Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kenapa Si Kecil Demam Setelah Imunisasi?

HEALTH TIPS  |  26 Apr '18


Salah satu hal yang mungkin saja paling ditakutkan oleh para orangtua setelah Si Kecil menerima imunisasi yaitu ketika suhu tubuhnya naik atau mengalami demam setelah imunisasi. Bahkan ada beberapa kasus yang menyebutkan, bahwa ada beberapa orang tua yang enggan untuk membawa kembali anaknya untuk imunisasi karena hal tersebut. Hal ini bukannya baik untuk anak, melainkan akan membuatnya mudah terserang berbagai jenis penyakit tertentu.

Sebenarnya suhu tubuh Si Kecil naik/demam setelah imunisasi merupakan salah satu respon tubuh yang normal terjadi. Ketika ia demam setelah imunisasi, Anda tidak perlu khawatir, karena umumnya demam setelah imunisasi merupakan hal wajar dan bisa dengan mudah diatasi.

Imunisasi adalah salah satu cara yang bisa digunakan untuk melindungi tubuh Si Kecil dari berbagai macam serangan penyakit yang berbahaya sebelum penyakit tersebut itu melakukan kontak langsung dengan tubuhnya. Imunisasi sendiri memiliki manfaat yang sangat baik untuk pertahanan tubuh si kecil. Di sini imunisasi akan memanfaatkan bentuk mekanisme pertahanan tubuh alami anak, yakni sistem imun untuk membentuk suatu pertahanan yang berguna melawan terjaidnya infeksi virus atau bakteri.

Ketika Si Kecil menerima imunisasi, vaksin akan dimasukkan ke dalam tubuhnya yang sudah dijinakkan terlebih dahulu. Setelah itu, tubuh Si Kecil akan memproduksi suatu respon imun di mana caranya sama ketika tubuhnya tengah terserang penyakit, namun kondisi tubuh tidak akan menunjukkan gejala penyakit tersebut. Ketika tubuhnya terpapar oleh penyakit yang sama di kemudian hari, maka sistem imunnya mampu mencegah penularan penyakit tersebut berkembang di dalam tubuhnya.

Apa yang harus dilakukan jika anak demam setelah imunisasi?

Biasanya suhu tubuh Si Kecil akan naik sekitar 37,5 °C setelah ia memperoleh imunisasi. Anda bisa dengan mudah mengatasi demam pada anak setelah imunisasi.

Bagi anak-anak yang masih menerima ASI, maka cara terbaik untuk mengatasi demam tersebut yaitu dengan sering memberikannya ASI ketika mereka demam. Anda juga bisa mengompres Si Kecil yang tengah demam dengan menggunakan air hangat sebagai salah satu cara yang dilakukan guna menurunkan suhu tubuhnya. Anda bisa mengompres Si Kecil di bagian lengan atau bahkan paha di bekas suntukkan imunisasi. Mom juga bisa memberikan pakaian yang tipis kepada buah hati Anda agar ia merasa nyaman, namun pastikan juga ia tidak kedinginan.

Kapan Mom harus waspada?

Jika cara yang disebutkan di atas masih belum bisa meredakan demam yang dialami Si Kecil, maka Anda bisa memberikannya obat penurun panas seperti paracetamol atau bahkan ibuprofen dengan dosis serta waktu yang tepat sesuai anjuran dokter. Mom sebaiknya segera bawa anak ke dokter jika ia mulai menunjukkan suatu gejala yang lebih berat, misalkan seperti demam parah, kejang-kejang atau bahkan muntah-muntah.

Bagaimanapun juga, imunisasi yang diberikan kepada buah hati Anda memiliki tujuan yang baik, yaitu untuk melindungi kesehatan tubuhnya dari serangan penyakit yang berbahaya.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1041 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.