Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Keguguran, Pengalaman Tak Terlupakan

MY STORY  |  PREGNANCY  |  30 Dec '19


Bukan hal yang mudah mengingat kembali peristiwa menyedihkan dan menuliskannya. Masih terbayang-bayang, rasa sedih yang benar-benar berdarah secara batin maupun lahir.

Yaa.. beberapa bulan setelah pernikahan, aku tidak menyadari tanda-tanda hamil itu. Badan juga tidak ada perubahan. Karena memang, aku tidak merasa mual sama sekali.

Pada hari Senin pagi itu, aku bangun pagi sebelum solat subuh. Adzan belum berkumandang, jadi aku berencana untuk shalat tahajjud dan shalat witir. Aku ingat bahwa Nabi tidak pernah meninggalkan shalat malamnya terutama shalat witir. Saat di kamar mandi, aku melihat test pack yang kusiapkan di tempat shampoo. Aku menarik nafas perlahan, batinku sudah pasrah kapan mau dikasih anak oleh-Nya. Manusia hanya bisa berusaha, biarlah Allah Yang Menentukan waktu yang tepat. Meskipun tidak bisa kusembunyikan rasa ingin memiliki anak, sehingga aku memutuskan untuk memakainya. Aku baru sadar, menstruasiku terlambat 1 hari dari tanggalku biasanya. Setelah itu, aku tinggal shalat dan meletakkannya di tempat semula.

Beberapa menit kemudian, adzan shubuh berkumandang. Kubangunkan suami tercinta untuk shalat subuh sambil menyiapkan bajunya. Setelah suami berwudhu, aku ke kamar mandi lagi untuk buang air kecil dan wudhu lagi. Aku nggak ingat menaruh sesuatu di tempat shampoo, tetapi pandanganku tidak sengaja menangkapnya. Iya, 2 GARIS! MasyaAllah! Rasanya jantungku berdegup kencang saat itu, tapi aku yakin dia tersenyum. Semua tubuhku tersenyum, otot-ototnya ikut bahagia. Aku cuma menghampiri suami tanpa berkata-kata. Dia senang! Alhamdulillah.

Hari itu adalah hari yang membahagiakan. Aku dan suami menuju stasiun dengan tersenyum. Menunggu kereta Commuter Line seperti biasa. Kami masih berdiri di tengah kerumunan orang selama kereta berjalan. Menuju tempat kerja pun suasanannya berbeda.

Namun siapa sangka, Allah merencanakan suatu hal lain. Sekitar jam 10, saya mendapati flek darah sedikit di celana. Agak panik, tapi saya mencoba tenang karena saya pernah baca kalau salah satu tanda kehamilan adalah flek darah. Dan ternyata siang hari flek masih ada, sehingga saya berencana mengajak suami ke rumah sakit setelah pulang. Saya pernah baca, jika terjadi flek yang lumayan banyak harus segera minta obat penguat karena beberapa Moms berhasil dengan obat itu. Suami lebih panik daripada saya, sehingga langsung membawa saya menuju rumah sakit yang cukup besar.

Tidak lama kemudian, saya sudah bertemu dengan dokter wanita berusia sekitar 50 tahun. Beliau memeriksa saya dan memang ada kantong kehamilan. Tanpa menjelaskan banyak hal, beliau memberi resep obat penguat dan meminta bed rest jika saya bekerja. Surat ijin sakit tiga hari sudah saya pegang. Saya baru sadar bahwa dokter tadi tidak mengatakan apapun selain menjelaskan resep. Hmm.. ternyata rumah sakit bukan indikator utama kenyamanan pasien.

Setelah sampai rumah, saya memberi kabar kehamilan pada ibu. Melalui whatsapp dan telpon, saya meminta doa agar semuanya baik-baik saja. Seperti biasa, suara ibu yang tenang membuatku tidak khawatir lagi. Bagi ibu, semua keputusan selalu di tangan-Nya. “Berdoa terus ya, Mbak. Serahkan semuanya pada Allah. InsyaAlllah diberikan yang terbaik.”, katanya menenangkan.

Aku rutin meminum obat penguat yang diberikan dokter. Besoknya, aku meminta izin pada pimpinan dengan melampirkan surat sakit 3 hari yang meminta bed rest karena hamil. Bapak pimpinan mendoakan kesembuhanku tanpa diminta. Suami pun berangkat kerja dan aku membeli makanan melalui aplikasi online.

Seharian aku hanya berbaring di tempat tidur. Sampai akhirnya, di siang hari hari Selasa itu, aku mendapatkan sesuatu yang mengejutkan. Celana dalamku berdarah-darah. Bukan hanya itu, perutku mulas tak tertahankan. Bahkan, menstruasiku tidak pernah sesakit ini. Pikiranku sudah kemana-mana, termasuk suatu hal yang membuat tangisan ini pecah. Ya, ini tanda keguguran. Rasanya sakit, mules, keram, dan nyeri yang tak kunjung hilang. Antara sakit dan sedih bercampur jadi satu. Aku hanya melilit-lilit di kasur karena kesakitan. Kemudian aku menelpon ibu dan langsung diangkat.

“Bu… ini darah Bu.”, kataku sambil menangis.
“Mbak, kenapa Mbak.” Ibuku panik mendengar suaraku yang serak. Baginya, mungkin ini pertama kalinya aku menangis sedalam-dalamnya. Dia tahu aku sedang menangis secara lahir maupun batin.
“Bu… Ini darahnya keluar semua. Aku sedih…”
“Gapapa Mbak. Udah-udah ya. Ga usah nangis. Ikhlaskan aja.” Ibu bisa menangkap dan mulai menenangkan.
Tak ada respon dariku karna aku tak tahu harus berkata apa.
“Udah, serahkan sama Allah. Biarkan ini jadi keputusan yang terbaik ya, Mbak. Ikhlas, ikhlas.” Dia mulai meneruskan
.”Tapi Bu. Ini sedih banget. Air matanya keluar sendiri.”, kataku lagi.
“Iya, Mbak. Ibu tau kamu sedih banget, makanya keluar sendiri. Gapapa biarkan keluar ya. Semoga Allah ganti yang lebih baik. Berdoa sama Allah ya Mbak. “, aku mulai berhenti sesenggukan. Tenggorokanku sudah tak mau bicara lagi, jadi aku memutuskan untuk mematikan telpon setelah meminta izin darinya. Air mataku masih terus berderai meskipun aku sudah tidak ingin menangis.

Di luar, air hujan mulai menetes menemani tangisan piluku.

Selamat tinggal, calon dedek bayi. 5 minggu kamu di perut Ummi. Mungkin belum waktunya kamu lahir di dunia ini. Maafkan Ummi tidak bisa menjagamu. Maafkan Ummi karena terlambat menyaksikan kehadiranmu. Semoga Allah memberi kekuatan pada Dedek kedua, dan menjadi penyejuk bagi kami, agama, Negara dan dunia.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

151 Fida Nur

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Begini Efeknya Kalau Menunda KB

Moms ada yang berencana KB tapi terus tertunda? Wajib simak cerita yang satu ini!

Jangan Sepelekan Pemeriksaan USG Saat Kehamilan, Ini Alasannya!

USG di masa kehamilan itu penting loh Moms! Yuk, simak ulasan berikut ini.

Ceritaku Hamil Kembar dan Mengalami Preeklampsia

Dibalik kelucuan memiliki bayi kembar, ternyata ada hal-hal yang perlu diwaspadai, salah satunya preeklampsia.

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Mom Devita

Moms, yuk simak cerita kehamilan dan melahirkan Mom Devita berikut ini.

Cerita Promilku di Usia 35 Tahun

Moms sedang merencanakan program hamil? Simak yang satu ini yuk!

Aku Ngidam Belut, Amankah Di Konsumsi Saat Hamil?

Amankah ibu hamil mengonsumsi belut? Baca yang berikut ini.

Pengalaman Kuretase di Usia Kehamilan 11 Minggu

Salah satu resiko yang dapat terjadi pada Ibu hamil adalah keguguran. Setelah itu biasanya Mom akan dianjurkan untuk kuretase.

Pengalaman Program Hamil dengan Memiliki Myoma di Rahim

Di awal pernikahan aku dan suami sudah berencana ingin segera memiliki momongan. Karena kami sudah berpacaran 4 tahun, jadi rasanya sudah cukup [...]

7 Langkah Persiapan Persalinan Penuh Cinta

Ternyata perkara melahirkan bukan terjadi begitu saja. Tanpa persiapan, maka tak jarang kenangan buruk yang akan tersimpan dalam waktu yang [...]

Ceritaku Hampir Khilaf Saat Hamil

Siapa Moms yang pernah merasa galau ketika tahu hamil? You're not alone. Baca cerita ini yuk.

Proses Persalinan Anak Kedua Lebih Cepat, Benarkah?

Kata orang melahirkan anak kedua akan jauh lebih mudah dan lebih cepat dari anak pertama. Benarkah demikian?

Tips Jarak Kehamilan Antara Kakak dan Adik

Berapa jarak kehamilan yang ideal? Setiap orang pasti punya alasannya masing-masing ya. Berikut ini cerita dari Mom Ngel Zhuang.

7 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Sebelum Persalinan

Memasuki trimester ketiga, ibu hamil biasanya akan merasakan dag dig dug antara bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati dan [...]

Hindari Perkataan Negatif Terhadap Ibu Hamil

Yuk hindari mom-shaming dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap para orang tua lainnya. Simak cerita berikut ini ya.

Tips Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Ibu hamil sering mengalami gatal-gatal di kulit karena berbagai hal. Apa pun penyebabnya, berikut ini beberapat tips mengatasi perut gatal saat hamil.

Perbedaan USG 2D, 3D dan 4D

Bagi Moms yang tengah hamil tentunya USG sudah tidak asing lagi, ya. Seiring perkembangan zaman USG untuk memeriksa kondisi janin pun semakin [...]

5 Tanda Awal Kehamilan yang Dapat Dideteksi Tanpa Testpack

Apakah Moms mengalami telat haid? Atau merasa eneg mual ingin muntah setiap pagi dan bertanya-tanya jangan-jangan Moms sedang hamil? Jika memang [...]

Couvade Syndrome: Suami Ngidam saat Istri Hamil Ternyata Bukan Mitos

Salah satu hal yang sering dianggap tidak masuk akal adalah suami yang ikut ngidam saat Moms hamil. Di dunia medis, hal ini disebut sebagai [...]

3 Manfaat Jeruk Lemon bagi Kehamilan

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya termasuk vitamin C. Oleh karena itu, jeruk lemon juga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Berhubungan Intim Terbukti Berhasil Memancing Kontraksi

Kata orang berhubungan intim di kala hamil tua dapat memicu kontraksi. Betulkah demikian?