Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Keluhan saat Hamil yang Buat Parno

MY STORY  |  PREGNANCY  |  31 Jul '19


Tetap tenang yah Mommy! Yuk Simak dulu gejala-gejala yang sering dirasakan bumil yang mungkin bikin parno...

Banyak diantara kita yang sedang hamil (apalagi anak pertama) menjadi takut akan banyak hal. Galau ini dan itu sepertinya sudah umum dialami oleh Ibu – Ibu hamil. Kalau sebatas morning sickness biasa sih udah biasa ya, tapi kalau kram, keputihan, bercak darah sampai mimisan, pasti sedikit banyak mempengaruhi pikiran kita.

Nah, Selama masa kehamilan saya yang pertama, saya sering sekali mengalami keluhan - keluhan yang menjadi beban pikiran saya. Di artikel ini saya sharing aja ya, supaya mommy2 lain yang sedang galau juga bisa lebih tenang.

Berikut keluhan yang pernah saya alami secara pribadi: 

TRISMESTER PERTAMA

1. Bercak darah

Di kehamilan saya yang pertama, saya sering mengalamai bercak darah. Dari yang berwarna merah segar hingga kecoklatan. Ini yang paling membuat momok bagi saya. Ketakutan akan terjadi keguguran selalu membebani pikiran.

Nah, mommy, jangan buru2 cemas jika terjadi bercak ya. Bercak ini memang bisa jadi menjadi tanda keguguran, tapi jika pada trismester pertama, bercak bisa juga timbul dikarenakan perlekatan janin (ini saya dapat info dari Spog saya). Jadi, bayangan mudahnya nih, si dedek baby yang tercinta sedang menggali lebih dalam ke dalam rahim agar posisinya dia nih lebih kuat di rahim.

Jika ini disertai dengan morning sickness yang cukup hebat, itu malah pertanda baik. Yang itu artinya si dedek itu sehat dan kuat di kandungan. Istirahat yang cukup dan jangan panik, nanti bercaknya juga hilang kok Moms!

Nah, yang harus mommy waspadai itu kalau bercak darah ini semakin banyak dan menjurus ke arah menstrurasi dan disertai dengan sakit perut yang hebat. Jika ini terjadi, segera ke dokter ya mommy.

2. Perut sering kram seperti mau datang haid

Ini juga biasa ya mommy, karena di awal trisemester, rahim kita yang kecil sedang stretching, berusaha menyesuaikan dan mempersiapkan tempat untuk si dedek supaya bisa nyaman di dalam sana Jadi, dibawa istirahat aja ya mommy saat kram.

TRISEMESTER KEDUA & KETIGA

3. Sesak nafas

Beberapa mommy akan merasakan ini mulai dari trisemester kedua dan semakin terasa saat trisemester ketiga. Ini terjadi karena si dedek yang semakin membesar di rahim dan terkadang menekan ke atas (soalnya di atas perut kita itu ada diafragma dan paru2), jadi si dedek yang sempit-sempitan di dalam terkadang bisa saja menekan area pernafasan dan membuat sesak. Jadi jangan khawatir, cari posisi duduk atau berbaring yang nyaman supaya sesak bisa berkurang (tidur miring ke kiri biasanya sangat membantu bagi sebagian besar mommy).

Oh ya, berat badan mommy dan baby juga harus di kontrol ya, kenaikan berat badan yang berlebih juga bisa menyebabkan sesak dan keluhan berikunya.

4. Kaki bengkak

Keluhan kaku bengkak ini pernah saya alami di kehamilan saya menginjak usia 6–7 bulan. Ini dikarenakan kenaikan berat badan yang drastis dalam 1 (satu) bulan. Kaki menjadi bengkak dan sulit berjalan. Cara yang saya terapkan ialah dengan mengangkat posisi kaki lebih tinggi saat berbaring dan kompres dengan air hangat.

5. Gusi berdarah & Mimisan

Hampir setiap saya menyikat gigi gusi saya berdarah. Keluhan ini pernah saya tanyakan ke beberapa Spog. Ada 1 Spog yang menurut saya penjelasannya cukup masuk akal bagi saya. Ini disebabkan karena pada saat kita hamil, tekanan darah kita meningkat mommy, jadi pembuluh darah di tubuh kita (khususnya yg halus2) seperti di area gusi dan rongga hidung itu jadi rentan pecah. Nah saat pecah itulah terjadi gusi berdarah dan mimisan.

Jadi jangan buru2 khawatir. Apalagi yang seperti tradisi keluarga saya yang Chinese, begitu gusi berdarah dan mimisan, biasa orang tua akan bilang itu panas dalam, dan mulai lah disuruh semua obat panas dalam. Ga ada salahnya sih, tapi kalau penyebabnya bukan panas dalam kan ngapai kita minum berbagai macam obat ke tubuh yang sedikit banyak bisa berimbas ke dedek baby kan?

6. Naik betis (kram betis)

Hahaha ini saya rasakan setiap subuh mommy. Yaa, anda benar setiap subuh, literally setiap hari saat di trisemester ketiga. Sakitnya tuhhh... Gila! Tapi karena udah tiap ari, semakin hari saya semakin ahli. Jadi mommy yang sering naik betis, jangan coba2 untuk stretching badan (narik tangan dan kaki jauh2) saat tidur seperti sedang tidak hamil. Klo Emang sedang pegal, stretching tangan, dan pergelangan kaki cukup diputar2 saja.

