Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kehamilan dengan Kekentalan Darah

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  PREGNANCY  |  07 Aug '19


Saya dan suami dikaruniai seorang anak setelah saya 2x mengalami keguguran dalam kurun waktu kurang lebih 2 tahun masa pernikahan kami. Ya, keguguran tentunya meninggalkan trauma yang cukup mendalam bagi kami. Kehilangan kedua calon janin di usia kehamilan 8 minggu tentu saya pun bertanya-tanya, ada masalah apa dengan diri saya? Memang selain belajar menerima semua itu adalah kehendak Tuhan yang kuasa dan juga seleksi alam yang tidak bisa sepenuhnya kita kontrol, saya dan suami pun tidak lantas berdiam diri.

Kami pun mencoba mencari tahu, apakah ada hal-hal tertentu yang menyebabkan keguguran berulang terjadi pada saya. Berbagai macam tes darah hingga konsultasi ke dokter spesialis autoimun pun dilakoni. Memang memakan biaya, waktu dan tenaga. Sampai pada suatu saat, ada hasil tes yang menyatakan bahwa nilai APS (Anti Phospolipid Syndrome) saya cukup tinggi. Jadi dapat dikatakan, saat hamil maka tubuh saya dengan sendirinya membuat mekanisme pertahanan dengan membuat darah menjadi kental. Dan buruknya jika darah kita kental, maka asupan makanan untuk si calon janin pun menjadi terhambat dan berujung janin tidak berkembang.

Rasanya saya masih cukup beruntung untuk bisa mengetahui alasan dibalik keguguran berulang yang saya alami, sehingga pada saat kehamilan berikutnya semua itu bisa dicegah dan dikontrol dengan lebih ketat.

Pada saat kehamilan yang ketiga, saya berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan yang ahli dalam bidang fetomaternal. Selama menjalani kehamilan, saya harus rutin melakukan tes darah 2 minggu sekali untuk menilai tingkat D-dimer dan INR. Kedua marker ini yang harus tetap dijaga agar tidak melonjak terlalu tinggi, walaupun pada umumnya ibu hamil normalnya akan mengalami kenaikan pada dua marker ini. Selain itu, saya juga mengonsumsi obat pengencer darah berupa tablet setiap harinya, ditambah dengan suntikan obat anti penggumpalan darah di perut 3x dalam seminggu (saya menggunakan obat lovenox). Harga suntikannya pun tergolong relatif mahal, dan terkadang stoknya pun agak sulit didapat. Untuk cara penyuntikannya dapat dilakukan sendiri secara subkutan, namun selama hamil saya selalu meminta bantuan kakak atau suami. Selain itu, dokter menyarankan saya untuk minum air putih minimal 3 liter setiap harinya agar memperlancar aliran darah; sedangkan untuk makanan tidak ada pantangan khusus (menyesuaikan dengan jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi bumil saja). Dan selama hamil saya cukup konsultasi dengan dokter spesialis kandungan saja. Karena pada beberapa kasus yang saya baca, ada juga yang diharuskan untuk berkonsultasi dengan dokter hematologi selama menjalani proses kehamilan. Kembali lagi semua tergantung pada kebutuhan dan kondisi pasien.

Suntikan demi suntikan saya jalani dari awal kehamilan (4 minggu) sampai dengan usia kehamilan 36 minggu. Sedangkan untuk obat pengencer darah yang rutin saya minum setiap hari sudah harus dihentikan pemakaiannya di usia kehamilan 38 minggu. Selama menjalani kehamilan ini pun terkadang saya masih dibayangi rasa cemas akan keguguran yang dulu pernah saya alami. Namun, kembali lagi saya diingatkan untuk selalu berpasrah. Jika Tuhan sudah berkehendak kali ini, maka Ia akan membuat semuanya lancar sampai dengan anak saya lahir.

Dan puji Tuhan, seorang bayi laki-laki yang sehat akhirnya lahir di minggu ke-40. Saya sangat berterima kasih kepada Tuhan, keluarga yang sudah mendukung serta bantuan dari dokter dan tenaga medis yang sangat profesional. Untuk referensi dokter spesialis yang saya temui, dapat menghubungi saya secara pribadi. Perjuangan saya dan suami berikutnya yaitu agar kami dapat menjalani tugas sebagai orang tua dengan sebaik-baiknya.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

601 Yosephine Tan

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Hipersalivasi atau Maag?

Moms, siapa yang lagi hamil muda? Hayooo ada yang ngidam gak? Alhamdulillah sekarang aku lagi hamil anak kedua.

Pengalaman Mengalami Sembelit Saat Hamil Trimester Pertama

Trimester pertama kehamilan, saya sempat mengalami sembelit hebat selama kurang lebih seminggu

Kerokan Saat Hamil, Boleh Tidak?

Kerokan di anggap ampuh untuk meredakan masuk angin, apakah Ibu hamil boleh kerokan? Yuk, simak informasi berikut.

Jangan Abaikan Flek di Kehamilan Trimester Pertama

Saat hamil pertama di mana usia kandungan baru memasuki usia 8 minggu, saya mengalami flek.

Tips Mengatasi Mual Muntah Saat Kehamilan

Perasaan mual dan muntah saat hamil muda sering terjadi pada pagi hari. Tetapi anggapan ini keliru,

Cesarean Scar Pregnancy

Beberapa kondisi yang menyebabkan kehamilan menjadi bermasalah salah satunya adalah Cesarean Scar Pregnancy.

Tangan Kram, Kaku, dan Sulit Digerakkan Terutama di Pagi Hari

Hallo Moms semua, kali ini saya mau berbagi pengalaman seputar keluhan kehamilan saya sendiri.

Kehamilan Trimester 1: Tubuh Rentan Sakit?

Moms sedang menjalani kehamilan trimester 1? Tubuh rentan sakit? Jangan panik ya! Yuk, simak pengalaman Mom Wike!