Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kiat Menjalankan Rutinitas Tidur si Kecil

PARENTING  |  31 Dec '18


Tidur adalah salah satu dari rutinitas terpenting si Kecil selain makan, mandi dan bermain. Untuk membantu Moms dan si Kecil agar mendapatkan tidur berkualitas baik, berikut ini 26 tips, trik dan fakta tentang tidur.

Tips dan Fakta Agar si Kecil Dapat Tidur yang Berkualitas

  1. Menghindari kontak mata
    Moms harus sebisa mungkin menghindari kontak mata dengan si Kecil ketika mengajaknya tidur. Kontak mata dapat membangkitkan keinginan si Kecil untuk tetap terjaga. Jadi, jauhkan mata Moms ketika Moms mengajaknya tidur atau menenangkannya ketika dia bangun.

  2. Gunakan waktu mandi untuk membuat si Kecil relaks
    Jauhkan si Kecil dari mainan-mainan yang dapat membuatnya aktif selama mandi jika Moms ingin agar dia tidur usai rutinitas mandi selesai. Jadikan waktu mandi sebagai pengalaman yang menenangkan bagi si Kecil.

  3. Tidur bersama si Kecil
    Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang tidur bersama orang tua mereka tumbuh dengan harga diri yang lebih tinggi dan rasa cemas yang minimal. Untuk tidur bersama si Kecil dengan aman, letakkan dia di dalam keranjang di samping tempat tidur Moms. (American Academy of Pediatrics tidak merekomendasikan untuk benar-benar berbagi tempat tidur dengan si Kecil.)

  4. Lakukan Dreamfeed
    Dreamfeed adalah sebuah istilah untuk menyebut pemberian makanan kepada si Kecil saat dia sedang tidur, sebelum Moms tidur. Alih-alih menunggunya bangun dengan keadaan lapar, beri makan si Kecil sebelum tidur, saat dia tertidur. Istilah ini dicetuskan oleh Robert Bucknam, M. D. dalam On Becoming Babywise. Jika si Kecil adalah tipe yang terbangun di malam hari, mungkin dreamfeed dapat membantu. Beberapa orang percaya bahwa pemberian makanan tambahan hanya akan mengisi perutnya untuk mendapatkan tidur tambahan dengan lebih sedikit gangguan.

  5. Kosongkan tempat tidur si Kecil dari apa pun
    Dekorasi tempat tidur bayi memang terlihat imut-imut tetapi keselamatan jauh lebih penting. Jaga agar permukaan tidur bebas dari segala hal yang dapat mengganggu tidur si Kecil. Selimut, botol minum, dan boneka binatang bisa berbahaya karena meningkatkan kemungkinan mati lemas atau tersedak. Sehelai sprei berukuran pas dengan kasur adalah satu-satunya hal yang diperlukan di tempat tidurnya. Jika Moms khawatir si Kecil kedinginan, berikan dia karung tidur (sleep sack) bukan selimut yang longgar.

  6. Gunakan wewangian untuk relaksasi
    Beberapa bayi dapat tidur nyenyak setelah tempat tidur mereka ditetesi setetes atau dua tetes minyak lavender alami. Tempatkan tetesan minyak esensial ini di sebuah tisu dan letakkan di dekat tempat tidur. Meskipun lavender dan minyak esensial lainnya dikenal karena manfaat relaksasi dan anti-kecemasan, wewangian tidak dianjurkan untuk anak-anak berusia kurang dari enam bulan. Jadi, bagi bayi yang terlalu muda serta yang memiliki kulit atau hidung sensitif, cobalah deterjen tanpa pewangi saat mencuci perlengkapan tempat tidur untuk mengurangi ketidaknyamanan.

  7. Tanyakan tentang GERD kepada dokter anak
    Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah alasan medis yang tidak terdiagnosis mengapa beberapa bayi mengalami masalah tidur. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan pada otot di mana kerongkongan bertemu dengan lambung, GERD menghasilkan asam yang ditarik ke esofagus bayi Anda, menyebabkan rasa sakit. Gejala yang harus dicari termasuk meludah, kolik seperti rewel, mengi, tersedak dan masalah makan. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang GERD, tanyakan kepada dokter anak Anda.

  8. Perhatikan saat memindahkan si Kecil ke boks bayi
    Saat Moms memindahkan bayi ke boks bayi pada waktu tidur, coba letakkan tangan Moms dengan lembut di perut, lengan dan kepalanya untuk menenangkannya. Sesuatu yang sederhana seperti ini dapat melakukan keajaiban untuk keamanan si Kecil di malam hari.

  9. Tetapkan waktu ideal untuk tidur
    Bayi yang terlalu lelah seringkali tidak bisa tidur. Waktu tidur yang tetap sangat penting dan banyak ahli percaya bahwa antara pukul 18.30 dan 19.00 adalah waktu tidur yang tepat untuk kebanyakan bayi di bawah satu tahun.
    “Perhitungkan jadwal kerja Moms dan kebutuhan si Kecil untuk menghabiskan waktu bersama Moms,” kata Nancy M. Silva, M. D., rekan dari American Academy of Pediatrics dan dokter anak bersertifikat dari Brandon, Florida, “Begitu Moms punya waktu khusus itu, dia siap untuk tidur. Rutinitas adalah kunci apakah Moms adalah seorang ibu yang bekerja atau ibu rumah tangga.”
    Anehnya, tidur lebih awal bukan berarti si Kecil akan bangun lebih awal, dan tidur malam yang nyenyak sering menghasilkan waktu bangun yang lebih lambat.

  10. Perhatikan piyama yang si Kecil kenakan
    Si Kecil yang sedang mengenakan piyama lucu memang terlihat menggemaskan. Akan tetapi, kadang-kadang bayi alergi dengan kain sintetis yang dapat menghambatnya untuk tidur. Untuk itu, pilihlah piyama dengan serat alam, seperti katun, untuk menghindari iritasi.

  11. Atur suhu kamar bayi agar nyaman
    Moms pun tahu bahwa tidur akan berkualitas lebih baik ketika suhunya tepat. Nah, ini tidak ada bedanya dengan si Kecil. Suhu kamar atau suhu ruangan dianggap kurang lebih antara 20 sampai 25 derajat Celsius. Sementara itu, suhu rata-rata di Indonesia di hari-hari biasa kira-kira antara 26 hingga 36 derajat Celsius. Ini sangat penting untuk mencegah Sudden Infant Death Syndrome atau Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS).

  12. Matikan lampu kamar
    Untuk membantu si Kecil mengerti kapan waktunya tidur, jagalah kamarnya agar tetap gelap. Gunakan tirai gelap atau nuansa gelap untuk mensimulasikan malam hari di siang hari (untuk tidur siang). Ketika tiba waktunya untuk bangun, apakah di pagi hari atau setelah tidur siang, buka tirai dan biarkan cahaya masuk untuk membantunya memahami perbedaannya.

  13. Memijat si Kecil untuk membantunya tidur lebih cepat
    Bayi dan balita yang menikmati pijat tidur 15 menit tertidur lebih cepat daripada mereka yang hanya dibacakan cerita, menurut penelitian yang dilakukan di University of Miami Touch Research Institute. Jadi, keluarkan minyak yang aman untuk bayi dan gosok dengan menggunakan sapuan lembut dan tekanan sedang.

  14. Tidur siang
    Selain manfaat tidur yang jelas, tidur siang juga penting bagi pertumbuhan mental dan fisik si Kecil. Jangan biarkan tidur siang dengan harapan bahwa si Kecil akan tidur lebih lama di malam hari karena biasanya yang terjadi adalah kebalikannya.

  15. Gunakan popok bermalam
    Popok basah di malam hari bisa mengganggu. Jika si Kecil tidur dengan popok basah (buang air besar harus segera diganti), dan Moms tidak mengobati ruam popok, jangan membangunkannya. Popok semalam super-absorben, bersama dengan aplikasi krim popok untuk perlindungan kulit, jika diperlukan, akan membuatnya tetap nyaman dan, satu harapan, tertidur.

  16. Berikan empeng untuk menenangkan si Kecil
    Empeng yang diberikan pada waktu tidur dapat membantu si Kecil menenangkan dirinya. Penelitian juga menunjukkan bahwa ini dapat melindungi si Kecil terhadap SIDS. Triknya, ketika si Kecil tertidur lelap, keluarkan empeng dari mulutnya sehingga dia tidak bangun jika empengnya jatuh. Pastikan empeng yang Moms gunakan lembut jadi tidak menyakitinya saat dia berguling-guling di kasur.

