim tidak akan terbuka, seperti halnya pada kontraksi pertanda persalinan.

2. Sering buang air kecil

Tanda lainnya adalah seringnya buang air kecil. Beberapa minggu atau beberapa jam menjelang proses persalinan, kondisi bayi akan turun ke bagian panggul, sehingga kondisi ini bisa membuat bagian rahim berada lebih sering di bagian bawah sehingga membuat kandung kemih tertekan yang menyebabkan keinginan ingin buang air kecil meningkat.

3. Nyeri pada panggul

Nyeri di bagian punggung, skait perut atau bahkan kram layaknya orang menstruasi juga kerap kali dialami ibu hamil ketika memasuki masa persalinan.

4. Sulit tidur

Karena kondisi perut yang semakin besar, ibu hamil di usia 9 bulan juga kerap kali mengalami sulit untuk tertidur pulas.

5. Keluarnya lendir kental bercampur darah dari vagina

Akan tetapi lendir seperti ini juga bisa keluar ketika Anda tengah berhubungan intim dengan pasangan ketika hamil, atau setelah Anda melakukan pemeriksaan di area vagina.

6. Air ketuban pecah

Jika Anda mulai mengalami pecah ketuban, maka Anda dianjurkan untuk segera menghubungi dokter, karena umumnya persalinan akan terjadi sekitar 24 jam setelah air ketuban yang melindungi janin pecah.

Kram perut di usia kehamilan 9 bulan bukanlah kondisi yang harus dikhawatirkan, namun jika frekuensinya semakin meningkat dan Anda merasa tidak nyaman, maka Anda bisa menghubungi dokter.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2173 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Yang Perlu Diminum Setelah Melahirkan Agar Badan Sehat

Setiap budaya memiliki resepnya tersendiri supaya ibu yang setelah melahirkan segera pulih. Berikut adalah minuman kesehatan ala Tionghoa.

Tes Sekret dan Kultur Swab Vagina untuk Masalah Keputihan

Saat memasuki usia kehamilan 7 bulan, tiba-tiba Saya mengalami keputihan yang cukup banyak, namun tidak berwarna, berbau, ataupun gatal. Lalu [...]

Hal yang Wajib Anda Ketahui Pada Usia Kehamilan 32 Minggu

Apa yang terjadi saat usia kehamilan memasuki 32 minggu?

Mengenal Perkembangan Janin 30 Minggu

Apa saja yang terjadi pada janin berusia 3 minggu? Dan apa saja kekhawatiran calon ibu?

Tes Skrining saat Hamil Trimester Ketiga

Antenatal care didefinisikan sebagai pemeriksaan kesehatan kehamilan oleh dokter terhadap ibu hamil.

Melahirkan Normal dengan Mata Minus

Apakah pernah dengar kalau memiliki mata minus tidak boleh melahirkan normal?

Tas Melahirkan hanya Perlu 3 Kategori Ini saja

Setelah memasuki trisemester ketiga, sebaiknya Bumil sudah perlu mempersiapkan tas melahirkan.

Mengenal Lebih Jauh tentang Gentle Birth

Siapa sih di sini yang tidak mau melahirkan dengan normal dengan mudah dan menyenangkan?

Perubahan yang Terjadi Pada Kehamilan di Minggu ke-41

Perlu diketahui, beberapa ibu mungkin akan melahirkan setelah melewati minggu ke-40 kehamilan.

4 Hal yang Perlu Moms Perhatikan pada Perkembangan Kehamilan Minggu ke-40

Memasuki usia kehamilan ke-40 minggu, ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan.

3 Keluhan Memasuki Perkembangan Kehamilan di Minggu ke-39

Pada usia 39 minggu kehamilan, posisi janin tidak banyak mengalami perubahan.

Moms, Inilah Perkembangan Kehamilan di Minggu ke-38

 Memasuki usia kehamilan di minggu ke-38, janin akan mengalami proses penyempurnaan.

Ini Bahaya Hamil 42 Minggu Namun Belum Melahirkan

Perlu diketahui, jika Moms belum melahirkan padahal sudah waktunya, Moms bisa mengalami komplikasi kehamilan.

Tips Anti Panik Menjelang Persalinan

Mom Nimas punya tips bagi Moms yang mudah panik dan galau menjelang persalinan. Yuk ikuti tipsnya!

Apa yang Dirasakan Saat Hamil Memasuki Trimester 3?

Morning sickness & perubahan berat badan sudah dialami saat trimester 1-2. Lalu apa yang terjadi di trimester 3?

Tips Mencegah Bayi Lahir Prematur

Ga mau kan Moms si Kecil lahir prematur? Yuk cari tahu cara mencegah agar bayi tidak lahir prematur!

Suasana Hati Mulai Sensitif, Berikut Perkembangan Kehamilan di Minggu 30

Memasuki kehamilan minggu ke-30, perubahan suasana hati akan semakin sering terasa. Apakah mempengaruhi janin?

Persiapan Persalinan Normal

Sebelum menjalani proses persalinan, ada baiknya Moms mempelajari terlebih dahulu tips-tips berikut ya.

Perkembangan Kehamilan di Minggu 36 yang Penting untuk Moms Ketahui

Memasuki usia kehamilan timester yang ketiga, apa saja perubahan yang dialami janin?

Kehamilan Usia 29 Minggu: Janin Sudah Bisa Memukul-mukul Perut Moms

Di usia kehamilan 29 minggu, perkembangan janin akan semakin terasa, salah satunya menjadi semakin aktif.