Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Keunggulan dan Risiko VBAC

PREGNANCY  |  25 Nov '18


Vaginal Birth After Caesarian (VBAC) adalah istilah untuk menyebut proses kelahiran normal di mana sebelumnya sang ibu pernah melahirkan secara sesar. Kelahiran VBAC cukup banyak terjadi dan sukses. Namun, tentunya ada beberapa keunggulan dan risiko melakukan VBAC.

Manfaat VBAC

VBAC yang sukses dapat menghindarkan dari operasi perut besar dan risiko yang terkait dengannya. Ini termasuk risiko lebih tinggi dari perdarahan yang berlebihan, yang dapat menyebabkan transfusi darah atau bahkan histerektomi dalam kasus yang jarang. Serta risiko yang lebih tinggi mengembangkan infeksi tertentu dan kerusakan organ lainnya selama prosedur. Semua komplikasi potensial dari operasi perut besar meningkat dengan setiap kelahiran sesar karena jaringan parut dapat membuat setiap prosedur secara teknis lebih sulit.

Bedah sesar membutuhkan perawatan di rumah sakit yang lebih lama daripada kelahiran normal. Pemulihan Moms umumnya lebih lambat dan lebih tidak nyaman.

Jika Moms berencana untuk memiliki anak lagi, Moms harus tahu bahwa setiap c-section yang Moms jalani akan meningkatkan risiko kehamilan plasenta previa dan plasenta akreta di masa mendatang. Kondisi tersebut menyebabkan plasenta tertanam terlalu dalam dan tidak terpisah dengan baik saat melahirkan. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan yang mengancam jiwa dan histerektomi.

Risiko VBAC

  1. Bahkan jika Moms seorang kandidat yang baik untuk VBAC, ada risiko yang sangat kecil (kurang dari 1%) bahwa rahim Moms akan pecah di tempat sayatan sesar Moms. Kejadian tersebut akan mengakibatkan kehilangan darah yang parah bagi Moms dan mungkin kekurangan oksigen untuk si Kecil.

  2. Selain itu, jika Moms akhirnya tidak dapat melahirkan secara normal, Moms dapat bertahan beberapa jam untuk persalinan sesar yang tidak direncanakan. Meskipun VBAC yang sukses kurang berisiko daripada operasi sesar ulangan yang dijadwalkan, VBAC yang tidak berhasil membutuhkan c-section setelah permulaan persalinan membawa lebih banyak risiko daripada c-section yang dijadwalkan.

  3. Dengan c-section yang tidak direncanakan setelah persalinan, Moms memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk komplikasi bedah, seperti pendarahan yang berlebihan yang dapat memerlukan transfusi darah atau histerektomi, dalam kasus yang jarang, dan infeksi rahim dan sayatan. Risiko komplikasi bahkan lebih tinggi jika Moms akhirnya memerlukan operasi sesar darurat.
  4. Akhirnya, ada risiko bayi mengalami komplikasi serius yang dapat menyebabkan kerusakan saraf jangka panjang atau bahkan kematian. Meskipun risiko ini sangat kecil secara keseluruhan, mungkin lebih tinggi pada calon ibu yang menjalani VBAC gagal (yang berarti c-section setelah gagal persalinan) dibandingkan pada calon ibu yang memiliki persalinan normal yang sukses atau c-section yang dijadwalkan.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

858 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Yang Perlu Diminum Setelah Melahirkan Agar Badan Sehat

Setiap budaya memiliki resepnya tersendiri supaya ibu yang setelah melahirkan segera pulih. Berikut adalah minuman kesehatan ala Tionghoa.

Tes Sekret dan Kultur Swab Vagina untuk Masalah Keputihan

Saat memasuki usia kehamilan 7 bulan, tiba-tiba Saya mengalami keputihan yang cukup banyak, namun tidak berwarna, berbau, ataupun gatal. Lalu [...]

Hal yang Wajib Anda Ketahui Pada Usia Kehamilan 32 Minggu

Apa yang terjadi saat usia kehamilan memasuki 32 minggu?

Mengenal Perkembangan Janin 30 Minggu

Apa saja yang terjadi pada janin berusia 3 minggu? Dan apa saja kekhawatiran calon ibu?

Tes Skrining saat Hamil Trimester Ketiga

Antenatal care didefinisikan sebagai pemeriksaan kesehatan kehamilan oleh dokter terhadap ibu hamil.

Melahirkan Normal dengan Mata Minus

Apakah pernah dengar kalau memiliki mata minus tidak boleh melahirkan normal?

Tas Melahirkan hanya Perlu 3 Kategori Ini saja

Setelah memasuki trisemester ketiga, sebaiknya Bumil sudah perlu mempersiapkan tas melahirkan.

Mengenal Lebih Jauh tentang Gentle Birth

Siapa sih di sini yang tidak mau melahirkan dengan normal dengan mudah dan menyenangkan?

Perubahan yang Terjadi Pada Kehamilan di Minggu ke-41

Perlu diketahui, beberapa ibu mungkin akan melahirkan setelah melewati minggu ke-40 kehamilan.

4 Hal yang Perlu Moms Perhatikan pada Perkembangan Kehamilan Minggu ke-40

Memasuki usia kehamilan ke-40 minggu, ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan.

3 Keluhan Memasuki Perkembangan Kehamilan di Minggu ke-39

Pada usia 39 minggu kehamilan, posisi janin tidak banyak mengalami perubahan.

Moms, Inilah Perkembangan Kehamilan di Minggu ke-38

 Memasuki usia kehamilan di minggu ke-38, janin akan mengalami proses penyempurnaan.

Ini Bahaya Hamil 42 Minggu Namun Belum Melahirkan

Perlu diketahui, jika Moms belum melahirkan padahal sudah waktunya, Moms bisa mengalami komplikasi kehamilan.

Tips Anti Panik Menjelang Persalinan

Mom Nimas punya tips bagi Moms yang mudah panik dan galau menjelang persalinan. Yuk ikuti tipsnya!

Apa yang Dirasakan Saat Hamil Memasuki Trimester 3?

Morning sickness & perubahan berat badan sudah dialami saat trimester 1-2. Lalu apa yang terjadi di trimester 3?

Tips Mencegah Bayi Lahir Prematur

Ga mau kan Moms si Kecil lahir prematur? Yuk cari tahu cara mencegah agar bayi tidak lahir prematur!

Suasana Hati Mulai Sensitif, Berikut Perkembangan Kehamilan di Minggu 30

Memasuki kehamilan minggu ke-30, perubahan suasana hati akan semakin sering terasa. Apakah mempengaruhi janin?

Persiapan Persalinan Normal

Sebelum menjalani proses persalinan, ada baiknya Moms mempelajari terlebih dahulu tips-tips berikut ya.

Perkembangan Kehamilan di Minggu 36 yang Penting untuk Moms Ketahui

Memasuki usia kehamilan timester yang ketiga, apa saja perubahan yang dialami janin?

Kehamilan Usia 29 Minggu: Janin Sudah Bisa Memukul-mukul Perut Moms

Di usia kehamilan 29 minggu, perkembangan janin akan semakin terasa, salah satunya menjadi semakin aktif.