THE DAILY

Cepat Hamil Menggunakan Aplikasi Smartphone Cepat Hamil Menggunakan Aplikasi Smartphone
16 Jan '19

Cara Merawat Gigi si Kecil yang Minum dari Botol Cara Merawat Gigi si Kecil yang Minum dari Botol
16 Jan '19

Tips Menurunkan Demam pada Bayi Tanpa Obat Tips Menurunkan Demam pada Bayi Tanpa Obat
16 Jan '19

Permainan di Dalam Rumah Ketika Musim Hujan Permainan di Dalam Rumah Ketika Musim Hujan
16 Jan '19

Apakah Anak Berusia 4 Tahun ke Atas Masih Memerlukan Stroller? Apakah Anak Berusia 4 Tahun ke Atas Masih Memerlukan Stroller?
30 Jul '18

Review ASI Cooler Bag: GABAG Tristan, Pigeon Fridge To Go, Momza Review ASI Cooler Bag: GABAG Tristan, Pigeon Fridge To Go, Momza
16 Jan '19

Resep Menjalin Hubungan Harmonis dengan Mertua Resep Menjalin Hubungan Harmonis dengan Mertua
16 Jan '19

Cara Cepat Hamil: Konsumsi Jus 3 Diva Cara Cepat Hamil: Konsumsi Jus 3 Diva
16 Jan '19

Mengatasi Efek Buruk Penggunaan Gadget pada si Kecil Mengatasi Efek Buruk Penggunaan Gadget pada si Kecil
07 Nov '18

Review: Doodle Exclusive Telon Oil Review: Doodle Exclusive Telon Oil
16 Jan '19

Kebiasaan Minum Minuman Beralkohol Ganggu Kesuburan Pria Kebiasaan Minum Minuman Beralkohol Ganggu Kesuburan Pria
16 Jan '19

Resep Tahu Krispi with Nestum Resep Tahu Krispi with Nestum
16 Jan '19

Cara Ampuh Melindungi Si Kecil dari Berbagai Penyakit Cara Ampuh Melindungi Si Kecil dari Berbagai Penyakit
23 Nov '18

Rainbow Popsicle (15 M+) Rainbow Popsicle (15 M+)
16 Jan '19

Tips Memilih Breast Pump by Mom Editha Tips Memilih Breast Pump by Mom Editha
16 Jan '19

Review Babybee Newborn Pillow Review Babybee Newborn Pillow
16 Jan '19

Berbahayakah Tidur Satu Ranjang dengan Bayi? Berbahayakah Tidur Satu Ranjang dengan Bayi?
18 Dec '18

Baru Lahir, Bayi Perempuan Saya Kok Menstruasi? Baru Lahir, Bayi Perempuan Saya Kok Menstruasi?
16 Jan '19

Benarkah Rumput Fatimah Bisa Melancarkan Proses Melahirkan? Benarkah Rumput Fatimah Bisa Melancarkan Proses Melahirkan?
16 Jan '19

Perjuangan Indah Memperoleh Buah Hati Perjuangan Indah Memperoleh Buah Hati
16 Jan '19

Tips Mengatasi Kulit Bayi yang Kering dan Dehidrasi Tips Mengatasi Kulit Bayi yang Kering dan Dehidrasi
08 Nov '18

Mengatasi si Kecil yang Lebih Suka Menyusu di Salah Satu Sisi Mengatasi si Kecil yang Lebih Suka Menyusu di Salah Satu Sisi
15 Jan '19

Babyo Tips: Manfaat Bantal Miring untuk Pencernaan si Kecil Babyo Tips: Manfaat Bantal Miring untuk Pencernaan si Kecil
15 Jan '19

Program Hamil untuk Kehamilan Anak laki-laki Program Hamil untuk Kehamilan Anak laki-laki
15 Jan '19

Creamy Green Corn Porridge Creamy Green Corn Porridge
15 Jan '19

Puasa HP & TV untuk Mengurangi Kecanduan Puasa HP & TV untuk Mengurangi Kecanduan
15 Jan '19

Tips Mendapatkan Jenis Kelamin Bayi Sesuai yang Diinginkan Tips Mendapatkan Jenis Kelamin Bayi Sesuai yang Diinginkan
15 Jan '19

Emosi Anak Vs. Emosi Orang Tua Emosi Anak Vs. Emosi Orang Tua
15 Jan '19

Review Young Living Essential Oil R.C by Mom Yanni Review Young Living Essential Oil R.C by Mom Yanni
15 Jan '19

Babyo Review Babybee Sloped Pillow Babyo Review Babybee Sloped Pillow
15 Jan '19

Manfaat Air Kelapa Hijau untuk Ibu Menyusui dan Bayi Manfaat Air Kelapa Hijau untuk Ibu Menyusui dan Bayi
15 Jan '19

Pola Makan Sehat untuk Ibu Menyusui Pola Makan Sehat untuk Ibu Menyusui
15 Jan '19

Review Sangobion Baby, Suplemen Zat Besi Enak Anti Enek Review Sangobion Baby, Suplemen Zat Besi Enak Anti Enek
15 Jan '19

Waktu Terbaik untuk Berhubungan Intim agar Cepat Hamil Waktu Terbaik untuk Berhubungan Intim agar Cepat Hamil
15 Jan '19

Dapatkah Moms Hamil Segera setelah Menstruasi? Dapatkah Moms Hamil Segera setelah Menstruasi?
15 Jan '19

READ MORE

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Ketahuilah 58 Langkah Asuhan Persalinan Normal

OTHERS  |  07 Feb '18

Asuhan persalinan normal dilakukan untuk menjaga agar persalinan tetap bersih dan aman. Selain itu, hal tersebut juga dapat mencegah terjadinya komplikasi. Tujuan dari asuhan persalinan normal yaitu untuk menjaga kelangsungan hidup serta kesehatan Ibu dan bayinya. Hal ini dilakukan melalui berbagai upaya yang terintegrasi tetapi dengan intervensi yang seminimal mungkin agar keamanan dan kualitas tetap terjaga. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diterapkan pada asuhan persalinan normal dalam 58 langkah:

Mengenali gejala pembukaan kala 2:

  • Kenali tanda-tanda dari pembukaan 2 yaitu dengan melihat tingkat kesadaran, adanya tekanan pada vagina, perineum menonjol, dan vulva vagina membuka.

Menyiapkan pertolongan untuk proses persalinan :

  • Pastikan persiapan dari semua perlengkapan, alat, obat, dan juga hal lain yang dapat membantu dalam persalinan serta mencegah terjadinya komplikasi. Siapkan 3 handuk kering yang bersih dan penghisap lendir.
  • Menggunakan celemek dari plastik yang bersih.
  • Melepas semua perhiasan dan juga mencuci tangan dengan menggunkan sabun di air yang mengalir.
  • Menggunakan sarung tangan disinfeksi untuk pemeriksaan dalam.
  • Memasukkan oksitosin 10 unit ke dalam tabung suntik.
  • Membersihkan bagian dari vulva atau parenium dengan hati-hati menggunakan kain yang sudah dibasahi.
  • Lakukan pemeriksaan dalam utuk memastikan pembukaan sudah lengkap.
  • Dekontaminasi sarung tangan dengan mencelupkannya pada larutan korin 0,5%.
  • Memeriksa bagian dari denyut jantung bayi setelah proses kontraksi berakhir.

Menyiapkan kondisi Ibu untuk persalinan :

  • Memberitahu bahwa pembukaan telah berlangsung dengan lengkap dan membantu Ibu dalam posisi yang diinginkan.
  • Meminta pendampingan dan bantuan keluraga untuk membantu Ibu dalam menyiapkan posisi untuk mengenjan.
  • Melakukan bimbingan pada meneran.
  • Mengajarkan Ibu untuk jongkok dan berdiri secara nyaman.
  • Jika kepala bayi sudah membuka valuva sebesar 5-6 cm, maka letakkan handuk diatas perut.
  • Letakkan kain yang sudah dilipat 1/3 di bagian bokong Ibu.
  • Membuka bagian dari tutup partus set.
  • Gunakan sarung tangan khusus atau DTT.
  • Ketika bayi membuka valuva sebesar 5-6 cm, maka letakkan tangan di kepala bayi untuk melakukan penahanan posisi defleksi.
  • Memeriksa kondisi dari lilitan di bagian tali pusar.
  • Menunggu sampai posisi dari kepala bayi bisa melakukan putaran dengan peksi secara spontan.
  • Ketika kepala bayi telah berputar, maka tempatkan kedua tangan di masing-masing sisi muka bayi.
  • Setelah bagian dari kedua bahu bayi telah dikeluarkan, telusuri bagian tangan mulai dari bagian kepala bayi yang berada dibawah arah perineum.
  • Setelah bagian lengan dan tubuh bayi keluar, maka telusuri bagian tangan yang berada pada posisi diatas.
  • Menilai bayi dengan cepat, lalu meletakannya di perut ibu
  • Segera keringkan si bayi yang di mulai dari muka.
  • Periksa lagi uterus.
  • Beritahu pada si Ibu bahwa segera akan dilakukan suntik oksitosin.
  • Dalam hitungan waktu 1 menit, bayi yang sudah lahir disuntikkan dengan cairan dari oksitosin 10 unit IM.
  • Setelah kurun waktu 2 menit, jepit tali pusar dengan menggunakan bahan klem yang berukuran kira-kira 3cm.
  • Pemotongan dan pengikatan tali pusar.
  • Letakkan bayi agar ada kontak dengan si Ibu.
  • Selimuti menggunakan kain hangat.
  • Memindahkan klem pada tali pusar sekitar 5-10cm.
  • Meletakkan kain yang ada di atas perut ibu.
  • Setelah uterus berkontraksi, tegangkan tali pusar kearah bawah.
  • Lakukan penegangan dan dorongan dorso-kronial hingga plasenta terlepas.
  • Saat plasenta terlihat di introitus vagina lahirkan plasenta dengan menggunakan kedua tangan.
  • Setelah plasenta dan dan selaput ketuban lahir maka lakukan masase uterus.
  • Memeriksa kedua sisi plasenta baik pada ibu dan juga bayi.
  • Mengevaluasi adanya laserasi pada vagina.
  • Pastikan uterus berkontraksi dengan baik dan tidak terjadi pendarahan.
  • Biarkan bayi melakukan kontak kulit.
  • Setelah 1 jam lakukan pemeriksaan fisik pada bayi.
  • Setelah 1 jam pemberian vit Kberikan suntikan hepatitis B.
  • Lakukan pemantauan kontraksi.
  • Ajarkan ibu melakukan masase.
  • Evaluasi dan estimasi jumlah kehilangan darah.
  • Memeriksa kandung kemih ibu setiap 15 selama 1 jam pertama.
  • Periksa kembali bayi dan pantausetiap 15 menit.
  • Tempatkan semua peralatan pada larutan klorin 0,5%.
  • Buang bahan-bahan yang terkontaminasi.
  • Bersihkan ibu dengan air disinfeksi.
  • Pastikan ibu nyaman, membantu memberikan ASI.
  • Dekontaminasi tempat bersalin dengan klorin 0,5%.
  • Mencelupkan sarung tangan kotor ke klorin 0,5 %.
  • Mencuci kedua tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
  • Lengkapi potograf.

Semoga bermanfaat.

 

By: Babyologist Editor

667 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories