Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kapan Dan Cara Naik Tekstur MPASI ala Mama Alfa

FEEDING  |  22 Apr '19

Kapan saat yang tepat untuk anakku naik tekstur MPASI ya? Sebenernya berbagai artikel udah banyak yang bahas ini. Ada banyak panduan dan patokan kapan serta bagaimana seharusnya tekstur MPASI di usia tertentu. 

Tapi, tiap anak berbeda ya Moms, jadi ga bisa disama ratakan. Mungkin di usia yang sama, tekstur makan si A sudah lebih kasar daripada si B. Atau bisa juga di usia yang lebih tua, tekstur makanan si C masih sama kayak tekstur si D yang usianya di bawah si C.

It's fine, semua anak itu unik dan berbeda progressnya antara satu dengan yang lain. Sah-sah aja selama memang masih dalam batas kewajaran. Jadi jangan sampai momen kenaikan tekstur MPASI menjadi sebuah kompetisi. Tekstur makan anak memang perlu dan harus naik. Nah, masalahnya kapan saat yang tepat untuk anakku naik tekstur ya?

Jawabannya hanya si ibu yang tau, karena si ibu yang tau bagaimana pola makan anaknya. Sesuaikanlah dengan kondisi anak, percayalah pada feeling-mu sebagai seorang ibu, karena tiap ibu pasti selalu menginginkan dan akan memberikan yang terbaik untuk anaknya. Jadi jangan dipaksakan juga bahwa usia segini sudah harus makan tekstur begini, sesuaikan saja dengan kondisi anak.

Lalu, bagaimana caranya untuk naik tekstur?

Pada saat kita mau menaikkan tekstur, sangat tidak disarankan untuk langsung mengganti seluruh tekstur makanan lama menjadi tekstur baru. Karena ini bisa bikin anak jadi kaget, dan jelas gak bisa kemakan gitu aja sama anak, ujung-ujungnya bisa bikin GTM. Bayangin aja, biasa makan bubur, eh tau-tau dikasih nasi putih yang agak keras.

Tekstur pertama MPASI adalah saring halus. Menyaringnya bisa menggunakan saringan kawat, blender, ataupun bisa keduanya, diblender lalu saring lagi. Nah ketika Moms merasa sudah waktunya mulai menaikkan teksturnya, maka bisa ikutin cara saya sebagai berikut:

  • Kenaikan pertama = 75% saring halus, 25% penyet.
    Jadi, saat makanan sudah selesai dimasak, hasilnya bisa dipisahkan terlebih dahulu. 75% buat disaring, 25% buat dipenyet-penyet. Atau, kalau saya pribadi karena menyaringnya pakai saringan kawat, hasil masakan langsung saya saring di saringan kawat, lalu hasil penyetan yang kita penyet-penyet saat nyaring tadi itu diambil 25% nya dan dicampur ke hasil saringan halus. Aduk-aduk.
  • Kenaikan kedua = 50% saring, 50% penyet
  • Kenaikan ketiga = 25% saring, 75% penyet
  • Kenaikan keempat = 0% saring, 100% penyet

Nah setelah ini mulai masuk tahap cincang. Kalau tahap ini, saya mulai pisahkan nasi dengan lauk pauk, lalu lauk pauknya dicincang-cincang. Dimulai dengan cincangan super tipis, meningkat perlahan-lahan sampai diiris-iris biasa.

  • Kenaikan kelima = Nasi lembek + cincang halus
  • Kenaikan keenam = Nasi lembek + cincang kasar
  • Kenaikan ketujuh = Tim padat + cincang kasar
  • Kenaikan kedelapan = Tim padat + potong-potong biasa
  • Terakhir = Makanan Keluarga

Semoga bermanfaat.

By: Intan Sukma Utami

Copyright by Babyologist

193 Intan Sukma Utami

Comments

Related Stories