Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kenali Komponen Tepat MPASI, Jauhkan Stunting!

BABY  |  FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  13 Oct '19


Si Kecil akan mulai MPASI sesaat lagi? Atau sedang di fase MPASI? Yuk kenali komponen MPASI yang tepat untuk si Kecil agar bisa memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizinya. Melalui komponen MPASI yang tepat, maka akan berpengaruh pada status gizi anak dan menurunkan potensi stunting loh Moms.

Jadi, apa saja ya komponen yang tepat untuk MPASI?

1. Karbohidrat
Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh Moms. Nah di Indonesia, karbohidrat yang biasa dikonsumsi adalah nasi. Walaupun demikian, karbohidrat itu tidak melulu hanya nasi ya Moms. Jika si Kecil tidak menyukai nasi, Moms bisa gunakan kentang, umbi-umbian, pasta, roti, biji-bijian, gandum, mie, misua, jagung, dan tepung. Asupan karbohidrat menjadi wajib adanya karena jika tubuh kekurangan karbohidrat, maka akan menggunakan protein sebagai sumber energi. Padahal protein memiliki fungsi lain yang tidak kalah pentingnya untuk tubuh Moms.

2. Protein
Protein, terbagi menjadi dua jenis yaitu protein hewani dan protein nabati. Namun, usahakan untuk utamakan protein hewani ya Moms. Hal ini dikarenakan protein hewani mengandung asam amino guna mendukung pertumbuhan tulang dan kecerdasan si Kecil. Protein hewani bisa didapatkan dari daging sapi, ayam, kambing, bebek, babi, ikan air tawar, seafood dan lain-lain. Pada protein nabati juga sebenarnya mengandung asam amino, hanya saja kandungannya rendah dan tidak kompleks serta tidak setinggi pada protein hewani. Protein nabati yang bisa Moms gunakan yaitu tahu, tempe, kacang hijau, kacang merah, dan lain sebagainya.

3. Lemak
Lemak adalah komponen yang tak kalah pentingnya juga loh Moms. Lemak sifatnya bukan tambahan, melainkan wajib untuk digunakan di setiap makanan si Kecil. Hal ini dikarenakan lemak sangat baik untuk menunjang pertumbuhan otak si Kecil. Lemak yang bisa Moms gunakan untuk makanan si Kecil antara lain minyak goreng, butter, mentega, santan, minyak kelapa, EVOO, ELOO, atau minyak canola. Moms bisa sajikan makanan si Kecil dengan cara menggorengnya, menumis, atau minyak ditambahkan setelah masakannya jadi.

4. Sayur atau buah
Tahukah Moms bahwa pada bayi, penggunaan sayur atau buah tidak perlu terlalu banyak dan sifatnya hanya pengenalan saja? Sayur dan buah mengandung serat yang akan cepat membuat pencernaan bayi yang masih kecil mudah merasa kenyang Moms. Selain itu, beda halnya dengan orang dewasa, terlalu banyak mengonsumsi serat akan membuat si Kecil sembelit. Berikan sayur dan atau buah secukupnya saja ya Moms.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

501 Soraya Januaria

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Darurat Suplementasi Besi: Rekomendasi IDAI

Kurang lebih 40% anak Indonesia mengalami anemia defisiensi besi dan yang paling sering adalah anak di usia 6-12 bulan.

Bayi Sembelit Setelah Mulai MPASI

Ketika anakku mulai MPASI, aku sangat bersemangat untuk mencari resep-resep MPASI.

Buah Pir Ampuh Atasi Sembelit si Kecil saat Masa MPASI

Seminggu awal MPASI, Shanum sempat mengalami sembelit, dia gak BAB sampai 5 hari.