  17. Improvisasi sesuai keadaan
    Moms tidak pernah tahu apa yang mungkin berhasil dan apa yang mungin ingin Moms coba di tengah malam. Asalkan aman, Moms dapat berimprovisasi untuk meningkatkan kualitas tidur si Kecil.

  18. Rutinitas malam hari yang konsisten
    Bukan rahasia lagi bahwa rutinitas malam hari yang konsisten dapat membantu si Kecil memahami bahwa sudah waktunya untuk tidur. Pilih ritual yang menenangkan dan patuhi ritual tersebut. Konsistensi adalah kunci.

  19. Bedong si Kecil untuk menghadirkan kembali sensasi tidur dalam rahim
    Membedong bayi adalah salah satu keterampilan terpenting untuk membuat si Kecil tidur. Si Kecil yang baru lahir sudah terbiasa dalam rahim sehingga bedong akan menghadirkan kembali pengalaman tersebut. Hal ini dapat membantunya untuk tidur lebih nyenyak.

  20. Bacakan cerita pengantar tidur
    Bukan suatu masalah jika si Kecil belum bisa mengerti isi buku yang Moms bacakan. Membaca cerita sebelum tidur dengan suara yang menenangkan membuat si Kecil rileks. Ini juga merupakan kebiasaan yang bagus untuk dilakukan sepanjang masa kanak-kanak. Moms juga bisa menghibur diri sendiri saat membaca cerita-cerita tersebut.

  21. Pahami isyarat bahwa si Kecil sedang mengantuk
    Daripada menunggu si Kecil ngambek, cari isyarat bahwa dia lelah atau mengantuk. Dia mungkin menggosok matanya, menjadi cengeng atau menguap. Beberapa bayi yang terlalu lelah mungkin melakukan hal yang sebaliknya yang membingungkan orangtua. Perhatikan isyarat unik si Kecil, dan akan lebih mudah untuk menentukan kapan dia siap untuk tidur. American Academy of Pediatrics sebenarnya menyarankan agar Moms meletakkan si Kecil untuk tidur sebelum melihat tanda-tanda ini, jadi carilah pola pada waktu siang si Kecil lelah, dan gunakan itu untuk mengukur waktu tidurnya.

  22. Bicara dengan nada yang menyenangkan
    Ketika si Kecil lahir, suara Moms sudah akrab dan dengan demikian memiliki efek positif pada dirinya. Berbisik atau berbicara dengan nada yang menenangkan dapat membantunya melayang ke alam mimpi mengetahui Moms berada di dekatnya dengan aman.

  23. Perdengarkan White Noise
    Dalam rahim, si Kecil terbiasa dengan suara konstan, seperti jantung berdetak dan perut Moms yang berisik, sehingga keheningan mungkin mengejutkan baginya. Sebagian bayi tidur lebih mudah jika ada yang  menyalakan kipas angin karena suaranya termasuk dalam white noise.

  24. Berikan pelukan dan ciuman
    Curahkan kasih sayang Moms dengan pelukan dan ciuman agar si Kecil merasa lebih aman dan dicintai. Hal ini akan memungkinkan dirinya tidur lebih nyenyak dan lebih lama.

  25. Nyanyikan lagu pengantar tidur
    Menyanyi adalah cara yang sangat baik untuk menenangkan si Kecil yang sedang mengantuk. Penelitian menunjukkan bahwa nyanyian membantu mengurangi tingkat stres. Moms juga dapat merasa santai setelah menyanyi untuk si Kecil.

  26. Berhenti berbicara atau membuat keributan saat si Kecil tidur
    Ketika si Kecil sedang tidur, berhentilah bicara dan nikmatilah keheningan tersebut.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1566 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Review prodak "Wash Wash Away Dish & Cleanser" ukuran 500ml.

Asslmualaikum.. Bissmillah.. Apa kabar semua😁. Mudah2n kalian sehat2 aja ya😍🤗.. Seneng banget hari ini dapat paket Free Sample dari Babyol [...]

Awalnya, saya tipikal ibu yang berpikir bahwa menc...

Awalnya, saya tipikal ibu yang berpikir bahwa mencuci alat makan bayi pake sabun apa aja bisa , tapi itu semua tidak lagi saya lakukan. Khusus [...]

Resep Strawberry Cheese Cake tanpa di oven

Gimana nih puasanya hari ini? Semoga semua lancar & sehat ya moms. Nah..biar makin semangat, yuk bikin Strawberry Cheese Cake yuk buat buka [...]

3 Tantangan Orangtua Saat Ajari Puasa si Kecil

Apa saja tantangan orangtua saat mengajari si Kecil untuk berpuasa? Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Atasi Kulit Sensitif Sikecil Dengan Aveeno

Worry juga ya bund kalau si kecil punya masalah kulit, apalagi punya masalah kulit yang sensitif seperti yang dialamin sama Ceisya. Jadi [...]

Apa sih ciri-ciri anak temperamental? Pernah gak ...

Apa sih ciri-ciri anak temperamental? Pernah gak moms bertanya "Kenapa anakku gampang banget marah/tantrum ya? Padahal dalam kondisi atau [...]

Apa bahasa kasih anakku? Disadari atau tidak, set...

Apa bahasa kasih anakku? Disadari atau tidak, setiap orang itu punya bahasa kasih. Apaan tuh? Sederhananya, bahasa kasih itu sesuatu yg membuat [...]

Bagaimana kita tahu bahwa anak kita bahagia?

Bagaimana kita tahu bahwa anak kita bahagia? Jawabannya ternyata cukup sederhana tapi membutuhkan effort yang perlu disengaja oleh orang tua [...]

Mendidik Anak adalah Pekerjaan Seumur Hidup!

Menurut saya, mendidik anak adalah pekerjaan seumur hidup dan sejujurnya saya juga belum terlalu paham konsep “mendidik anak”. Atas dasar inilah [...]

REVIEW : MOMAMI Wash Wash Away Dish & Bottle Cleanser - 500ml

Mulai dari anak pertama sampai sekarang sudah punya 2 anak, aku tuh selalu pakai sabun khusus untuk cuci botol susu, perlengkapan makan atau pun [...]

Review Pisuka Minyak Kayu Putih Plus Qusthul Hindi

Halo Moms, tidak terasa, sudah berjalan hampir 3 tahun pandemi di negeri tercinta ini. Tapi, Alhamdulillah sudah mulai ada vaksinasinya. Apakah [...]

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mam...

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mama eping, botol susu menjadi kebutuhan yang esensial untuk aku dan si kecil, mulai dari si [...]

Berdamai dengan Bosan dan Lelah

Halo moms semua, gimana kabar hari ini? Kalau saya, rasanya sedang bosan dan lelah. Dulu, kalau sedang bosan dan lelah, biasanya saya akan [...]

Telat Vaksin BCG? Oh no!

Telat Vaksin BCG? Oh no! Mommies, sudah familiar kan dengan vaksin BCG (Bacillus Calmette–Guérin)? Vaksin ini digunakan untuk mencegah pe [...]

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa s...

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa sih empati harus diajarkan ke anak? Moms pasti sudah tahu donk ya arti empati itu apa? Yup, [...]

Manajemen ASI Perah : Apakah Ada Metodenya?

ASI Perah atau sering disebut sebagai ASIP sangat dibutuhkan oleh Ibu agar tetap dapat memberikan ASI eksklusif. Tidak hanya untuk working Mom, [...]

Mengapa Aktvitas Skin to Skin Sangat Bermakna?

Istilah Skin to Skin sudah sangat familiar saat ini. Pada awalnya, aktivitas ini dilakukan setelah proses melahirkan. Bayi yang telah dilahirkan [...]

REVIEW : MOMAMI NEW BABY CARE PRODUK yang AMAN UNTUK KULIT DERMATITIS

Memiliki anak dengan sensitifitas kulit yang tinggi sempat membuat aku stres dan bingung, terlebih karena banyak sekali jenis produk yang dijual [...]

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget ...

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget akhirnya bisa mencoba 4 jenis dari produk terbaru MOMAMI sekarang, karna sudah penasaran [...]

Cuaca yang Tidak Menentu, Waspada Eczema pada si Kecil

Istilah eczema dikenal sebagai dermatitis atopik. Eczema merupakan penyakit kulit yang mengalami peradangan, seperti kulit iritasi, kemerahan, [...]