Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kapan Anak Boleh Mengonsumsi Coklat?

FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  09 Jan '19


Di sebuah akun media sosial, saya mendapati postingan seorang teman yang memperlihatkan foto sang anak sedang mengonsumsi coklat batangan. Yang membuat saya sedikit heran, anak itu baru berusia 11 bulan. Saya pun bertanya tanya dalam hati, "Memang anak umur segitu sudah boleh makan coklat ya?"

Dikutip dari beberapa sumber, bayi yang berusia di bawah 2 tahun sebaiknya menghindari coklat, terutama dark chocolate dan milk chocolate. Bayi belum boleh mengonsumsi coklat dikarenakan kandungan kafein dalam coklat belum bisa mereka cerna. Saat anak berusia 2 tahun, sistem pencernaannya sudah sempurna sehingga bisa memproses makanan tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Tak bisa dipungkiri, coklat merupakan makanan yang enak dan menjadi favorit banyak orang mulai dari dewasa hingga anak-anak. Coklat dipercaya mampu memperbaiki mood. Selain itu, coklat juga memiliki beberapa efek positif lain di antaranya:

  1. Coklat mampu meningkatkan fungsi otak.
  2. Coklat membantu meningkatkan kinerja jantung dan pembuluh darah.
  3. Coklat mampu melancarkan sirkulasi darah dan menghambat proses pembekuan darah.
  4. Coklat membantu mengurangi risiko kerusakan  sel.

Namun perlu diingat, pemberian coklat yang terlalu dini pada bayi justru akan menimbulkan efek negatif, di antaranya:

  1. Kandungan kafein yang tinggi dalam coklat bisa memicu anak berperilaku agresif.
  2. Berisiko mengacaukan jam tidur anak akibat perilaku yang agresif.
  3. Zat Theobromine dalam kafein dikhawatirkan membuat anak lemas dan jantungnya berdebar.
  4. Kandungan manis pada coklat bisa mengakibatkan rusaknya enamel gigi pada anak.
  5. Sisa coklat yang menempel di gigi bisa mengakibatkan gigi si Kecil karies dan rusak.
  6. Berisiko mengalami obesitas di kemudian hari bila anak terlalu dini dan terlalu sering mengonsumsi coklat.

Oleh karena itu, Moms perlu bijak dalam memberi coklat pada anak. Sebaiknya pilihlah coklat yang kadar gula dan kafeinnya sedikit serta berikan pada porsi yang tidak berlebihan. Moms bisa memperkenalkan coklat namun dalam bentuk bahan tambahan makanan serta dalam bentuk susu rasa coklat. Selain itu, jangan lupa biasakan anak menggosok gigi setelah mengonsumsi makanan manis seperti coklat, agar gigi si Kecil tetap terlindungi.

 

Semoga bermanfaat.

By: Kurniati Solekha

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

566 Kurniati Solekha

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Serba-serbi Abses Payudara

Salah satu kasus yang umum ditemukan pada ibu menyusui adalah abses payudara. Yuk kenal lebih dalam tentang abses

Apakah Diet Vegetarian Cocok untuk Si Kecil?

Jika Moms adalah seorang vegetarian, Moms mungkin akan mengusahakan agar si Kecil mendapatkan diet yang sesuai

Manfaat Susu Soya untuk Bayi

Selain memiliki banyak manfaat & menyehatkan, susu soya dapat menjadi alternatif untuk anak yang alergi susu sapi Moms.

7 Langkah Sukses ASI Saat Berpuasa

Moms masih mengASIhi, tapi ingin ikut berpuasa? Yuk simak tips berikut ini agar sukses melakukannya

Jangan Minum Es, Entar Demam Lho! Benarkah?

Kita biasa melarang anak untuk minum es karena bisa menyebabkan demam, batuk dll. Tapi benarkah demikian?

Bahaya Garam dan Gula untuk Bayi Di Bawah 1 Tahun

MPASI untuk bayi di bawah 1 tahun belum boleh diberi garam/gula, apa alasannya?

Bolehkah Ibu dengan Hepatitis B Memberikan ASI?

Apakah ibu menyusui yang menderita hepatitis B tetap boleh memberikan ASI?

Bikin Kenyang Tapi Kurus? Konsumsi Ini Saat Diet!

Makanan apa saja yang bisa membuat perut kenyang namun tidak menaikkan berat badan?

Manfaat Telur Puyuh

Meskipun bentuknya kecil, namun telur puyuh memiliki segudang menfaat. Yuk, simak berikut ini.

7 Buah Ini Atasi Sembelit Bayi

Buah yang bertekstur lembek maupun keras yang kaya akan serat ini mampu mengatasi sembelit pada bayi.

Si Kecil Kurus Meski Sudah Makan Banyak? Ini Sebabnya

Kenapa si Kecil tidak gemuk walaupun ia makan dengan porsi yang banyak?

Kolik Karena Intoleransi Laktosa?

Benarkah salah satu penyebab kolik pada bayi adalah karena intoleransi laktosa?

Hindari Anemia dengan Mengonsumsi Makanan Kaya Zat Besi Berikut Ini

Makanan apa saja yang bisa meningkatkan kadar hemoglobin pada anak?

7 Jenis Ikan yang Memiliki Asam Lemak Omega 3 Baik Untuk si Kecil

Ikan merupakan makanan yang tinggi akan omega 3. Lalu ikan apa saja yang mengandung omega 3 yang baik?

Kapankah Anak Butuh Vitamin Penambah Nafsu Makan?

Apa ciri-ciri yang menunjukkan si Kecil membutuhkan vitamin penambah nafsu makan? Simak penjelasan berikut.

10 Buah Ini Mampu Atasi Sembelit pada Bayi

Si Kecil cukup rentan mengalami sembelit. Daripada memberikannya obat, lebih baik atasi dengan buah-buah ini.

Si Kecil Tetap Kurus Walau Minum ASI, Mengapa?

Berat badan si Kecil tidak bertambah walau sudah diberi ASI eksklusif? Yuk simak tips ala Mom Lisrin berikut

Makanan Apa yang Mengandung Protein Nabati Tinggi?

Moms ingin diet vegetarian, tapi takut protein yang dibutuhkan berkurang? Yuk simak list makanan berikut

Dot Bayi Manakah yang Cocok untuk si Kecil?

Dot bayi terbagi ke dalam beberapa jenis menurut fungsi dan bentuknya. Dot manakah yang terbaik?

6 Makanan Tinggi Kandungan Mineral

Makanan apa saja yang mengandung mineral tinggi dan baik untuk tubuh?