Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kenali dan Cegah Pneumonia Pada Anak dengan Imunisasi

HEALTH TIPS  |  12 Jun '18


Moms, perlu Anda ingat bahwa sebagai orangtua wajib untuk mewaspadai penyakit pneumonia yang bisa menyerang buah hati, dan salah satu cara yang bisa di lakukan untuk mencegah penyebaran jenis penyakit ini yaitu dengan memberikan imunisasi pada anak. Umumnya penyakit pneumonia ini ditandai dengan batuk dan juga gangguan pada system pernapasan. Penyakit pneumonia atau disebut juga dengan penyakit infeksi paru-paru merupakan jenis penyakit yang sangat berbahaya, terutama jika tidak di tangani dengan cara yang tepat, bahkan bisa menyebabkan kematian dini pada buah hati Anda.

Penyebab dari penyakit pneumonia ini sangatlah beragam, dimulai dari adanya paparan bakteri, jamur, atau bahkan karna adanya serangan virus yang berbahaya. Dan penting untuk di ketahui, bahwa virus yang bisa menyebabkan flu juga bisa menjadi penyebab utama dari penyakit pneumonia.

Sistem Imunitas yang Belum Sempurna

Ketika sistem imunitas Si Kecil lemah, atau bahkan system imunitas tubuh Si Kecil belum terbentuk dengan sempurna dipastikan tidak bisa membasmi sejumlah infeksi yang bersifat ringan, sehingga infeksi tersebut bisa menyebar ke bagian organ lain terutama paru-paru dan bisa menyebabkan munculnya pneumonia. Ketika Si Kecil mengalami pneumonia, maka umumnya mereka akan merasakan sulitnya bernapas serta asupan oksigen ke dalam tubuh juga akan sangat berkurang. 

Anak-anak yang memiliki risiko lebih tinggi terkena pneumonia

Di bawah ini ada beberapa kasus di mana Si Kecil akan memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap jenis penyakit pneumonia, di antaranya adalah:

  • Bayi yang tidak mendapat air susu ibu (ASI)
  • Anak yang kurang gizi
  • Anak-anak dengan HIV
  • Anak yang terkena infeksi campak
  • Tidak mendapatkan imunisasi
  • Bayi lahir prematur

Waspadai Gejala Pneumonia pada Anak

Moms alangkah baiknya jika Anda tidak menunggu sampai Si Kecil mejadi lemas guna memastikan apakah ia mengalami sakit parah atau tidak. Ketika ritme napas Si Kecil mulai meningkat dengan cepat, dan ia merasa tidak nyaman denga kondisinya, segera bawa ke dokter guna mendapatkan penanganan yang lebih serius. Bisa jadi kondisi ini merupakan gejala dari penyakit pneumonia. Dan gejala lainnya yang disebabkan oleh penyakit pneumonia adalah sebagai berikut:

  • Batuk
  • Hidung tersumbat
  • Muntah
  • Demam
  • Mengi atau napas berbunyi
  • Kesulitan untuk bernapas, dada dan perut menggembung
  • Terasa nyeri di bagian dada
  • Menggigil
  • Merasa sakit pada bagian perutTidak nafsu makan
  • Menangis lebih sering dari biasanya
  • Sulit beristirahat
  • Pucat dan lesu 

Cara Mencegah Pneumonia pada Anak

Umumnya jenis penyakit ini bisa dengan mudah menyerang dan menyebar, dan cara penyebarannya yaitu melalui percikan ludah ketika seseorang yang menderita pneumonia batuk atau bahkan bersin. Bukan hanya itu, jenis penyakit ini juga bisa menyerang atau bahkan menular melalui sejumlah peralatan makan serta minum yang memang dimiliki si penderita. 

Maka dari itu, agar Si Kecil bisa terhindar dari serangan penyakit tersebut, ada baiknya jika Anda melakukan pencegahan daripada pengobatan, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Gizi yang cukup

Jika Si Kecil masih berusia bayi, maka pemberian ASI merupakan salah satu cara yang dianjurkan guna memenuhi asupan gizi buah hati Anda. Karna ketika asupan gizi terpenuhi, maka system kekebalan tubuh Si Kecil juga akan meningkat menjadi sangat baik. Jika Si Kecil sudah menerima MPASI, Anda bisa membarenginya dengan memberikan asupan makanan yang sehat, seperti memberikan sayuran, buah, dan beberapa jenis makanan lainnya yang memiliki kandungan gizi yang baik. 

2. Imunisasi

Imunisasi juga merupakan salah satu cara terbaik yang memang dianjurkan dokter guna menghindari Si Kecil dari serangan berbagai jenis virus yang bisa menyebabkan munculnya penyakit tertentu. Dan jenis imunisasi yang dianjurkan untuk menghindari penyakit pneumonia adalah jenis imunisasi Hib, vaksin campak, dan juga jenis vaksin pertusisi atau lebih dikenal dengan jenis vaksin DPT. Dan imunisasi merupakan cara yang paling efektif untuk menjauhkan buah hati Anda dari serangan penyakit yang berbahaya. 

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor. 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

791 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.

Ini 4 Gejala Penyakit Kanker Payudara yang Dapat Langsung Moms Kenali

Kanker payudara adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh ketidaknormalan pertumbuhan sel-sel di payudara.