Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kapan Si Kecil Memahami Suatu Perintah?

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  12 Oct '18

Beberapa bayi mulai memahami apa yang dimaksud dengan “tidak” sekitar usia 6 bulan. Akan tetapi, banyak di antara mereka yang tidak akan menghentikan apa yang sedang mereka lakukan sebagai respon terhadap perintah tersebut sampai mereka berumur di antara 12 dan 18 bulan.

Ketika si Kecil mulai nakal, dengan tenang katakan padanya “tidak” dan cobalah untuk membuatnya tertarik pada hal lain. Sebagai contoh, jika dia terus berusaha menangkap seekor kucing, alihkan perhatian dia dengan mainan, pindahkan dia jauh dari kucing tersebut, atau letakkan kucing peliharaan Moms di ruangan lain.

Jika si Kecil merasa seolah-olah “tidak” adalah kata yang paling sering Moms katakan kepadanya, cobalah untuk menggunakan kata-kata yang menjelaskan mengapa Moms tidak ingin si Kecil melakukan apa yang dia sedang lakukan. Misalnya, ketika si Kecil terlalu dekat dengan oven, katakan, “Awas, panas!” Nada keras dari suara Moms adalah bagian terpenting dari pesan yang ingin Moms sampaikan kepada si Kecil.

Sementara itu, sebagian besar bayi memahami perintah sederhana seperti “tenanglah!” atau “tunggu sebentar” antara usia 12 dan 15 bulan.

“Tetapi, itu tidak berarti mereka memiliki kendali impuls untuk menghentikan perilaku yang Moms minta agar mereka berhenti,” kata Traci B. Pitts, seorang psikolog anak di Reno, Nevada.

Kemampuan anak untuk memahami dan berhenti saat diperintah mungkin tidak akan muncul setelah si Kecil berumur 2 tahun bahkan kadang-kadang lebih dari itu.

Kepatuhan juga tergantung pada kepribadian seorang anak,” tambah Pitts, “Anak-anak yang lebih pemalu akan mengerti dan taat pada usia yang lebih muda.”

Ingatlah juga bahwa permintaan yang mengharuskan si Kecil untuk melawan impuls atau tindakan yang sedang berlangsung, seperti menyuruhnya berhenti berbicara terlalu keras ketika Moms sedang berbicara di telepon, atau menyuruhnya berjalan daripada berlari saat melalui toko seringkali lebih sulit untuk dipatuhi ketimbang permintaan seperti, “Tolong bawakan sepatu Mama agar kita bisa pergi berjalan-jalan ke taman.”

Buatlah permintaan Moms seterus terang dan sesederhana mungkin. Jangan terkejut jika Moms harus mengatakannya beberapa kali atau mengambil perhatian si Kecil sebelum Moms mendapatkan respon yang diinginkan.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

495 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tertarik Menyekolahkan Anak di Sekolah Alam? Ini Plus Minusnya!

Sekolah alam tentunya berbeda dengan sekolah formal, mulai dari kurikulum, suasana hingga metode pembelajarannya.

Plus Minus Menggunakan White Noise

Tingkah laku si Kecil memang unik-unik ya, Moms? Kadang mengundang gelak tawa, tapi terkadang juga membuat jengkel.

Apa sih Pengaruh Seorang Ayah terhadap Anak?

Bagi semua orang, merawat anak selalu menjadi tanggung jawab bagi para ibu, karena mereka semua berpikir bahwa laki-laki bekerja mencari nafkah [...]

Tips Mengenalkan Alphabet pada Anak

Banyak cara yang dapat digunakan untuk mengenalkan anak pada alphabet dengan cara. Apa saja itu?

Mengajarkan Kedisiplinan Tidur pada Anak

Adakah cara bagaimana agar anak bisa tidur tenang semalaman dan mungkin bisa tidur dan bangun teratur di jam yang sama?

Bermain dengan Stiker Banyak Manfaatnya Lho

Stiker itu bisa jadi alat bermain dan belajar yang menyenangkan dengan anak-anak lho. Apa saja manfaatnya?

Amankah Batita Bermain Pasir?

Apa hal positif dan risiko membiarkan anak bermain pasir?

Kemandirian Anak Muncul Melalui Metode Montessori

Telah banyak yang mengetahui bahwa metode belajar montessori memiliki beragam banyak manfaat bagi anak.

Main di Rumah VS Main di Luar Rumah

Moms kelompok mana? Suka si Kecil main di dalam rumah atau di luar rumah? Yuk simak cerita Mom Fiko berikut ini

Tips agar Anak Bisa Anteng Saat Bermain atau Dibacakan Buku

Moms si Kecil susah sekali duduk anteng saat main dan membaca? Yuk simak tips ala Mom Wahyu untuk mengatasinya

Komunikasi dengan si Bayi Yuk!

Walau belum bisa bicara & mengerti apa yang kita bicarakan, tapi bayi sudah bisa diajak berkomunikasi lho.

Pentingnya Sosialisasi pada Tumbuh Kembang Anak

Penting bagi anak untuk belajar bersosialisasi agar ia mulai belajar memikirkan orang lain selain diri sendiri.

Simak dan Pelajari Cara agar Bayi Tidak Rewel Waktu Mau Tidur

Mengapa si Kecil menjadi rewel setiap kali waktunya tidur dan bagaimana cara mengatasinya?

Ciri Anak Sehat Tidak Dilihat dari Fisiknya Saja

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga sangat penting bagi pertumbuhan si Kecil loh Moms!

Montessori Play: DIY Membuat Playdough di Rumah

Metode Montessori bisa Moms terapkan di rumah lho, dengan membuat DIY Playdough untuk si Kecil.

Perlukah Memakai Pagar Bayi?

Baby fence lagi happening banget ya Moms. Tapi, sebenarnya seberapa perlu sih penggunaan pagar bayi ini?

Mengenalkan Berenang Sejak Dini

Berenang sejak dini banyak sekali manfaatnya lho Moms, bukan hanya untuk anak tapi untuk orangtua juga

Tips agar si Kecil Tidak Bosan dengan Mainannya

Beberapa anak memiliki kecenderungan cepat bosan dengan mainannya. Bagaimana mencegahnya agar tidak bosan?

Stimulasi Bayi 1 Bulan dengan 5 Jenis Mainan Ini

Permainan apa saja yang bagus untuk stimulasi si Kecil yang berusia 1 bulan?

Bermain Corat Coret Seru dengan si Kecil

Kegiatan apa yang bisa dilakukan di rumah dengan si Kecil tapi juga bisa membantu tumbuh kembangnya?