Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Keputihan dan Turun Rahim Pasca Melahirkan

HEALTH TIPS  |  17 Oct '17


Selain rambut yang rontok parah, efek lainnya yang sangat saya rasakan pasca melahirkan Eegan adalah keputihan! Keputihan saya jadi banyak dan bahkan berwarna agak kehijauan (tidak gatal atau berbau). Tapi cukup mengganggu aktivitas saya, saya sampai harus mengganti celana dalam sebanyak 5 kali sehari.

Karena ini sudah cukup mengganggu, saya pun mencoba untuk mengkonsultasikannya ke dokter. Dan diagnosanya adalah masih dalam taraf normal tapi memang terlihat banyak bakteri. Saya pun diresepkan antibiotik dan dipakaikan obat dari "bawah". Tapi karena saya ini lahiran normal jadi udah ga terlalu risih ya moms hehe

Seminggu dari itu, keputihan saya tetap tidak ada perubahan. Saya pun kembali lagi konsultasi ke dokter kandungan yang berbeda. Kembali saya diresepksn antibiotik. Namun, hasilnya tetap sama. Tidak ada perubahan.

Dari sini, ya sudah saya agak pasrah. Sampai akhirnya ketika saya memanggil ibu urut untuk urut badan bulanan, saya iseng tanya soak keputihan. Eh ternyata menurut ybs, kalau turun rahim pun bisa menyebabkan keputihan. Akhirnya dia cek dan bener, rahim saya agak turun. Kemudian ibu itu coba naikin rahim saya alias "dandanin" kalau bahasanya si ibu.

Beberapa hari dari rahim saya didandanin, saya melihat perkembangan. Keputihan saya jauh berkurang. Bisa dibilang sekarang saya ga perlu lagi ganti celana dalam hingga 5 kali, cukup 2 kali saat mandi.  Dengan pengalaman ini, saya punya beberapa saran dan tips untuk moms yang mungkin mengalami hal yang sama :

  • Tetap konsultasikan ke dokter, karena penyebab keputihan itu tidak semuanya karena turun rahim
  • Jika melalui dokter tidak ada perubahan, bagi yang lahiran normal bisa coba cek ke bidan urut lahiran. Saya sarankan pilih yang beneran bisa urut rahim ya moms, jangan sampe sembarangan karena kalau salah urut justru bisa menimbulkan masalah baru
  • Cuci celana dalam hingga bersih. Biasa saya akan rendam dahulu celana dalam saya dalam air sabun selama setengah hari sebelum mencucinya (karena biasanya bekas lendir keputihan itu susah dibersihkan walaupun disikat kuat). Dengan merendamnya dalam waktu yang lama, maka lendir itu akan lepas sendiri. Kemudian bilas hingga benar-benar bersih
  • Hindari pemakaian pantyliner karena justru akan semakin melembabkan dan memperparah keputihan

Semoga bermanfaat!

By: Marlisa Tenggara 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

3955 Marlisa tenggara

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Perlukah Memberikan Kopi pada Bayi untuk Mencegah Step?

Mitos atau fakta pemberian kopi pada bayi dapat mencegah munculnya step?

Makanan Ber-Kafein Menyebabkan ASI Berkurang?

Apakah Moms pecinta cokelat, teh, atau kopi? Ketiga minuman itu mengandung kafein yang dapat mempengaruhi supply ASI.

Menyusui Di Usia 40 Tahun, Mungkinkah?

Di Usia 20-an, Moms pasti punya energi dan produksi ASI yang banyak untuk si Kecil. Lalu, mungkinkah Moms tetap menyusui di usia 40 tahun?

Anak Tidak Mau Sikat Gigi? Mungkin Ini Penyebabnya!

Terdapat beberapa penyebab si Kecil tidak mau sikat gigi. Apa sajakah itu? Mari kita ketahui alasannya.

Pertolongan Pertama Saat Kepala Bayi Terbentur

Kepala Si Kecil terbentur? Berikut cara-cara pertolongan pertama pada kepala anak terbentur yang harus Moms pahami.

5 Tips Lebaran Sehat bagi Ibu Hamil

Menjelang lebaran, berbagai hidangan khas menghiasi meja makan. Namun, Mom harus tetap menjaga kesehatan kandungan.

Apa Dampak Puasa Bagi Ibu Hamil?

Ternyata puasa juga bisa mendatangkan dampak positif bagi ibu hamil, apa sajakah itu? Mari kita simak di artikel berikut.

Rekomendasi Jenis Makanan Ibu Hamil Saat Puasa

Saat menjalani ibadah puasa, ibu hamil harus lebih berhati-hati dalam memilih makanan, tentunya pola makan sehat harus diterapkan.

Cara Pintar Mengatasi Insect Bite Pada Anak

Anak kecil kerapa menjadi sasaran empuk terkena insect bite. Berbahayakah jika tidak ditangani segera dan bagaimana cara mencegahnya?

Amankah Vaksin Bagi Anak?

Banyaknya isu pro kontra yang terjadi terkait pemberian vaksin menjadikan sebagian orangtua bingung. Untuk lebih jelas mari simak yang berikut ini.

Jangan Biarkan Kepala Peyang Merusak Masa Depan Anak

Tahukah Moms and Dads bahwa salah memilih bantal berdampak fatal, bahkan bisa mengakibatkan kehancuran masa depannya hingga kematian pada bayi? [...]

Kenapa Vaksin MR Penting?

Apa yang menyebabkan vaksin MR perlu dan penting untuk dilakukan? Apa yang akan terjadi jika tidak melakukan vaksin MR ? Mari, simak yang berikut ini.

Vaksin HPV Pencegahan Terbaik Untuk Kanker Serviks

Tahukah anda, kanker serviks terbukti menjadi penyebab kedua terbesar kematian wanita di Indonesia. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk [...]

Merawat Gigi Anak

Perawatan gigi merupakan hal yang sangat penting dilakukan sejak dini. Agar kebiasaan ini dapat tetanam sampai dewasa.

Mencegah Radang Otak Pada Anak

Radang otak atau Ensefalitis dapat terjadi pada balita. Apa penyebabnya? Bagaimana mencegahnya? Mari simak berikut ini.

Dampak Fatal Salah Memilih Bantal Bayi

Tahukah Moms and Dads bahwa salah memilih bantal berdampak fatal, bahkan bisa mengakibatkan kematian pada bayi. Mari simak berikut ini.

Fase Tengkurap Bayi

Umur berapa sebaiknya bayi belajar tengkurap? Apa yang kita bisa lakukan untuk membantu anak belajar tengkurap?

Resiko ISK Pada Bayi Tidak Sunat

Tahukah anda resiko ISK mengintari Si Kecil akibat tidak melakukan sunat. Apakah ISK tersebut dan bagaimana solusi penanganannya?

Penyebab dan Pengobatan Dermatitis Atopik pada Bayi

Pernakah anda mendengar penyakit dermatitis atopik pada bayi ? Berbahayakah jika Si Kecil menderita penyakit ini? Bagaimana penangan yang harus [...]

Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Difteri

Akhir-akhir ini di Indonesia sedang marah dengan wabah difteri. Yuk pelajari bersama sehingga kita dapat menghindarkan Si Kecil dari penyakit [...]