Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kesalahan dalam Relaktasi Mandiri

FEEDING  |  OTHERS  |  10 Nov '18


Relaktasi adalah kegiatan menyusui kembali setelah si Ibu beberapa saat tidak menyusui bayinya secara langsung. Sebenarnya saat relaktasi, kita tidak harus dibimbing oleh seorang konselor laktasi secara langsung. Bisa juga kita lakukan secara mandiri di rumah. Lalu mengapa banyak yang melakukan relaktasi mandiri dan gagal? Saat relaktasi mandiri, banyak Moms tidak membenahi dirinya sendiri terlebih dahulu, tetapi lebih fokus membenahi bayinya. Mari kita kupas sekilas kesalahan dalam relaktasi mandiri yang terkadang tidak disadari oleh Ibu.

Kesalahan dalam Relaktasi Mandiri

  • Jika tidak dihisap oleh bayi, maka produksi ASI akan mengalami penurunan dan nantinya produksi ASI akan mengering. Hal seperti inilah yang kerap kali menjadi tujuan utama saat relaktasi. Padahal tanpa disadari, pemikiran yang terekam di alam bawah sadar tersebut menyebabkan Ibu secara tidak sadar memaksa bayi untuk segera menyusu. Coba kita pikirkan kembali, apakah sebenarnya tujuan menyusui? Bukankah menyusui merupakan wujud tindakan cinta kasih Ibu kepada bayinya?

  • Sounding yang salah. Banyak Moms beranggapan bahwa sounding adalah mengajak bayi untuk menyusu secara berulang-ulang, tanpa memperhatikan kondisi bayi. Sering kali saat dilatih untuk menyusu kembali, bayi akan menangis. Pada kondisi bayi menangis, Moms tetap melatih bayi untuk menyusu lagi. Padahal jika dilakukan secara terus menerus, hal ini akan membuat bayi menjadi takut dan yang terekam pada ingatan bayi adalah, menyusu bukanlah kegiatan yang menyenangkan tetapi kegiatan yang sangat menakutkan. Sounding yang tepat adalah melatih bayi menyusu kembali tanpa adanya pemaksaan. Jadi saat bayi menangis, sebaiknya tenangkan bayi terlebih dahulu, misalnya mengajaknya bercanda atau bermain. Baru setelah bayi tenang, Moms melatih kembali bayi untuk menyusu pada payudara Moms.

  • Memutar kepala bayi, agar bayi kembali melihat payudara Ibu. Saat bayi menangis ketika hendak kita latih menyusu, terkadang kepalanya beralih dari payudara. Moms terkadang memutar kepala bayi, agar menghadap ke payudara lagi, tetapi hal yang terekam pada ingatan bayi, menyusu adalah sesuatu yang menakutkan karena dalam menyusui terjadi tindakan-tindakan yang tidak disukai oleh bayi, seperti diputar kepalanya. Coba bayangkan, bagaimana jika Moms dipaksa melakukan hal yang tidak disukai? Tentu akan semakin takut dan depresi bukan?

Bayi dapat mengingat dengan cepat tindakan dan sentuhan yang dia rasakan. Karena itu, banyak konselor laktasi yang menganjurkan untuk sering melakukan skin to skin saat relaktasi. Mengapa skin to skin? Sentuhan adalah bahasa yang dipahami oleh bayi. Dengan sentuhan, Moms dapat berkomunikasi lebih mudah dengan bayi. Beberapa bayi yang bingung puting, sebenarnya disebabkan oleh kondisi sentuhan Moms yang tidak disadari membuat bayi tersebut menjadi takut. Mari kita lihat sekilas, mengapa dot lebih nyaman bagi bayi.

Mengapa dot lebih nyaman bagi bayi?

  1. Dot selalu berisi air susu. Di mana rata-rata Ibu yang melakukan relaktasi, biasanya mengalami penurunan produksi ASI. Jadi terkadang bayi lebih menyukai dot, karena ketika diisap akan mengalirkan air susu yang dibutuhkan bayi. Sedangkan terkadang ketika bayi mengisap payudara Ibu, bayi tidak menemukan ASI.

  2. Dot tidak memaksa bayi, dot tidak pernah memaksa bayi untuk mengisapnya. Dot dengan tenang masuk ke mulut bayi. Para Ibu bahkan terkadang membeli dot dengan merek tertentu yang bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi sang buah hati.

  3. Ketika kepala bayi beralih sedikit, dot mengikuti arah mulut bayi. Saat kepala bayi beralih, Moms tentu akan mengalihkan posisi dot mengikuti kepala bayi, bukan? Berbeda dengan cara relaktasi yang salah, di mana Ibu memutar kepala bayi untuk mengikuti payudara Ibu.

Jadi apa yang sebaiknya dilakukan pertama kali saat relaktasi mandiri? Yang sebaiknya dilakukan adalah, membenahi pemikiran saat hendak relaktasi. Pikirkan bahwa relaktasi itu bentuk cinta, dan bukan sekadar masalah penurunan produksi ASI. Jika Moms dapat berpikir demikian, maka Moms akan melihat kondisi-kondisi yang tepat, kapan sebaiknya bayi dilatih untuk menyusu pada payudara. Kemudian perbanyaklah skin to skin, sentuhan adalah bahasa bayi untuk mengetahui bahwa Ibu mencintainya. Bangun kepercayaan bayi pada Moms melalui skin to skin, agar bayi percaya bahwa saat dia tidak mau menyusu, tidak akan ada pemaksaan yang akan Ibu lakukan.

Skin to skin bisa dilakukan dengan cara memijat bayi sebelum mandi, mengelus kepalanya, menggendong bayi sesering mungkin, mengelus punggungnya, mencium, atau mengajak bayi bercanda. Intinya kegiatan yang banyak bersentuhan fisik dengan bayi, sering-seringlah dilakukan. Jika hal-hal ini bisa diterapkan dengan baik, maka relaktasi mandiri sebenarnya bukan hal yang sulit, bukan?

Semoga bermanfaat.

By: Ivone Sutanto

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2678 Ivone Sutanto

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bolu Sarang Semut 2 Telur

Selain hemat bahan, resep cemilan ini juga bisa dinikmati oleh para orang tua sekaligus anak loh Moms!

Tips Mudik Nyaman untuk Moms Yang Menjalankan Pumping

Menyiapkan stock ASIP untuk keperluan travelling tentunya sangat diperlukan bagi para Moms, apa saja yang harus disiapkan?

Brokoli Goreng Tepung

Apakah si Kecil tidak suka memakan sayuran terutama brokoli Moms? Yuk, coba variasikan melalui resep berikut!

Jangan Panik, Ini Dia Cara Mengatasi Bayi Tersedak ASI

Saat si Kecil sedang menyusu, risiko tersedak cukup besar karena dia masih belum dapat mengatur organ pencernaannya dengan optimal.

Bayi Rewel saat Menyusu, Kenapa Ya?

Tahukah Moms bahwa ternyata ada banyak faktor kenapa bayi masih rewel saat menyusu? Yuk simak ulasan berikut.

Bagaimana Mengajarkan Anak Minum dengan Sedotan?

Secara perlahan si Kecil harus diajarkan untuk minum menggunakan sedotan. Bagaimana caranya?

Oatmeal with Red Sauce

Tidak ada waktu banyak untuk menyiapkan sarapan si Kecil? Yuk buat sarapan simple namun tetap sehat

Roti Pisang Keju Kukus 12 M+

Bingung buat menu sarapan si Kecil? Yuk Moms coba resep dari Mom Rika untuk menu sarapan si Kecil

Tips Menaikkan Berat Badan Bayi dengan ASI Ekslusif

Bayi Moms memiliki berat badan di bawah rata-rata? Berikut ini adalah tips menaikkan berat badan bayi.

Hindari BPA pada Botol Susu Anak

BPA diketahui bisa menyebabkan gangguan otak dan fungsi tiroid, obesitas, penyakit jantung, gangguan imunitas, pubertas dini, bahkan kanker. [...]

Pentingnya Pumping Selama Travelling

Saat Moms travelling, sangat penting untuk tetap melakukan pumping demi mencukupi kebutuhan ASI si Kecil. Simak tips mempermudah proses pumping [...]

Menyusui Tidak Mencegah Alergi?

Menyusui tidak dapat melindungi si Kecil terhadap alergi. Sebaliknya ASI menyebabkan Alergi. Mengapa?

Manfaat Kurma Sebagai MPASI

Kurma merupakan salah satu pilihan cemilan terbaik untuk Si Kecil. Yuk, simak apa saja manfaat tersimpan dalam kurma berikut ini.

Berbagi Tips Menjalankan Puasa Ramadhan Bagi Bumil dan Busui

Puasa Ramadhan telah tiba, kali ini Dr.Nurul yang adalah seorang ibu ingin berbagi tips untuk bumil dan busui dalam berpuasa. Yuk, disimak.

Puasa Ibu Menyusui Wajib Atau Tidak?

Ibu menyusui sebaiknya menjalankan ibadah puasa atau tidak ya? Untuk ulasan lebih lanjut, mari simak yang berikut ini.

Praktisnya Sterilisasi Botol Saat Traveling

Pernahkah Moms merasa bingung perlengkapan apa saja yang perlu dibawa? Mari simak yang berikut ini.

Jangan Hiraukan Vitamin Penting Untuk Ibu Menyusui Ini!

Kandungan vitamin penting apa saja yang dibutuhkan oleh Moms menyusui? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Calon Ayah Hindari Makanan Ini

Jika Anda dan suami anda ingin segera untuk memiliki momongan, ada beberapa asupan yang harus di hindari. Mari simak yang berikut ini.

Mencegah Nyeri Puting Saat Menyusui

Sore nipples atau nyeri pada puting merupakan masalah umum menyusui. Lantas bagaimana cara mengatasi dan mencegah hal ini terjadi? Yuk simak [...]

Efek Buruk Balita Konsumsi Kopi

Adakah manfaat yang baik dari kopi jika dikonsumsi oleh balita? Apakah balita boleh mengkonsumsi kopi? Apakah kopi baik untuk balita? Mari [...]