Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kebutuhan Nutrisi Mikro untuk Ibu Menyusui

FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  18 Mar '19


Tidak dapat dipungkiri lagi, ASI dipercaya sebagai sumber nutrisi terbaik bagi bayi, terutama pada masa 6 (enam) bulan pertama kehidupannya. Hal ini dikarenakan kandungan yang terdapat di dalamnya sarat akan nutrisi penting (yang terdiri dari perpaduan sempurna lemak, protein, karbohidrat, vitamin dan mineral, zat antibodi, serta enzim) yang sangat dibutuhkan oleh bayi. Selain itu, ASI juga diyakini mampu mengurangi risiko sindrom kematian mendadak pada bayi atau yang lebih dikenal dengan istilah SIDS (sudden infant death syndrome), serta beberapa risiko penyakit tertentu, seperti diare, ISPA, pneumonia, asma, obesitas, dan diabetes.

Tahukah Moms bahwa kebutuhan nutrisi tambahan pada ibu menyusui jauh lebih besar dibandingkan pada saat hamil?

Jika pada saat hamil wanita membutuhkan tambahan energi 300 kkal/hari, kebutuhan ini akan meningkat hampir dua kali lipat pada saat menyusui, yaitu sebesar 500 kkal/hari pada 6 (enam) bulan pertama, dan 550 kkal/hari pada 6 (enam) bulan berikutnya. Kebutuhan tambahan akan nutrisi ini dapat dipenuhi dengan mengonsumsi nutrisi makro seperti karbohidrat, protein, dan lemak.

Selain nutrisi makro, ibu menyusui juga disarankan memenuhi kebutuhan nutrisi mikro seperti kalsium, zat besi, magnesium, vitamin B1, vitamin B6, vitamin E, dan folat. Meskipun nutrisi mikro dibutuhkan dalam jumlah sedikit, namun keberadaanya dalam tubuh sangat esensial lho, Moms. Kekurangan nutrisi mikro tertentu dalam tubuh dapat mengakibatkan masalah serius bagi kesehatan. Misalnya saja, kekurangan vitamin A bisa menyebabkan kebutaan serta menghambat pertumbuhan pada anak.

Jadi, apa saja sih nutrisi mikro yang dibutuhkan oleh ibu menyusui? Yuk, simak penjelasan berikut:

1. Kalsium

Menurut tabel AKG (Angka Kecukupan Gizi) tahun 2013, ibu menyusui membutuhkan asupan kalsium harian sebesar 1.200 mg. Kendati asupan kalsium yang rendah tidak memengaruhi konsentrasi kalsium dalam ASI, namun hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kondisi kepadatan massa tulang ibu menyusui, apalagi jika Moms menyusui si Kecil dalam jangka waktu yang cukup lama.

Kebutuhan kalsium harian ini dapat Moms penuhi dengan mengonsumsi susu dan produk susu (seperti keju dan yogurt), serta sayuran hijau (seperti bayam, brokoli, sawi hijau, daun kale, dan lainnya).

2. Zat Besi

Zat besi merupakan unsur penting dalam pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah, terutama untuk mencegah terjadinya anemia pasca melahirkan. Berdasarkan AKG 2013, di masa menyusui kebutuhan zat besi Ibu meningkat sebanyak 6 mg/hari. Kebutuhan asupan zat besi harian akan selalu meningkat besarannya selama satu tahun pertama pada masa menyusui.

Moms bisa mencukupi kebutuhan zat besi harian dari konsumsi daging, ayam, ikan dan seafood, kuning telur, dan sayuran hijau (seperti bayam dan brokoli).

3. Magnesium

Selama masa menyusui, tubuh Moms akan memerlukan dua sampai tiga kali lebih banyak asupan magnesium, dan akan menyerap kadar magnesium 1,5 (satu setengah) kali lebih tinggi.

Magnesium memiliki banyak sekali manfaat, khususnya untuk mencegah risiko terjadinya osteoporosis. Moms bisa memperoleh asupan magnesium dengan mengonsumsi kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran berwarna hijau, kerang, dan tiram. 

4. Vitamin B6

Vitamin B6 penting untuk perkembangan otak dan menjaga sistem saraf serta sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat.  Moms bisa memperolehnya dari pisang, ayam, daging, ikan, kentang, ubi jalar, bayam, semangka, kacang polong, sereal, dan kacang-kacangan.

5. Vitamin E

Kandungan yang terdapat dalam vitamin E mampu mencegah terjadinya anemia pada bayi setelah dilahirkan serta melindungi retina mata dan paru-paru bayi.

Makanan yang menjadi sumber vitamin E adalah kacang-kacangan seperti almond dan kacang tanah, biji-bijian termasuk biji bunga matahari, sayur dan buah seperti bayam, brokoli, mangga, dan tomat.

6. Vitamin B1

Selain menjaga sistem saraf agar tetap sehat, vitamin B1 diperlukan untuk mengubah makanan menjadi energi.

Beberapa contoh makanan yang kaya akan vitamin B1 adalah telur, susu, roti dari biji-bijian utuh, daging sapi, buah-buahan segar dan kering, serta sayuran seperti kacang polong.

7. Folat 

Folat merupakan bentuk vitamin B kompleks yang bisa larut dalam air. Folat diperlukan dalam proses “pembentukan” tubuh, mulai dari memproduksi DNA hingga membentuk sel darah merah. Folat juga berperan dalam membantu pembelahan dan pertumbuhan sel tubuh secara cepat. 

Kekurangan folat menyebabkan produksi sel darah merah tidak normal (berada di bawah rata-rata), sehingga menyebabkan seseorang rentan terkena anemia.

Beberapa makanan kaya folat yang sering Moms jumpai di antaranya adalah sayur-sayuran berwarna hijau (seperti bayam, brokoli, dan selada), kacang-kacangan, buah-buahan (misalnya melon, pisang, dan lemon). Selain itu, terdapat juga beberapa makanan olahan yang diperkaya folat, seperti roti, sereal, dan jus.

Sebenarnya, tidak ada aturan khusus dalam mengonsumsi makanan-makanan tertentu untuk memperlancar ASI, asalkan makanan yang Moms konsumsi bergizi seimbang, dan Moms terus menerapkan pola hidup sehat, menghindari stres, serta memenuhi demand ASI secara berkala dan konsisten, maka produksi ASI akan menyesuaikan dengan kebutuhan si kecil.

Semoga bermanfaat.

By: Iswatun Hasanah

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

333 Iswatun Hasanah

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Mengenal Sindrom Pipa Berkarat pada Ibu Menyusui

Sindrom pipa berkarat (rusty pipe syndrome) adalah suatu kondisi di mana ASI terlihat berwarna seperti karat.

Manfaat Oatmeal bagi Ibu Menyusui

Oat termasuk gandum utuh yang populer dimanfaatkan sebagai makanan pelancar ASI.

Fungsi Pijat Laktasi by dr. Dina Oktaviani, M. Biomed (AAM)

Moms sering mendengar pijat laktasi untuk meningkatkan produksi ASI? Bener ga sih Moms?

Benarkah Stres Dapat Membuat ASI Kering?

Selama seorang ibu terus menyusui bayinya, stres tidak mungkin menghentikan produksi ASInya.

5 Cara Mengobati Mastitis Berulang pada Ibu Menyusui

Perawatan mastitis berulang berikut hanya digunakan sebagai tambahan dalam menemukan sumber penyebab mastitis.

6 Faktor Risiko Mastitis Berulang pada Ibu Menyusui

Dalam kasus yang sangat jarang terjadi, mastitis berulang dapat menjadi tanda peringatan tumor payudara.

Mastitis: Pengertian, Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ibu menyusui termasuk peradangan jaringan payudara atau mastitis.

7 Penyebab Umum Nyeri Puting pada Ibu Menyusui

Moms, bermacam hal dapat menyebabkan nyeri atau ketidaknyamanan pada puting. Berikut adalah penyebabnya.

Pantangan Makanan bagi Ibu Menyusui

Ada beberapa pantangan makanan yang wajib untuk dipatuhi oleh ibu menyusui. Apa sajakah itu?

Solusi Atasi Payudara Bengkak Akibat Sudah Jarang Menyusui

Apa yang harus dilakukan ibu menyusui jika payudara terasa penuh dan kencang?

Vegetarian Selama Menyusui? Perhatikan Hal Ini Yuk Moms!

Sebagai vegetarian, Moms harus tahu bagaimana cara mendapatkan cukup protein untuk si Kecil & diri sendiri.

Kondisi Pascaoperasi yang Mempengaruhi Aktivitas Menyusui

Keberhasilan dalam menyusui bergantung pada kondisi pribadi dan kesehatan Moms & si Kecil secara keseluruhan.

Benarkah jika sedang menstruasi pasokan ASI bisa berkurang?

Apakah benar jika seorang ibu menyusui sedang menstruasi pasokan ASI bisa berkurang? Yuk, simak informasi lengkapnya.

Produksi ASI Menurun Saat Berpuasa? Ternyata Ini Sebabnya!

Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah yang senantiasa dinantikan umat Muslim di seluruh dunia. Di bulan ini, seseorang yang sudah

Oat Milk Homemade, Booster ASI Alami

Agar ASI-nya semakin lancar, Mom Nazmi membuat oat milk homemade sendiri lho Moms. Yuk coba resepnya!

Milk-Blister, si Jerawat Puting yang Mengganggu

Pernahkah Moms mengalami adanya jerawat pada puting saat menyusui? Bagaimana cara mengatasinya?

Tips Memilih Botol Susu agar Tidak Terjadi Kolik

Salah memilih botol susu dalam pemberian ASIP bisa menimbulkan perut bayi penuh gas dan membuatnya kolik.

Resep Oseng Pare, si Pelancar ASI Tanpa Rasa Pahit

Tidak suka pare karena pahit? Coba ikuti tips membuat pare jadi tidak pahit dan resepnya ini yuk Moms!

Madu: ASI Booster Alami

Selain bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, ternyata madu efektif meningkatkan produksi ASI lho Moms!

Sulit Temukan Daun Katuk untuk Perlancar ASI? No Need to Worry!

Daun katuk terbukti ampuh melancarkan ASI. Tapi jika sulit mencarinya, beberapa makanan ini bisa jadi alternatif.