Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Karir atau Menjadi Ibu 24 Jam?

MY STORY  |  OTHERS  |  08 Jan '20


Memiliki anak bukan saja berbicara masalah hamil, melahirkan, makan dan minum, itu perkara mudah. Tapi mendidiknya menjadi anak yang shaleh- shalehah, tidak mudah terpengaruh orang dan lingkungan yang buruk, amanah pada orang tua dan takut pada Allah, itu yang paling sulit. Orang tua seperti saya dan suami masih sangat kurang ilmu untuk mendidik mereka jadi yang diharapkan tersebut, namun kami tetap terus berusaha, terus belajar untuk mencapainya. Semoga Allah memudahkan.

Dari Nabilla kecil tidak pernah saya meninggalkannya lebih dari dua jam. Saya memutuskan untuk berhenti bekerja saat itu juga demi Nabilla, padahal jika saya egois, bisa saja saya cari pembantu, bayar mahal dan meninggalkannya di rumah. Lumayan, saat itu karir saya cukup baik.

Memutuskan menjadi ibu rumah tangga bukan hal yang mudah, saya mesti bicarakan baik-baik dengan orangtua dan suami. Paling berat saat itu adalah pada orang tua, bagaimana tidak, menurut mereka, saya disekolahkan tinggi-tinggi tujuannya agar saya bisa bekerja, berdiri di kaki sendiri, ya singkatnya saya sudah mengecewakan mereka. Belum lagi tante dan om yang banyak jumlahnya, sedikit menyayangkan mengapa harus berhenti bekerja, apa tidak ada cara lain?

Setiap bertemu mereka, tidak jauh-jauh pembicaraan mereka hanya seputar "sayang kamu berhenti!", "bodohnya harus meninggalkan pekerjaan yang bagus, padahal zaman sekarang cari kerja susah!" Berat memang, ya, saya hanya bisa diam dan merasa percuma menjelaskan alasannya, demi anak saya Nabilla, hanya itu.

Saya merasa, Allah memberikan amanah anak bukan untuk nenek, om tante apalagi pembantu, anak adalah amanah untuk orangtuanya, khususnya ibu, bukan mereka-mereka itu.

Memang sudah konsekuensinya, sebagai orangtua, khususnya ibu, harus terus belajar, tidak ada sekolah yang mengajarkan bagaimana menjadi ibu. Malah psikolog sekalipun mungkin mengalami kesulitan juga ketika menghadapi balita dan fase-fasenya. Teori yang pernah dipelajari sudah terbang jauh saat harus menghadapi berbagai macam karakter balita secara langsung. Menyesal menjadi ibu rumah tangga? Tidak.

Sejujurnya memang ada saat saya merasa bosan dengan peran ini, kadang merasa tidak produktif dll. Tapi ketika melihat wajah anak, sedikit banyak, ada rasa kasihan dan sayang, jika masa kecil mereka terlewatkan. Mereka lebih butuh ibunya, lebih butuh saya dibandingkan perusahaan-perusahaan diluar sana. Apalagi jika kita bandingkan dengan zaman kita dulu, sepertinya sudah banyak berubah.

Sekarang, memantau anak adalah hal yang paling wajib dilakukan orangtua, sudah banyak tindakan kriminalitas diluar sana, baik secara fisik maupun mental, sebut saja pedofil, penculikan, penjualan anak, pembunuhan dan penjualan organ tubuh, prostitusi dan masih banyak hal negatif lainnya. Sebagai ibu, saya bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi anak saya, mulai dari asupan, ASI selama 2 tahun, lalu makanan, berikan makanan yang baik, no msg, no vetsin dan menggunakan bahan yang berkualitas, air dan susu yang rutin diberikan sampai asupan ruhiyah, baik itu shalat, mengaji, bersosialisasi cara islami dll, meskipun mereka belum mengerti dan ikut sepenuhnya, setidaknya saya berusaha memberikan teladan untuk mereka.

Untuk stimulasi, berikan bahan belajar sesuai usia mereka, jadwalkan menonton dan penggunaan gadget, banyak membaca buku yang bermanfaat untuk mereka, iqra, menghapal surah dan doa-doa lalu mengamalkannya. Inilah bagian yang paling sulit, menunggu mood mereka baik, lalu masukkan bahan pembelajaran itu, pelajari bersama. Seringkali anak tidak mau belajar, apalagi belajar iqra dan hapalan, anak sudah kabur duluan, tapi tak mengapa, coba ibu juga ikut belajar lalu mereka mencontohnya. Jika ibu ingin anak kutu buku, ibu dulu yang harus menjadi kutu buku. Buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya, bagaimana ibunya, ya seperti itulah anak-anaknya. Tanggung jawab moral yang sungguh luar biasa.

Mengenalkan komunikasi dan aktivitas sosial lainnya juga penting lho! Sekaligus ajak mereka berteman dengan anak-anak seusia mereka. Hal ini bertujuan agar mereka tidak individualis, belajar toleransi dengan orang lain, memahami banyak karakter orang lain yang berbeda dengan dirinya dan dapat bergaul dengan siapa pun yang mungkin tidak setipe dengan dirinya. Orangtua bertanggungjawab memilihkan teman yang baik untuk mereka, lihat aktivitas bermain yang dilakukan, apakah baik untuk anak atau tidak, jika tidak, maka alihkan anak pada aktivitas lainnya yang lebih bermanfaat.

Saya rela menemani Nabilla bermain diluar sana bersama teman-temannya sampai 2 jam bahkan lebih, karena saya memahami bahwa bermain itu kebutuhan Nabilla, kebutuhan anak. Biarlah Nabilla berkotor-kotor ria bersama teman-teman, main air, lari-larian, dll, sampai dirumah tinggal mandi yang bersih, ganti semua pakaian, lalu beristirahat. Saya tinggal memilihkan jadwal yang pas untuk Nabilla bermain kotor-kotoran, jam 2.30 siang misalnya, agar pulang sekaligus mandi sore.

Masih banyak hal yang menjadi tanggung jawab ibu, mempersiapkan mental anak menghadapi sekolah, mempersiapkan kemandirian anak ketika sekolah, ini masih menjadi PR buat saya sebagai ibu.

Sungguh masih banyak lagi yang harus ibu lakukan, tidak semata menyerahkan tanggung jawab ibu pada sekolah anak.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

785 Rahayu Pratiwi

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ini Cara Kami Mewujudkan Pernikahan Sehat Di Masa Pandemi

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keharmonisan rumah tangga di saat pandemi ini.

Lakukan 4 Hal Ini Untuk Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Selama Pandemi

Moms and Dads, selama pandemi ini jaga keharmonisan rumah tangga yuk. Simak bersama yang berikut ini.

Inspirasi Nursery Room

Para bumil sedang mencari inspirasi untuk mendekor kamar si Kecil? Bisa lihat yang satu ini ya.

Menjaga Kesehatan Pernikahan Selama Di Rumah Aja

Selama di rumah aja, apa yang Moms and Dads lakukan untuk menjaga kesehatan rumah tangga? Baca cerita berikut ini ya.

Komunikasi Suami Istri Saat WFH

Apabila suami istri sedang tegang, apa yang sebaiknya dilakukan? Simak cerita berikut ini ya.

Daddies Cook on Vals Day with Nutribaby+

Babymoov menyelenggarakan acara Daddies cook on Valentines Day!

Tips Sederhana untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga

Mengurangi sampah bisa dilakukan dari hal-hal kecil yang sederhana ya Moms, apa sajakah itu?

Yang Perlu Dipersiapkan saat Jadi Mama Muda di Perantauan

Apa saja yang harus dipersiapkan saat memutuskan untuk tinggal sendiri alias jauh dari keluarga?

Membereskan Baju dengan Menggunakan Konmari Method

Gerah banget ga sih Moms, tiap buka lemari liat baju anak awut2an. Perlu ngumpulin niat yang banyak buat rapihin semua.

Habis Melahirkan, Tetapkan Aturan Berikut

Jangan sungkan untuk menerapkan aturan aturan ya, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan

Tips Menghempaskan Mom Shaming!

Yuk ikuti tips berikut ini untuk mengatasi mom shaming

Bahaya Baby Blues

Ternyata 80% Ibu yang baru melahirkan mengalami dan merasakan yang namanya Baby Blues

Tips Menghadapi Mom Shaming dan Baby Shaming

Moms pasti pernah mengalami Mom shaming ataupun Baby shaming, "Kok anaknya nangis mulu, ASI kamu pasti dikit tuh!"

Pentingnya Bahasa Cinta dalam Pernikahan

Pernikahan merupakan sebuah ikatan antara dua orang yang memerlukan kerja sama antara keduanya.

Hindari Kalimat Ini jika Bertemu Ibu Baru

Menjadi seorang ibu tentu tidaklah mudah. Terlebih bagi seorang ibu baru.

Rekomendasi Kado yang Bermanfaat untuk Teman yang Baru Melahirkan

Ketika dapet kabar dari temen kalo dia udah melahirkan, pasti kita juga ikutan seneng ya, moms.

Ini Dia Manfaat dan Tips Mengajak si Kecil Liburan Ke Museum

Moms butuh referensi untuk liburan bersama si Kecil? Museum bisa jadi salah satu ide yang pas

Me Time Sederhana ala Mom Risny

Moms sedang butuh referensi untuk melakukan me time? Yuk simak tips simpel berikut ini

Keputusan yang Tepat untuk Resign

Bagi working Mom, keputusan untuk resign bukanlah suatu hal yang mudah. Banyak hal yang harus siap ditinggalkan

My One Year Journey with Babyologist

Kali ini agak berbeda dengan artikel2 yang aku buat sebelumnya, aku mau sharing perjalananku selama 1 tahun join Babyo!