Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kenapa sih Perlu Mengukur Lingkar Kepala si Kecil Setiap Bulan?

BABY  |  BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  31 Mar '21


Mengukur lingkar kepala merupakan bagian penting dari pemeriksaan rutin bayi. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan bahwa pemantauan ukuran lingkar kepala dan ubun-ubun besar adalah indikator pertumbuhan anak yang mencerminkan ukuran dan pertumbuhan otak. Rutin mengukur lingkar kepala, menurut rekomendasi American Academy of Pediatrics, sebaiknya dilakukan sejak lahir hingga usia 2 tahun.

Pertumbuhan lingkar kepala menunjukkan perkembangan otak bayi

Tonggak pertumbuhan kepala bayi merupakan pedoman yang bisa menjadi indikator awal kesehatan si Kecil. Pasalnya, jika hasil pengukuran menunjukkan abnormalitas, si Kecil perlu diperiksa lebih lanjut apakah ada gangguan pertumbuhan serius sehingga dapat diatasi sejak dini.

Ukuran lingkar kepala yang di bawah normal bisa menjadi indikasi cerebral palsy (lumpuh otak), kelainan saraf otak yang menyebabkan gangguan pada gerakan dan koordinasi tubuh. Sementara itu, ukuran lingkar kepala bayi yang di atas normal bisa menjadi indikasi hidrosefalus, kelainan karena adanya kelebihan cairan di dalam otak yang dapat menyebabkan kerusakan otak.

Selain lingkar kepala, ukuran ubun-ubun pun juga perlu diperhatikan. Ubun-ubun besar sekitar 90-95% akan menutup pada usia 19-24 bulan. Apabila ubun-ubun besar sudah menutup sebelum usia tersebut, kondisi itu disebut Craniosynostosis. Tanda adanya gangguan ini salah satunya adalah lingkar kepala kecil. Karena ubun-ubun sudah menutup, sel-sel otak tidak mempunyai ruang untuk berkembang. Akibatnya, pertumbuhan otak si Kecil menjadi tidak maksimal.

Jika gangguan kesehatan tersebut tidak segera diatasi, kualitas hidup si Kecil nantinya bisa terganggu. Saat dia tumbuh dewasa nanti, dia bisa mengalami masalah-masalah seperti keterlambatan perkembangan, kesulitan belajar, dan gangguan keseimbangan dan koordinasi tubuh.

Bagaimana cara mengukur lingkar kepala bayi?

Dokter atau perawat akan memasang pita pengukur fleksibel di bagian lingkar kepala si Kecil yang paling besar yaitu tepat di atas alis dan telinga dan di sektiar bagian belakang kepala yang miring secara mencolok dari leher. Hasil pengukuran setiap pemeriksaan rutin dicatat untuk melacak pertumbuhan si Kecil.

Perlu diketahui, bayi yang lahir prematur memiliki metode penghitungan khusus untuk menentukan apakah ukuran lingkar kepalanya normal atau tidak. Karena itulah, Moms perlu membawa si Kecil periksa secara rutin ke dokter sehingga apabila terdeteksi ada gangguan kesehatan bisa ditangani dengan tepat.

Berapa lingkar kepala bayi yang normal?

Bayi baru lahir yang cukup bulan memiliki rata-rata lingkar kepala sekitar 35 cm. Tergantung jenis kelamin dan usia bayi, pertambahan ukuran lingkar kepala bayi normal berbeda-beda pada setiap bayi.

Ukuran lingkar kepala normal untuk bayi perempuan adalah sebagai berikut:

 

Usia 0-3 bulan: 34-39,5 cm

Bayi perempuan berusia 3 bulan yang memiliki lingkar kepala lebih kecil daripada 38 cm atau lebih besar daripada 41 cm bisa memiliki masalah kesehatan.

Usia 3-6 bulan: 39,5-42 cm

Bayi perempuan berusia 6 bulan yang memiliki lingkar kepala lebih kecil daripada 41 cm atau lebih besar daripada 43,5 cm bisa memiliki masalah kesehatan.

Usia 6-12 bulan: 42-45 cm

Bayi perempuan berusia 12 bulan yang memiliki lingkar kepala lebih kecil daripada 44,5 cm atau lebih besar daripada 46 cm bisa memiliki masalah kesehatan.

Sementara itu, ukuran lingkar kepala normal untuk bayi laki-laki adalah sebagai berikut:

 

Usia 0-3 bulan: 34,5-40,5 cm

Bayi laki-laki berusia 3 bulan yang memiliki lingkar kepala lebih kecil daripada 39,5 cm atau lebih besar daripada 42 cm bisa memiliki masalah kesehatan.

Usia 3-6 bulan: 40,5-43 cm

Bayi laki-laki berusia 6 bulan yang memiliki lingkar kepala lebih kecil daripada 42 cm atau lebih besar daripada 45 cm bisa memiliki masalah kesehatan.

Usia 6-12 bulan: 43-46 cm

Bayi laki-laki berusia 12 bulan yang memiliki lingkar kepala lebih kecil daripada 45 cm atau lebih besar daripada 49,5 cm bisa memiliki masalah kesehatan.

Bagaimana cara melindungi dan merawat kepala si Kecil?

Setelah mengetahui betapa pentingnya lingkar kepala bayi yang normal terhadap tumbuh kembang si Kecil, Moms tentu ingin melindungi dan merawat kepala si Kecil agar selalu tumbuh sesuai tonggak pertumbuhan normal. Masalah kesehatan si Kecil, terutama yang berhubungan dengan lingkar kepala dan pertumbuhan otak, ternyata bisa dihindari sejak dini, Moms! Berikut ini kiat-kiatnya:

1. Mendapatkan perawatan prenatal yang tepat

Faktor genetik adalah salah satu faktor penyebab ketidaknormalan ukuran lingkar kepala. Dengan melakukan perawatan prenatal yang tepat dan rutin, Moms bisa lebih nyaman dalam merencanakan kehamilan dan menjalani masa kehamilan.

2. Menghindari merokok, alkohol, dan narkoba selama hamil

Di samping mendapatkan asupan nutrisi dan vitamin serta olahraga teratur, ibu hamil perlu menghindari konsumsi alkohol dan narkoba serta merokok. Jauhi gaya hidup tidak sehat karena kesehatan Moms selama masa kehamilan sangat memengaruhi kondisi janin dalam kandungan.

3. Memberikan asupan nutrisi yang tepat pada si Kecil

Selama masa tumbuh kembangnya, pastikan si Kecil mendapatkan asupan nutrisi dan kalori cukup. Usahakan si Kecil minum ASI eksklusif selama 6 bulan dan bila mampu teruskan hingga 2 tahun. Setelah 6 bulan, berikan asupan nutrisi tambahan yaitu MPASI. Variasikan jenis makanan agar buah hati mendapatkan gizi maksimal dan berimbang. Sesuaikan dengan kebutuhan si Kecil, ya, Moms.

4. Memasangkan Baby Head Cushion sebagai langkah preventif mencegah kepala si Kecil terbentur

 

Pada usia 5 bulan, seorang bayi biasanya menunjukkan tanda-tanda belajar duduk sendiri. Moms perlu mewaspadai keamanan si Kecil agar tidak jatuh dari posisi duduk. Saat dia duduk bermain, pasangkan Baby Head Cushion di punggungnya untuk melindungi dan merawat kepala dan punggung si Kecil. Hal ini penting karena seorang bayi tidak serta merta memiliki kontrol keseimbangan dan kelenturan yang diperlukan untuk duduk tegak sempurna.

Babycare Head Cushion Backpack merupakan bantal kepala yang dilengkapi anti slip strap sehingga cocok untuk bayi yang aktif beraktivitas. Strap dapat disesuaikan dengan badannya sehingga aman. Ukuran cushion-nya juga pas sehingga kepala dan punggungnya sepenuhnya terlindungi. Material Babycare Head Cushion Backpack terbuat dari bahan 3D Cotton yang tebal dan padat namun tetap bisa membal. Si Kecil tidak akan merasa risih atau sakit meski memakai bantal ini saat beraktivitas. Bahan yang menjadi cover dari bantal kepala ini bersifat dingin dan memiliki sirkulasi udara baik. Si Kecil pun tetap merasa sejuk dan nyaman saat memakai bantal ini meski udara sekitar panas.

 

Yuk, Moms, rutin memeriksakan si Kecil ke dokter termasuk mengukur lingkar kepala untuk mengetahui sejauh mana tumbuh kembangnya. Lakukan langkah-langkah preventif termasuk memberikan head cushion backpack sebagai pelindung kepala dan punggung si Kecil.

Referensi: Alo Dokter, Babycenter, IDAI, Healthline, Kompas, NCBI

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

4769 Babycare Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Gampang Menyapih Si Kecil

Cepat atau lambat, Moms perlu menyapih si Kecil dari minum susu. Tidak ada pendekatan universal