Kalau sudah terlanjut naik betis, cepat2 posisikan telapak kai ditarik ke atas (pakai tangan dorong jari kaki dengan arah jari kaki menuju ke tulang kering – arah depan kaki), biasanya ini akan sangat2 membantu dan capat meredakan rasa sakitnya.

Nah, mommy taukah mommy naik betis ini sering terjadi itu dikarenakan kita kurang kalsium. Yah, mommy, saya juga dengar ini dari salah satu Spog saya. Kurang kalsium dapat membuat kita naik betis. Sudah saya buktikan di kehamilan kedua saya rutin mengkonsumsi kalsium dan gejala naik betis sangat2 bekurang.

Oh ya, kalsium juga saya konsumsi rutin di kehamilan pertama, tapi mungkin ga cocok. Menurut Spog, kita harus mengkonsumsi kalsium yang ada Vit D dan K nya, baru kalsiumnya bisa terserap maksimal.

7. Keputihan

Ini juga pernah saya alami ya mom. Dua kali hamil, dua kali saya mengalami keputihan. Menurut Spog, keputihan harus segera diatasi. Ga usah panik bisa menginfeksi bayi, karena bayi dilindungi oleh ketuban, tapi keputihan yang parah bisa mengakibatkan kelahiran prematur mommy.

Biasanya saat hamil, kita akan diberi kapsul yang dimasukkan melalui vagina, biasanya dengan ini keputihan segera sembuh. Cuma di kasus saya, keputihan datang dan pergi berulang2. So, dokter menyarankan saya untuk menjalani tindakan “Vaginal wash” yaitu proses pencucian dengan air garam dan diberi betadin. Ini untuk membersihkan keputihan yang sudah terlalu banyak.

Kemungkinan dikarenakan lembab di daerah vagina. Jadi usahakan gunakan underwear yang nyaman, berbahan katun dan menyerap keringat. Sering–sering ganti jika lembab dan juga jangan gunakan celana terlalu ketat. Hindari juga penggunaan sabun yang menggunakan pewangi berlebihan karena juga bisa mengakibatkan iritasi. Makan yoghurt juga dianjurkan untuk mengembangkan bakteri baik yang ada di Vagina.

8. Seperti ngompol

Nah, ini saat2 trisemester akhir, sering sekali mommy. Seperti pipis yang keluar sendiri tak tertahankan. Jangan panik ya mom, ini tidak selalu air ketuban yang pecah dan merembes. Untuk membedakan pecah ketuban itu, biasanya airnya ketuban dalam jumlah besar dan ada seperti bunyi “pop” saat ketuban pecah.

Tapi jika mommy masih ga yakin, bisa di cek ke RS, biasa kita akan diberikan kertas lakmus untuk mengecek PH, untuk tau itu ketuban atau bukan. 

Nah, mungkin ini dulu ya mom saharing keluhan2 kehamilan yang saya ingat saat ini. Semoga membantu menenangkan mommy2 sekalian yaa.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

480 Christine Natalia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Pentingnya Pemeriksaan USG pada Trimester Pertama Kehamilan

Saat ke dokter kandungan, biasanya akan dilakukan pemeriksaan USG nih Moms.

Cerita Kehamilanku: Tanpa Gejala Hamil hingga Flek Berdarah

Kali ini saya mau share sedikit cerita kehamilan saya yang mungkin agak berbeda dengan bumil lain.

Jalani Kehamilan Sehat dengan Rutin Pemeriksaan Kandungan

Salah satu fase penting dalam menjalani kehamilan adalah melakukan pemeriksaan. Bagi saya sudah jadi kewajiban.

Pentingnya USG di Setiap Trimester

Hai Moms! Udah berapa kali USG nih selama hamil? Kalau saya sendiri rutin setiap bulan satu kali,

My First Pregnancy

Hai Moms, aku mau berbagi pengalaman tentang kehamilan pertamaku nih moms. Simak ya Moms.

Mengenal Tumbuh Kembang Janin

Saat hamil, saya cukup rajin mencari tahu mengenai tumbuh kembang janin selama di dalam kandungan.

5 Hal yang Perlu Ditanyakan saat Periksa Kehamilan Pertama

Awal kehamilan senangnya luar biasa. Saat periksapun biasanya baik saja, namun kadang ada hal yang kelupaan.

Ingat Standar 10T dalam Antenatal Care ya Moms!

Antenatal Care sudah memiliki standar dalam penerapannya dengan rumus 10T, minimal dilakukan sebanyak 4x.

Bidan Kita, Sahabat Ibu Hamil Masa Kini

Menurut aku, Bidan Kita ini sahabat hamil dan melahirkan yang luar biasa ngebantu banget.

Jadwal USG yang Baik Bagi Ibu Hamil

Sebagai calon ibu baru, dulu saya sangat sering USG. Dalam 9 bulan kehamilan, saya USG hingga 11 kali.

Cerita Kehamilanku di Luar Negeri

Hi moms, kali ini aku akan berbagi cerita mengenai kehamilan anak pertamaku.

Penyebab Kram Perut saat Hamil Tiap Trimester

Kondisi kram perut akan sering Moms temui seiring dengan perkembangan rahim dan bayi.

Pengaruh Tidur Siang terhadap Berat Janin

Apakah Mom tahu bahwa kebiasaan sederhana seperti tidur siang dapat secara efektif meningkatkan BB janin?