Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kiat-Kiat Mengajarkan Anak Berbicara Menjelang Tidur

GROWTH & DEVELOPMENT  |  15 Nov '18

Jika si Kecil mengalami kesulitan belajar berbicara, Moms mungkin perlu bertemu dengan terapis wicara-bahasa agar ia mendapatkan perawatan yang tepat. Langkah bertemu profesional memang sangatlah tepat. Akan tetapi, terapis wicara-bahasa hanya dapat merawat si Kecil dalam waktu tertentu. Biasanya, pertemuan hanya dijadwalkan satu jam setiap minggunya. Maka dari itu, peran orang tua sangat vital untuk perkembangan kemampuan berbahasa si Kecil.

Beberapa kiat mengajarkan si Kecil berbahasa berikut dapat diterapkan saat waktu menjelang tidur:

  1. Untuk memperkenalkan kata baru, ucapkan kata tersebut berulang-ulang selama berinteraksi dengan si Kecil. Tujuannya, agar si Kecil lambat laun mengerti makna kata tersebut dan cara menggunakannya dalam kalimat. Berikan kata-kata yang sesuai dengan apa yang dia lakukan saat hendak menggosok gigi, bersih-bersih menjelang tidur, mengenakan baju/mengganti popok, membaca, dan saat berada di kamar.

  2. Menyanyikan lagu sederhana dan repetitif bisa menjadi sarana mengembangkan kemampuan berbahasa anak selama waktu menjelang tidur. Lagu telah terbukti efektif digunakan sebagai pendekatan intervensi yang diterapkan orangtua. Penggunaan lagu untuk memfasilitasi pengembangan bahasa sering kali berfungsi paling baik ketika menyanyikan lagu-lagu yang menyertakan isyarat, karena gerakan dan pengembangan bahasa berjalan beriringan.

  3. Membaca buku juga merupakan kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan berbahasa. Penting bagi orangtua untuk mengetahui bahwa mereka tidak perlu hanya membaca kata-kata di buku. Sebaliknya, buku dapat menjadi bagian dari waktu percakapan interaktif. Moms dapat berhenti sejenak untuk meminta si Kecil menunjukkan gambar-gambar dan Moms mendeskripsikan gambar tersebut dengan bahasa sederhana.

  4. Akhirnya, orangtua dapat memberikan anak mereka peluang untuk menggunakan gerakan, tanda, atau kata-kata di dalam rutinitas tidur mereka. Menanamkan godaan komunikasi ke dalam rutinitas dapat menjadi cara ampuh untuk membantu seorang anak mempelajari kekuatan komunikasi. Misalnya, saat hendak mandi, tanyakan kepada si Kecil bagian tubuh manakah yang dibersihkan terlebih dahulu. Setelah mandi, tanyakan kepada si Kecil baju mana yang ingin dikenakannya.

Rutinitas di atas dapat membuat si Kecil mulai menggunakan suara, kata, frasa, dan akhirnya kalimat untuk mengekspresikan dirinya. Selain mengajarkan cara berbahasa yang baik dan benar, kegiatan ini juga membangun hubungan kasih sayang antara Moms dan si Kecil.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Copyright by Babyologist

104 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories