THE DAILY

Cara Menghindari Ruam Popok Cara Menghindari Ruam Popok
21 Oct '18

Handphone Bisa Menyebabkan Kelainan Azoospermia? Handphone Bisa Menyebabkan Kelainan Azoospermia?
21 Oct '18

Apa Itu Sindrom Asperger? Apa Itu Sindrom Asperger?
21 Oct '18

Cara Mengatasi Teriakan si Kecil Cara Mengatasi Teriakan si Kecil
21 Oct '18

Cara Sederhana Mencegah/Menangani Ruam Air Liur Cara Sederhana Mencegah/Menangani Ruam Air Liur
21 Oct '18

Double Protein Butter Rice Double Protein Butter Rice
21 Oct '18

Minuman Bersoda Memicu Azoospermia Minuman Bersoda Memicu Azoospermia
21 Oct '18

Wajarkah Bayi Sering Kentut? Wajarkah Bayi Sering Kentut?
21 Oct '18

Kapan si Kecil Mengerti akan Bahaya? Kapan si Kecil Mengerti akan Bahaya?
21 Oct '18

Review Diaper Cream: Pure Baby Diaper Cream Review Diaper Cream: Pure Baby Diaper Cream
21 Oct '18

Review Straw Cup Dr. Brown's Review Straw Cup Dr. Brown's
20 Oct '18

Bolehkah Minum Oralit atau Obat Diare Saat Hamil 7 Bulan? Bolehkah Minum Oralit atau Obat Diare Saat Hamil 7 Bulan?
20 Oct '18

BLW atau Responsive Feeding? BLW atau Responsive Feeding?
20 Oct '18

Bagaimana Jika si Kecil Tidak Berbicara Sedini Kakaknya? Bagaimana Jika si Kecil Tidak Berbicara Sedini Kakaknya?
20 Oct '18

Bolehkah Menyusui Anak Lebih dari Dua Tahun? Bolehkah Menyusui Anak Lebih dari Dua Tahun?
20 Oct '18

Tips agar Baby Betah Duduk di Stroller Tips agar Baby Betah Duduk di Stroller
20 Oct '18

Ciri-ciri Pria yang Mengalami Azoospermia Ciri-ciri Pria yang Mengalami Azoospermia
20 Oct '18

Tanggap SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) Tanggap SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri)
20 Oct '18

Kiat-kiat Bantu si Kecil Pahami Konsep Berbahasa Kiat-kiat Bantu si Kecil Pahami Konsep Berbahasa
20 Oct '18

MPASI Fortifikasi atau MPASI Rumahan? MPASI Fortifikasi atau MPASI Rumahan?
20 Oct '18

Apakah Bayi Perlu Suplemen Omega 3 (EPA & DHA)? Apakah Bayi Perlu Suplemen Omega 3 (EPA & DHA)?
20 Oct '18

Apakah Kopi Bisa Menyebabkan Azoospermia? Apakah Kopi Bisa Menyebabkan Azoospermia?
20 Oct '18

Daun Sirih, Penghilang Biang Keringat Bayi Daun Sirih, Penghilang Biang Keringat Bayi
20 Oct '18

Bagaimana Mengatasi Anak yang Sering Berbicara Kasar? Bagaimana Mengatasi Anak yang Sering Berbicara Kasar?
20 Oct '18

Anak Kecanduan Gadget? Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati Anak Kecanduan Gadget? Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati
20 Oct '18

Bayi Menangis Histeris Tiba-tiba Saat Tidur, Mistiskah? Bayi Menangis Histeris Tiba-tiba Saat Tidur, Mistiskah?
19 Oct '18

Benarkah Alkohol Menyebabkan Kemandulan? Benarkah Alkohol Menyebabkan Kemandulan?
19 Oct '18

Bagaimana Cara Mengajarkan Suka Berbagi Kepada Anak? Bagaimana Cara Mengajarkan Suka Berbagi Kepada Anak?
19 Oct '18

Apakah Ada Tantangan Membesarkan Anak Bilingual? Apakah Ada Tantangan Membesarkan Anak Bilingual?
19 Oct '18

Apa Saja Perubahan Metabolisme Tubuh Saat Hamil? Apa Saja Perubahan Metabolisme Tubuh Saat Hamil?
19 Oct '18

READ MORE

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kenali Jenis-jenis Penyakit Jantung Bawaan Ini

HEALTH TIPS  |  OTHERS  |  22 Sep '18

Moms, wawasan tentang kesehatan bayi sejak dalam kandungan sangat penting untuk perkembangan si Kecil nantinya. Jantung sebagai salah satu organ terpenting manusia tentu harus mendapatkan perhatian lebih. Bayi sejak dalam kandungan dapat memiliki kelainan jantung yang menyebabkan terjadinya Penyakit Jantung Bawaan (PJB).

