Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kenali 4 Penyebab Anak Autis

OTHERS  |  19 Jan '18

Hingga saat ini penelitian untuk mencari tahu penyebab autis yang pasti masih terus berjalan. Isu yang paling hangat mengenai penyebab autis salah satunya adalah karena vaksin. Namun ini hanya mitos karena belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan keterkaitan antara gangguan autisme dengan pemberian vaksin. Hal ini dikarenakan, setelah dilakukan penelitian uji sample ternyata tidak ada peningkatan resiko autis pada anak-anak yang menerima vaksin secara rutin ataupun tidak. Maka penting untuk mengetahui penyebab autis yang juga terkadang hanyalah mitos.

Jika teori yang menyatakan bahwa vaksin adalah penyebab autis pada anak adalah mitos belaka, lantas apa penyebab sebenarnya?

  1. Faktor lingkungan yang bisa menyebabkan infeksi.
    Seperti contohnya telah dilakukan riset pada anak dan ibu yang sering terpapar dengan pestisida. Setelah diteliti, ternyata peneliti menemukan bahwa anak dan ibu yang sering terpapar pestisida memiliki kenaikan resiko munculnya gejala yang mirip dengan gangguan autis dimana anak mengembangkan kelainan pada sistem saraf dan menyebabkannya hiperaktif.

  2. Faktor jenis kelamin.
    Diketahui berdasarkan penelitian bahwa 1 dari 68 anak menderita gangguan autis dan 1 dari 42 penderita autis adalah berjenis kelamin laki-laki. Anak laki-laki ternyata memiliki resiko lebih tinggi terkena gangguan autisme dibanding perempuan. Bahkan resikonya 5 kali lipat lebih tinggi dari anak perempuan.

  3. Faktor genetik.
    Menurut studi, ibu yang sebelumnya melahirkan anak dengan kondisi gangguan autisme maka resiko ia kembali memiliki anak dengan gangguan yang sama lebih tinggi. Ini bisa berawal dari masalah kromosom orangtua yang diduga menjadi penyebab anak dilahirkan dalam kondisi gangguan autisme atau pada perkembangannya mengembangkan gejala autisme.

  4. Faktor infeksi.
    Selama masa kehamilan, infeksi yang terjadi pada ibu sangat bisa berpengaruh pada kondisi janin didalam rahim sekalipun rahim adalah tempat teraman bagi janin. Infeksi yang disebabkan oleh rubella atau toksoplasma bisa meningkatkan resiko janin mengalami kerusakan pada saraf yang mempengaruhi kemampuan berkembangnya. Sama halnya seperti infeksi, keracunan obat-obatan ataupun alkohol juga bisa menyebabkan hal serupa pada janin sehingga anak mengembangkan gangguan autisme.

 

Semoga bermanfaat.

 

By: Babyologist Editor

378 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories