Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kanker Payudara: Musuh Para Wanita

FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  30 Sep '19


Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang umumnya menyerang para perempuan (2.1 juta per tahunnya), dan setidaknya selama tahun 2018 sudah 627 ribu perempuan meninggal karenanya (data WHO).

Agar para perempuan yang mengidap kanker dapat bertahan hidup lebih lama, perlu dilakukan deteksi dini. Apa saja? Dengan diagnosa awal dan screening.

• Diagnosa awal bisa dilakukan dengan SADARI/Periksa Payudara Sendiri: meraba secara circular bagian payudara hingga area ketiak, apakah ada gumpalan yang mencurigakan. Jika ada, segera konsultasikan dokter.

• Screening dilakukan dengan:

1. Mammography, yaitu menggunakan semacam sinar X level rendah yang diarahkan ke area payudara.
2. Clinical Breast Exam (CBE) pemeriksaan area payudara oleh tenaga medis. Tentunya lebih lengkap dan detail dibandingkan dengan pemeriksaan sendiri.

Jika sudah melakukan diagnosa dini / sadari dan menemukan gejala seperti:

• Benjolan,
• Puting sungsang,
• Pembengkakan kelenjar getah bening,
• Perubahan warna dan kondisi kulit,
• Keluar cairan dari puting (bagi yang tidak menyusui) seperti nanah,
• Nyeri pada payudara,
• Payudara memerah dan bengkak,

Moms harus waspada dan segera ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, apakah benar mengidap kanker payudara.

Sebagai pengalaman, teman mama saya ada yang mengidap kanker payudara. Sayangnya karena tidak didiagnosa dini, kankernya sudah stadium 3 atau 4 (saya lupa) dan membutuhkan operasi pengangkatan payudara yang terdampak.

Syukurlah sekarang beliau sudah membaik meskipun harus berkali-kali menjalani kemoterapi. Ini menjadi memori yang cukup menakutkan bagi saya, karena beliau cerita betapa sakit saat pengobatan, operasi, dan saat kemo.

Moms, tentunya kita tidak ingin mengalami hal ini. Maka sebaiknya saat mandi, kita bisa cek payudara sendiri. Apakah ada benjolan yang sebelumnya tidak ada. Lalu kita juga bisa mencegah dengan:

1. Menjaga berat badan agar tetap ideal
2. Makan makanan sehat
3. Tidak merokok
4. MengASIhi bayi (ya, dengan menyusui ternyata mengurangi risiko kanker payudara loh. Hebat banget manfaat menyusui)
5. Mengurangi minuman beralkohol
6. Berolahraga secara rutin.

Yuk Moms, hidup sehat dan selalu lakukan sadari agar terhindar dari risiko kanker payudara.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

433 Lidwina Adiani

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Cara Mudah Mengenali Gejala Kanker Payudara

Berbicara cancer, saya sebenarnya sudah tidak asing lagi ya. Karena kakak sepupu saya salah satu breast cancer survivor

Jangan Remehkan Benjolan pada Payudara Ya Moms!

Kali ini saya mau sharing nih mengenai penyakit tumor jinak yang saya alami yaitu FAM, dan bagaimana cara mengatasinya

Lindungi Diri dengan Mengenali Gejala Awal Kanker Payudara!

Awal tahun lalu sebelum hamil anak kedua, saya mengikuti suatu tes skrining payudara dan mammography.

Apa Saja yang Perlu Kita Waspadai Sebagai Gejala Awal dari Kanker Payudara?

Tepat 1 tahun yang lalu tante saya dinyatakan kanker payudara yang sudah bukan stadium awal lagi.

Mengenal Tumor Jinak yang Dapat Memicu Kanker Payudara

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman ketika saya didiagnosis mengidap tumor jinak di payudara

Mengetahui Lebih Awal & Belajar dari Breast Cancer Survivor

Saya melihat sendiri bagaimana perjuangan Tante saya dalam melawan penyakit kanker payudara yang dideritanya.

Kenali dan Cegah Kanker Payudara Sejak Dini

Mungkin tak banyak yang tahu kalau bulan Oktober diperingati sebagai Bulan Kesadaran Tentang Kanker Payudara.

Penyebab dan Gejala Kanker Payudara

Di bulan Oktober akan dilakukan kampanye tahunan, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang kanker payudara.

Cara Mengatasi Mastitis Ketika Menyusui

Dulu ketika Carine lahir, senang sekali rasanya karena bisa langsung memberikan ASI kepada Carine.