Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kejang Demam pada si Kecil

HEALTH TIPS  |  31 Oct '18


Apa kejang demam itu?

Kejang yang disebabkan oleh demam (ekstra-kranial), bukan oleh suatu proses di dalam otak (intra-kranial) atau susunan saraf pusat (SSP), yang ditandai dengan gejala demam dan kejang (misalnya meningitis dan ensefalitis).

Kejang demam umumnya berlangsung singkat, berhenti sendiri kurang dari 5 menit. Jadi sebelum obat kejang dimasukkan lewat dubur, kejang sudah lebih dahulu berhenti. Kejang demam sederhana tdak berulang, dan kejang demam kompleks berulang. Keduanya sama-sama tidak berbahaya (tidak mengganggu perkembangan otak). Tapi jika kejang berulang, segera konsultasikan ke dokter.

Ada 2 kondisi yang ditandai dengan kejang disertai demam, yaitu kejang demam yang umumnya tidak merusak otak sama sekali, dan infeksi susunan saraf pusat (SSP), alias "infeksi otak", dan sangat potensial merusak otak.

Bedanya, kejang demam adalah kejang yang disebabkan oleh demamnya (suhu > 38°). Sedangkan infeksi SSP yang ditandai dengan kejang dan demam, penyebab kejangnya adalah infeksi kuman (virus/bakteri/lainnya) di dalam SSP. Infeksi ini juga ditandai dengan gejala demam.

Bagaimana membedakannya?

Kejang demam paling lama berhenti sendiri dalam 15 menit (jarang sekali sampai selama ini). Setelah kejang anak pun kembali sadar dengan sendirinya. Pada infeksi SSP seperti meningitis dan ensefalitis, kejang bisa berlangsung lebih dari 15 menit, dan pasca kejang anak cenderung tidak sadar. Kejang juga sering berulang dalam waktu yang berdekatan.

Kejang demam yang sebenarnya tidak berpotensi merusak otak ini pun dibagi dua, yaitu kejang demam sederhana (kejang < 15 menit, tidak berulang) dan kejang demam kompleks (kejang > 15 menit, berulang dalam 24 jam). Dan keduanya tidak merusak fungsi otak si Kecil kecuali kejang demam akibat infeksi SSP.

Jadi kejang demam seperti apa yang harus ke dokter?

  • Kejang berlangsung lebih dari 5 menit
  • Kejang berulang dalam 24 jam
  • Setelah kejang, anak mengalami penurunan kesadaran yang menetap. Dikhawatirkan meningitis/ensefalitis

Apa yang harus kita lakukan jika anak kejang demam?

Miringkan badannya

Terserah, boleh ke kiri, kanan, atau ditelungkupkan. Yang penting jangan telentang, agar anak tidak tersedak apabila sedang makan/minum saat kejang. Kadang orang tua panik ketika anak kejang, sehingga refleks menggendongnya atau mendekapnya erat, jangan ya Moms justru bisa mengganggu napas anak.

Lihat jam, observasi sampai maksimal 5 menit

Jika sampai 5 menit kejang belum berhenti, segera bawa ke klinik/dokter terdekat. Untungnya mayoritas kejang demam berhenti kurang dari 5 menit.

Jangan masukkan apapun ke dalam mulut anak

Umumnya Moms melakukan hal tersebut dengan alasan khawatir lidah akan tergigit sampai putus, misalnya dengan memasukkan sendok atau jari kita. Tidak ada kejadian lidah putus. Malah apabila barang yang kita masukkan patah, berisiko masuk ke saluran napas

Jangan minumkan kopi ke anak yang sedang kejang karena itu hanya mitos

Tetap Tenang

Jangan panik, dan berdoa agar kejang segera berakhir dan anak baik-baik saja setelahnya


Semoga bermanfaat.

By: Mala Sari

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

443 Mala Sari

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.