Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kehamilan 39 Minggu dan Air ketuban Hijau

MY STORY  |  PREGNANCY  |  06 Jul '19


Ini adalah ceritaku. 6 Mei 2019 seharusnya menjadi HPL Lahiran ku dengan kondisi kehamilan 40 minggu.

Dari awal kehamilan aku dan suami rutin memeriksakan kandungan di salah satu RS Ibu dan Anak. Minum air putih, makan sayur, makan buah, berjemur , USG 4D hingga vitamin dari dokter rutin aku konsumsi. Tidak lupa pula aku mengikuti Hypnobirthing dan Yoga hamil. 

Usia kandungan diatas 32 minggu biasanya sudah lebih sering frekuensi nya untuk memeriksakan kandungan ke Dokter. Selama kehamilan, air ketuban ku baik dan memadai untuk bayiku.

Hingga, pada 2 mei 2019 pukul 23.30 aku merasakan gelombang cinta dan seperti ada yang merembes layaknya datang bulan. Tidak lama, aku memeriksa ke kamar mandi dan ternyata ada flek yang lumayan banyak kira-kira aku membutuhkan 2 buah tisu untuk menampung dan menyekanya, serta berwarna pink sangat muda. 
Aku fikir, this is it! sebentar lagi aku akan bertemu bayi ku.

Aku menggunakan kertas lakmus dan pantyliners agar tidak merembes. Kertas lakmus tidak berubah warna, artinya ini bukan air ketuban.

Dalam rentan waktu 23.30 hingga 01.00 aku merasakan gelombang cinta di punggung hingga pinggul. Untuk mendistractnya, aku menghitung interval kontraksi serta bermain gymball untuk mengurangi rasa gelombang cinta tersebut. Hingga pukul 01.30 interval gelombang cinta semakin tidak karuan serta pergerakan bayi di perutku terasa melambat. Akhirnya aku dan suami memutuskan untuk segera ke RS, setidak tidak apa jika harus di cek dalam oleh pihak rumah sakit.

Pukul 02.00 aku sampai rumah sakit. Saat bidan meyuruhku untuk cek dalam, aku lihat di pantylinerku sudah ada flek yang berwarna hijau seperti hijau buah alpukat. Dan saat di cek oleh bidan, sayangnya Air ketuban ku hijau dan sudah pecah. Seketika aku dan suami bingung, karena case seperti ini tidak ada dalam bayangan kami.

Kemudian bidan memasangkan alat CTG untuk memperiksa detak jantun bayiku. Kurang lebih 30 menit kemudian, sudah keluar hasil CTG dan ternyata betul, detak jantung bayiku sudah melemah akibat bercampur dengan air ketuban yang sudah hijau.

Pukul 03.00. Dokter kandungan ku sudah datang. Pihak rumah sakit segera mengkoordinasikan tim dokter untuk melakukan Operasi Caesar. Dan itu merupakan keputusan dari aku dan suami.

Dan akhirnya 03.49, bayi kami. Alhamdulillah selamat dan tidak kurang satupun..

Setelah bayi ku keluar, dokter kandungan ku mengatakan bahwa Air ketuban ku selain sudah hijau, volumenya juga sudah berkurang. Padahal, 4 hari sebelum hari ini, aku memeriksa kandungan dan air ketubanku bagus dan cukup untuk bayi. 

Kini bayi ku sudah berumur lebih dari 40 hari. Alhamdulillah, dia sehat dan jenaka :)

 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

594 Haezah ghassani

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Positive Thinking, Modal Utamaku Atasi Bayi Sungsang Menjelang Persalinan

Trimester ketiga merupakan masa yang membahagiakan sekaligus mendebarkan bagi ibu hamil.

Tips Memilih Klinik atau Rumah Sakit untuk Bersalin

Melahirkan menjadi momen yang ditunggu sekaligus momen yang bikin deg-degan bagi Moms.

5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Melakukan USG 4D

Seiring dengan perkembangan teknologi, alat kedokteran pun kian canggih. Termasuk juga alat untuk USG si Kecil

Bagaimana Rasanya Melahirkan Normal? (Part 1)

Dengan cara apa pun seorang Ibu melahirkan, semua Ibu hebat dan memiliki perjuangannya masing-masing.

Suamiku Mengambil Keputusan Operasi Caesar Ketika Melihatku Sangat Lemas

Setiap ibu hamil tentu menginginkan bayinya lahir dengan sehat, selamat tanpa kekurangan suatu apa pun.

Cerita Kehamilanku

Masing-masing wanita mempunyai cerita kehamilan yang berbeda. Begitu pun dengan Saya.

Benarkah Mandi Kembang 7 Bulan dapat Melancarkan Proses Persalinan?

Di daerah saya tradisi mandi kembang di usia 7 bulan kehamilan masih sering dilakukan masyarakat sekitar.

Cerita Persalinan Pertamaku, Hampir Caesar di Menit Terakhir

Moms yang sudah mendekati HPL pasti sudah mulai resah, antara bahagia dan khawatir.

Pengalaman Saya Menggunakan BPJS Kesehatan selama Masa Kehamilan

Di awal pernikahan kami, saya dan suami memutuskan untuk menggunakan BPJS Kesehatan.

Birthball untuk Ibu Hamil!

Minggu lalu, suami saya menawarkan untuk membeli birthball. Mungkin karna ukuran perut sudah semakin besar

Pengalaman Melahirkan Anak Pertamaku

Kehamilan merupakan suatu hal yang ditunggu-tunggu bagi para pasangan suami istri. Ada yang cepat ada pula yang tidak.

Birthing Support: Hal yang Harus Dilakukan Para Birth Partner

Birth partner adalah seseorang yang akan menemani Moms selama proses persalinan nanti.

Berniat USG 4D? Perhatikan Tiga Hal Berikut!

Kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman tentang niat saya untuk USG 4D saat hamil.

Proses Lahiran yang Terbaik Buat Aku

Di sini aku akan berbagi cerita-cerita tentang proses lahirnya Caelan 3 bulan lalu. Simak yuk Moms!

Hospital Bag Checklist

Berhubung banyak temenku yang akan lahiran soon, jadi ingat zaman hamil Zo bingung banget mau packing apa.

Pengalamanku Alami Plasenta Previa di Kehamilan ke 3

Sore hari saat mau mandi sore, saya dibuat kaget karena mendapati air kencing saya berwarna merah segar.

Punya Baby Brain Tetap Bisa Lulus S2

Hai Moms, saya mau share tentang baby brain yang saya alami saat hamil si Kecil khususnya pada trimester ketiga.

LITMUS: Pendeteksi Cairan Ketuban

Di usia kehamilan trimester tiga kita harus lebih waspada terhadap penurunan volume air ketuban.

Arlin's Birth Story

Hi Moms! Kali ini saya ingin berbagi ceritaku nih selama proses melahirkan. Semoga bisa menambah wawasan.

Senam atau Yoga Hamil?

Di antara Moms mungkin ada yang memilih senam atau yoga. Banyak juga yang bingung mana yang lebih baik.