Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kiat-Kiat Menyiapkan Persalinan Normal

PREGNANCY  |  27 Dec '18


Persalinan normal atau melahirkan secara normal adalah proses melahirkan secara alami dengan adanya kontraksi rahim ibu. Proses melahirkan normal juga dilalui dengan dilatasi serviks atau proses pembesaran atau pelebaran muara dan saluran serviks untuk mengeluarkan bayi. Meski terdengar seram, ternyata tidak sedikit Moms yang menginginkan persalinan normal. 

Selain bisa dilakukan di rumah sakit, persalianan normal juga ternyata bisa dilakukan di rumah. Namun tentunya ada hal-hal khusus yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk melahirkan di rumah. Babyo berbincang-bincang dengan dr. Grace Valentine, Sp.OG mengenai persalinan normal. Apa saja ciri-ciri ibu dapat melahirkan normal? Bagaimana persiapan dan prosedurnya? Apa saja tips bagi ibu yang ingin melahirkan normal di rumah? Yuk, Moms, temukan jawabannya di sini!

Apa ciri-ciri ibu dapat melahirkan normal?

Pada prinsipnya, supaya melahirkan normal maka ada kondisi 3P yang harus dipenuhi:

Power adalah kekuatan atau tenaga untuk melahirkan yang terdiri dari his atau kontraksi uterus dan tenaga mengejan dari ibu. Tenaga ini berasal dari otot perut dan diafragma

Passenger yaitu kondisi janin dan plasenta. Janin adalah passenger utama dan bagian janin yang paling penting adalah kepala. Sebab, kepala janin mempunyai ukuran yang paling besar.

Kelainan-kelainan yang sering menghambat dari pihak passenger adalah kelainan ukuran dan bentuk kepala anak seperti hydrocephalus ataupun anencephalus, kelainan kedudukan anak seperti kedudukan lintang atau pun letak sungsang, dan kelainan letak seperti letak muka atau pun letak dahi.

Passage yaitu jalan lahir yang dilewati janin. Passage terdiri dari dasar panggul, rongga panggul, serviks dan vagina. Jalan lahir dianggap tidak normal dan kemungkinan menyebabkan hambatan saat melahirkan jika panggul sempit seluruhnya, panggul sempit sebagian, panggul miring, panggul seperti corong, ada tumor dalam panggul.

Jika semua persyaratan tersebut terpenuhi, bayi boleh dilahirkan secara normal.

Persiapan apa saja yang harus dilakukan jika ibu ingin melahirkan secara normal?

Persiapan mental

Pada minggu-minggu terakhir menjelang persalinan biasanya ibu hamil bisa mengalami kecemasan akan persalinan yang akan dihadapi. Pada kondisi ini, yakinkan diri dan percaya proses persalinan itu akan sangat menyenangkan. Sebab ibu akan segera bertemu bayi yang dikandung. Agar mental kuat, Moms dapat mempelajari proses persalinan serta berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Siapkan koper dan isinya

Sejak usia kehamilan 35 minggu, ibu disarankan sudah menyiapkan koper atau tas berisi pakaian dan perlengkapan ibu dan bayi yang akan dipakai saat ibu menginap di RS selama masa pemulihan.

Diskusi dengan dokter

Bicarakan segala kekhawatiran yang Anda pikirkan. Biasanya dokter akan memberikan solusi untuk meredam segala hal yang membuat Anda cemas menghadapi persalian secara normal. Penjelasan secara medis tentu akan lebih mudah dipercaya daripada mendengarkan mitos yang beredar di masyarakat.

Latihan pernapasan

Latihan ini bisa membantu para ibu untuk menghadapi kontraksi, sehingga ibu pun dapat lebih tenang. Dengan latihan pernapasan, ibu bisa lebih tenang bahkan pada saat yang tidak nayaman sekalipun. Idealnya, ibu hamil mengikuti senam hamil minimal 4 kali sejak usia kehamilan 28 minggu hingga cukup bulan. Selain itu, Anda juga mencoba yoga kehamilan.

Melalui yoga, ibu akan dapat mengetahui cara melepaskan ketegangan punggung bawah, cara membuka dada dan bahu, serta pinggul Anda. Hal ini karena semua otot itu dapat menahan ketegangan selama proses persalinan berlangsung.

Rutin olahraga

Biarkan tubuh terbiasa dengan menerima rasa tidak nyaman pada sendi dan ototnya. Dengan demikian, tubuh menjadi lebih terbiasa dengan rasa tidak nyaman.

Jalan kaki adalah salah satu aktivitas olahraga terbaik yang harus dilakukan para ibu hamil, sebab melatih kesabaran dan menginduksi keadaan relaksasi. Selain itu, ibu dapat melakukan senam kegel untuk memperkuat otot-otot vagina.

Asupan sehat dan tidur cukup setiap malam

Jika ingin menjalani persalinan normal, ibu hamil harus menjaga tubuh tetap dalam kondisi prima, yakni dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, serta memiliki waktu tidur yang cukup setiap malam.

Bagaimana prosedur persalinan normal yang baik?

Proses persalinan normal umumnya dapat dibagi menjadi 3 kala, yaitu:

Kala 1

Selama kehamilan, serviks (leher rahim atau saluran tempat jalan keluarnya bayi dari rahim menuju vagina) dalam kondisi tertutup dan dipenuhi oleh lendir (mukus) untuk melindunginya dari infeksi. Pada tahap pertama, kontraksi akan membuat serviks terbuka secara bertahap. Serviks mulai melunak sehingga dapat terbuka dan melebar sampai 10 cm. Tahap ini adalah tahap yang paling panjang dari proses melahirkan normal yakni dapat berlangsung selama beberapa jam bahkan hari sebelum Anda menjalani persalinan.

Fase di mana serviks mulai terbuka ini disebut dengan fase laten. Pada fase laten, ibu akan merasa kontraksi, tapi terkadang juga tidak. Sebaiknyan ibu makan dan minum pada masa ini untuk mempersiapkan energi yang akan dipakai selama proses persalinan. Sementara itu, jika persalinan baru dimulai siang, cobalah untuk tetap aktif. Ketika ibu aktif bergerak maka akan membantu bayi turun ke bawah rahim serta membantu serviks untuk melebar.

Kala 2

Tahap kedua persalinan ini berlangsung dari serviks terbuka sampai bayi Anda lahir. Ibu akan mendorong bayi hingga bayi akan lahir.

Ketika serviks sudah terbuka sepenuhnya, bayi Anda akan bergerak mendorong tubuhnya ke jalan lahir menuju vagina, tempat keluarnya bayi saat lahir. Anda harus mengejan untuk mendorong bayi ibu dan ini mungkin akan terasa seperti Anda ingin buang air besar. Ibu akan merasa ada tekanan dari kepala bayi ketika ibu mendorong tubuhnya. Ini membuat Anda kontraksi dan ingin mengejan. Rasakan tubuh ibu dan biarkan tubuh mengejan sebagai respon terhadap dorongan bayi. Tarik napas di antara waktu mengejan.

Tahap ini dapat berlangsung maksimal 2 jam pada kehamilan pertama dan maksimal 1 jam pada kehamilan multipara.

Terkadang, dokter atau bidan Anda akan melakukan episotomi untuk mempercepat jalannya kelahiran. Episiotomi adalah bedah kecil di mana kulit dan otot perineum disayat untuk memperlebar vagina sehingga memudahkan jalan keluarnya bayi saat lahir. Anda akan disuntik lokal supaya Anda tidak merasakan sakitnya. Setelah bayi lahir, sayatan ini akan dijahit kembali.

Kala 3

Tahap ketiga terjadi setelah bayi lahir, ketika uterus berkontraksi setelah proses melahirkan dan plasenta keluar melalui vagina.

Jika ibu baik, bayi dalam kandungan baik, dan posisi bayi dalam kandungan baik (misalnya tidak sungsang atau tidak ada lilitan tali pusat, apakah ibu bisa memilih untuk melahirkan di rumah?

Ya, bisa tentunya dengan bantuan dan pemantauan oleh bidan atau dokter.

Apa tips bagi ibu yang ingin melahirkan di rumah?

  • Pahami apa yang akan anda jalani pada proses persalinan
  • Pilih bidan atau dokter yang handal dan berpengalaman serta memiliki perlengkapan yang cukup
  • Pastikan langkah-langkah emergency dapat dilakukan oleh bidan atau dokter dan tersedia fasilitas rujukan bila terjadi komplikasi persalinan
  • Sebelum merencanakan persalinan di rumah, baiknya Anda melakukan pemeriksaan dahulu ke dokter kandungan untuk memastikan bahwa kondisi kehamilan baik dan memenuhi syarat untuk bersalin di rumah
  • Pahami risiko melahirkan di rumah

Menurut sebuah penelitian terbaru di jurnal Obstetrics dan Gynecology, risiko kematian untuk bayi yang dilahirkan di rumah, dua kali lipat lebih besar dari bayi yang dilahirkan di rumah sakit. Anda bisa kehilangan waktu serta tenaga untuk perjalanan ke rumah sakit. Wanita yang melahirkan di rumah lebih mungkin mengalami masalah seperti pendarahan selama dan setelah melahirkan.

Lalu, bagaimana proses pemulihan dan perawatan setelah melahirkan normal? Simak di artikel selanjutnya, ya, Moms!

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Narasumber: dr. Grace Valentine, Sp.OG.

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1255 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ikhtiar Melahirkan Normal

Karena segalanya perlu diupayakan, begitu juga dengan proses persalinan. Betul tidak moms? Waktu hamil dulu, saya ingin sekali melahirkan secara [...]

Manfaat Berbicara dengan Janin Dalam Kandungan

Waktu hamil dulu sering mengajak ngobrol dedek bayi tidak moms? Nggemesin ya ngobrol sendiri sama bayi, apalagi kalau pas elus-elus perut terus [...]

Kelahiranmu, Keajaiban Bagiku

Tentang cerita persalinanku, bagi banyak orang mungkin biasa saja, tidak ada yang istimewa. Bukan persalinan ekspres, bukan pula persalinan [...]

HIPERSALIVASI Saat Kehamilan Pertama

Waktu trimester pertama aku hamil rasa mual itu sudah pasti aku alami. Lama kelamaan rasa mual itu terasa makin menjadi-jadi, muntah ketika [...]

Pregnancy Badge

Halo moms! Nama saya Banni Bestina, dan kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya menggunakan pregnancy badge di Jepang (pre-pandemi).

Memulai Kenyamanan Hidup Dengan Memilih Pakaian Dalam Sorella

Kenyamanan hidup bisa kita mulai dari diri sendiri, dan mood merupakan salah satu yang menentukan kenyamanan yang akan kita rasakan. Jika kita [...]

Tips Menjaga Penampilan Meskipun Sudah Melahirkan...

Tips Menjaga Penampilan Meskipun Sudah Melahirkan 9 dari 10 moms yang sudah melahirkan, pasti merasa bentuk tubuhnya sudah berubah dan tidak [...]

Pengalaman Melahirkan Normal dengan Minus Mata Tin...

Pengalaman Melahirkan Normal dengan Minus Mata Tinggi Hai Moms, apa kabarnya nih Moms? Semoga selalu diberi kesehatan ya Moms. Nah, dalam [...]

MY STORY WITH BRANDS SARIPATI AYAM

Halo moms semua.. Let me sharing ya tentang storyku bersama BRANDS Saripati Ayam. Sebelumnya produk apa sih ini? Jadi ini adalah uplemen [...]

Untuk Bunda-bunda yang sedang bersedih karena kegu...

Untuk Bunda-bunda yang sedang bersedih karena keguguran... I felt you. Terutama ditambah dengan situasi pandemi seperti ini, tapi kita tidak [...]

#SiapJagaImun Bersama BRAND's Saripati Ayam

Jadi ibu itu kadang perlu egois. Kalo gak egois, kita gak bisa jadi diri sendiri. Kalo gak egois, kita akan selalu mengiyakan kata orang lain [...]

Tips Menghadapi Stres Pada Bumil

Bismillah setelah kita mengetahui faktor dan dampak stres pada ibu hamil. Berikut ada beberapa tips yang bisa moms ikuti. 1. Menghirup aroma [...]

Dampak Stres Pada Bumil

Bismillah Melanjutkan sharing sebelumnya ummi sarah mau sharing mengenai dampak dan tips stress pada bumil, yuks kita simak moms. Stress pada [...]

Faktor Stress Pada Bumil

Bismillah Ketika tiba masa kehamilan merupakan moment yang tidak pernah bisa dilupakan oleh setiap moms, moms akan hidup bersama bayi yang ada [...]

Secepat ini dirimu hadir, Nak...

Secepat ini dirimu hadir, Nak... Setiap bulan selalu pantengin kalendar, ini udah resiko sebagai seorang Ibu tanpa KB. Cuma mengandalkan [...]

Payudara Membengkak Saat Hamil Muda, Apakah Wajar?...

Payudara Membengkak Saat Hamil Muda, Apakah Wajar? Hai moms semua, sudah lama nih aku tidak sharing di babyo. Kangen sekali rasa nya. Sudah [...]

Rekomemdasi Pompa Asi BERDEE S2 Design ergonomis yang mewah dan compact

Hallo teman-teman, saya mau merekomendasikan Pompa ASI Berdee S2 kpd teman2 tercinta ku, ini foto diambil sudah lama 😆 dan semuanya skrg sudah m [...]

Proses Persalinan yang Tidak Terduga

Aku inget betul waktu itu hari rabu, 18 oct 2017 pagi, usia kandungan sudah 37 minggu. entah kenapa hari itu tiba-tiba malas bangun padahal [...]

My First Pregnancy Apa gejala kehamilanku? Dan bagaimana cara mengatasinya?

Mau sharing sedikit tentang kehamilan pertamaku.. Apa aja sih yang aku alami dari mulai tau aku hamil sampai sekarang menginjak hampir 8 bulan? [...]

Natural Skincare: Good or Bad?

Semua tipe skincare sebenarnya baik jika cocok digunakan oleh penggunanya. Banyak sekali kulit yang menjadi lebih sensitif terhadap produk [...]