Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Keputihan Saat Hamil 7 Bulan, Normalkah?

HEALTH TIPS  |  PREGNANCY  |  22 Sep '18

Pada saat hamil, perubahan tubuh terjadi secara signifikan di dalam tubuh Moms. Bahkan keaktifan sistem imun pun jadi berkurang agar tubuh mudah beradaptasi dengan kehadiran si Kecil. Sehingga, tidak heran kalau Moms jadi mudah terserang penyakit, salah satunya adalah keputihan saat hamil 7 bulan. Lalu, apakah ini merupakan hal yang wajar?

Apakah Wajar Keputihan Saat Hamil 7 Bulan?

Keputihan merupakan siklus alami tubuh untuk melindungi dan membersihkan vagina agar tidak terjadi infeksi serta iritasi. Bahkan saat hamil pun, keputihan juga bisa saja terjadi.

Lendir yang diproduksi dalam sebuah kelenjar di dalam serviks dan vagina ini nantinya akan keluar sambil membawa sel-sel kulit mati supaya organ intim tetap bersih. Normalnya, keputihan akan berwarna putih susu, bening dan tidak berbau. Moms juga tidak mengalami rasa gatal atau perih di area vagina.

Jadi, keputihan selama hamil 7 bulan itu sebenarnya bukan suatu masalah. Namun, jenis keputihan yang tidak normal perlu diwaspadai. Misalnya warnanya coklat berisi darah, disertai nyeri, berwarna kuning, hijau atau diiringi buih. Jika tanda-tanda ini terjadi, Moms wajib memeriksakan diri ke dokter. Beberapa kemungkinan yang terjadi bisa karena infeksi jamur atau bakteri, atau sejumlah penyakit seperti klamidia atau gonore.

Di samping itu, penyebab keputihan ini juga dikarenakan aktivitas hormonal selama masa kehamilan dan meningkatkan produksi sekret vagina berlebihan.

Bagaimana agar Kondisi Janin dan Organ Intim Tetap Sehat?

Meskipun keputihan (normal) sering terjadi pada ibu hamil, Moms tetap wajib menjaga kesehatan dan kebersihan. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Moms lakukan agar tidak terjadi iritasi dan infeksi.

  • Bersihkan vagina dengan benar. Basuh dengan air biasa dari depan ke belakang dengan air bersih. Hal ini bertujuan agar bakteri dari anus tidak masuk ke vagina.
  • Pakai celana dalam dari bahan yang ramah, misalnya katun. Ini berguna untuk menyerap kelembapan dan menghindarkan Moms dari jamur. Gantilah celana dalam secara teratur.
  • Moms sebaiknya menjaga organ intim tetap kering dan bersih agar keputihan tidak bertambah parah.
  • Saat selesai buang air kecil atau besar, lap organ intim dengan handuk atau saputangan bersih setelah dibasuh.

Selama tanda keputihan masih normal, Moms tidak perlu khawatir!

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

257 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories