Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Ketahui Cara Mengatasi Alergi Si Kecil Sejak Dini

BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  25 Nov '20


Si Kecil bersin-bersin ketika bermain dengan kucing tetangga? Atau badannya tiba-tiba memerah usai bermain di taman? Gejala-gejala semacam itu merupakan gejala alergi. Yuk, Moms, ketahui cara mengatasi alergi si Kecil sejak dini.

Apa itu alergi?

Alergi merupakan reaksi sistem imun yang abnormal terhadap hal-hal yang secara umum tidak membahayakan. Orang yang alergi terhadap sesuatu sistem imunnya salah mengartikan bahwa sumber alergi tersebut membahayakan tubuhnya sehingga timbul gejala-gejala alergi. Sumber alergi seperti obat-obatan tertentu, makanan tertentu, serbuk sari, hingga debu disebut sebagai alergen. Jika tidak segera diketahui penyebabnya dan diatasi, alergi bisa membuat hidup seseorang menjadi sulit bahkan menyebabkan sakit berkepanjangan.

Siapa saja yang berpotensi terkena alergi?

Ada tendensi bahwa alergi merupakan penyakit keturunan. Namun, bukan berarti bahwa anak seseorang yang mempunyai alergi akan selalu mempunyai alergi yang sama. Seseorang juga bisa terkena alergi meski tidak ada keluarga yang memilikinya. Mereka yang terkena alergi terhadap suatu alergen juga sangat mungkin alergi terhadap hal lain.

Apa saja tanda dan gejala umum alergi?

Setiap orang memiliki tanda dan gejala alergi yang berbeda. Begitu pula dengan si Kecil. Meski begitu, ada tanda dan gejala umum alergi yang bisa Moms waspadai, seperti:

  • Bersin-bersin
  • Batuk-batuk
  • Suara serak
  • Sakit perut
  • Hidung dan tenggorokan gatal
  • Hidung tersumbat
  • Sulit bernapas
  • Muntah-muntah
  • Diare
  • Mata gatal, berair, atau bengkak
  • Gatal-gatal
  • Kulit bengkak
  • Pingsan

Bagaimana cara mengatasi alergi pada anak?

Tidak ada obat yang dapat benar-benar menyembuhkan alergi. Yang bisa Moms lakukan hanyalah menjauhkan si Kecil dari sumber alergi dan membantu meringankan gejala alergi si Kecil. Berikan pula pengertian kepada si Kecil mengenai alergi dan reaksinya sehingga si Kecil bisa menghindarinya atau meminta tolong kepada orang dewasa. Beritahukan juga kepada anggota keluarga, pengasuh, guru, dan orang tua teman si Kecil sehingga mereka juga bisa menjaganya dari paparan alergen. Periksakan si Kecil ke dokter agar dia mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter mungkin akan memberikan obat-obatan, semprotan hidung, obat tetes mata, hingga suntikan alergi untuk menurunkan kepekaan si Kecil terhadap alergen.

Selain hal-hal di atas, berikut ini langkah-langkah yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi alergi pada si Kecil:

1.    Hindarkan si Kecil dari makanan mengandung alergen

Jika si Kecil alergi makanan tertentu, hindarkan si Kecil sepenuhnya dari makanan mengandung alergen tersebut. Ini bisa menjadi hal yang sulit karena alergen bisa ditemukan di banyak makanan dan produk tak terduga. Maka, selalu baca label untuk mengetahui apakah makanan kemasan yang akan Moms berikan kepada si Kecil mengandung alergen atau tidak. Menurut Mayo Clinic, 8 makanan berikut berkontribusi hingga 90% alergi makanan:

  • Susu
  • Telur
  • Kacang-kacangan
  • Kacang pohon seperti kacang mete, almond, dan kenari
  • Ikan seperti ikan cod, bass, dan flounder,
  • Makanan laut seperti kepiting, lobster, udang, dan kerang
  • Kedelai
  • Gandum

2.    Hindarkan si Kecil dari kontak dengan hewan peliharaan

Jika si Kecil alergi bulu binatang, hal terbaik yang dapat Moms lakukan adalah melarang dia untuk melakukan kontak langsung dengan hewan peliharaan. Selain bulu hewan, sel kulit mati, urin, hingga air liur juga dapat memicu gejala alergi.

3.    Pakaikan pakaian yang menutup kulit saat si Kecil di luar rumah

Gesekan dengan benda asing dapat memicu alergi kulit. Pada kasus alergi karena rumput, misalnya, dokter mungkin menyarankan agar si Kecil memakai celana panjang dan kaos kaki di luar rumah.

4.    Manfaatkan herbal untuk meredakan gejala alergi

Pengobatan alami dengan menggunakan herbal dapat meredakan berbagai gejala alergi. Untuk alergi kulit, misalnya, Moms dapat mengoleskan gel aloe vera atau krim calendula ke kulit si Kecil. Tetapi ingat, sebelum menggunakan produk herbal apa pun, selalu konsultasikan dengan dokter anak, ya, Moms.

5.    Pasang air purifier untuk membersihkan udara

Salah satu penyebab alergi adalah udara yang kotor. Agar lingkungan rumah nyaman terbebas dari udara yang memicu alergi, Moms dapat memanfaatkan air purifier. DREW Pure 1 memiliki filter HEPA 13 yang mampu membersihkan udara hingga 99,97%. Kotoran-kotoran udara seperti debu, serbuk sari, bakteri, bulu binatang, jamur, aerosol, hingga virus difilter. Kemudian, air purifier akan mendistribusikan udara yang murni ke ruangan.

Tidak hanya itu, DREW Pure 1 juga mempunyai sejumlah fitur unggulan sebagai berikut:

  • Sinar UV-C germicidal internal yang mampu mensterilkan udara dari alergen, kuman, bakteri, dan virus
  • Ambient night light yang dapat menciptakan suasana relaks sehingga mengurangi stres dan memperbaiki kualitas tidur
  • Sejumlah fitur unggulan lainnya seperti timer adjustment, sleep mode, multiple fan speed options, dan low electricity consumption

Jangan tunda-tunda memeriksakan si Kecil ke dokter jika dia menunjukkan tanda-tanda alergi. Pasalnya, alergi bisa menjadi tanda dari sebuah penyakit yang lebih serius.

 

Referensi: DREW, Healthline, Kids’ Health

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

513 Drew Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Efektif Cegah Ruam Popok di Masa Pandemi

Apakah Moms merasa kaget dan khawatir ketika pertama kali mendapati kulit pantat si Kecil merah-....

Memompa ASI Tanpa Rasa Sakit dengan Dr. Brown’s Silicone Breastpump

Moms kesulitan dalam memompa ASI? Tenang, Moms tidak sendirian. Banyak busui, baik new Moms maupun