Biasanya, PJB pada anak terjadi karena adanya kelainan pada pembuluh darah di jantung. Dalam kondisi yang parah, seorang bayi bahkan dapat mengalami gagal jantung. Kondisi medis gagal jantung terjadi karena darah bersih yang seharusnya mengalir ke seluruh tubuh malah mengalir ke paru-paru. Sementara itu, darah kotor malah didistribusikan ke seluruh tubuh padahal seharusnya mengalir ke paru-paru.

Jenis Penyakit Jantung Bawaan (PJB)

Ada sembilan PJB umum yang biasa diderita oleh anak-anak, yaitu Foramen Ovale Persisten, Defek Septum Atrium, Defek Septum Ventrikel, Defek Kanal Atrioventrikular, Duktus Ateriosus Persisten, Sindroma Hipoplastik Jantung Kiri, Tetralogi Fallot, Transposisi Arteri Besar, dan Anomali Total Hubungan Vena Pulmonalis.

  1. Foramen Ovale Persisten adalah jenis PJB yang tidak separah kedelapan jenis PJB lainnya. Kelainan ini disebabkan karena lubang normal di antara serambi jantung pada bayi. Biasanya, lubang tersebut akan tertutup dengan sendirinya setelah beberapa bulan kehidupan pertama bayi. Jika lubang tersebut tidak tertutup pun, biasanya tidak menimbulkan masalah serius.

  2. Defek Septum Atrium merupakan kelainan jantung karena dinding pemisah antara serambi kanan dan serambi kiri jantung berlubang. Darah bisa mengalir ke paru-paru melalui lubang tersebut.

  3. Defek Septum Ventrikel hampir sama dengan Defek Septum Atrium. Hanya saja pada jenis PJB Defek Septum Ventrikel, sisi jantung yang berlubang adalah bagian bilik kanan dan bilik kiri jantung. Jika lubang tersebut berukuran kecil, biasanya lubang dapat merapat dengan sendirinya meskipun bertahap. Lubang berukuran besar tidak dapat merapat dengan sendirinya sehingga perlu penanganan dokter.

  4. Defek Kanal Atrioventrikular (kelainan saluran atrioventrikular) adalah sebuah kelainan jantung yang pada umumnya terjadi pada anak dengan down syndrome. Kelainan ini terjadi karena adanya lubang di antara serambi (bagian atas) jantung maupun lubang lain di bilik (bagian bawah) jantung. Katup besar jantung mungkin juga kurang sempurna menutup sehingga menyebabkan kelainan ini.

  5. Duktus Ateriosus Persisten adalah sebuah kelainan jantung yang biasanya menimpa bayi prematur. PJB ini ditandai dengan terlalu banyaknya darah yang mengalir ke paru-paru bayi. Kelainan ini terjadi karena setelah bayi lahir, duktus tidak menutup.

  6. Sindroma Hipoplastik Jantung Kiri sering terjadi saat bayi dalam keadaan kritis pada masa awal kehidupannya. Kurang sempurnanya perkembangan jantung bagian kiri membuat bayi tidak memenuhi syarat untuk memompa darah dengan lancar.

  7. Tetralogi Fallot sering ditandai dengan gejala kebiruan pada anak. Nama tetralogi diberikan karena PJB ini merupakan gabungan dari empat kondisi medis pada jantung. Empat kondisi medis tersebut adalah penyempitan pada lubang masuk arteri pulmonalis, penebalan bilik kanan jantung, Defek Septum Ventrikel, dan aorta menerima darah dari serambi kanan dan kiri jantung (seharusnya, aorta hanya bertugas menyalurkan darah dari serambi kiri).

  8. Transposisi Arteri Besar adalah keadaan di mana posisi aorta dan arteri pulmonalis tertukar. Tugas keduanya terbalik sehingga tingkat oksigen dalam darah sangat rendah. Keadaan ini membuat bayi terlihat sangat biru. Bayi harus segera mendapatkan pertolongan medis setelah lahir apabila gejala ini muncul.

  9. Anomali Total Hubungan Vena Pulmonalis terjadi karena vena pulmonalis mengalami anomali yaitu tidak sesuai dengan tugas seharusnya. Dalam kondisi ini, vena pulmonalis malah mengantarkan darah bersih ke jantung melalui jalur selain dari paru-paru ke serambi kiri. Jalur tersebut mungkin menyempit sehingga tubuh kekurangan darah bersih. Kelainan ini dapat dideteksi dari tubuh bayi yang berwarna biru dan kondisinya yang kesulitan bernapas.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

BACA JUGA: Be Happy Moms!

85 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories