Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kanker Ovarium Pada Ibu Hamil

HEALTH TIPS  |  29 Mar '18


Kanker ovarium adalah tumor ganas yang mempengaruhi ovarium wanita. Kanker ini menempati urutan kelima berdasarkan frekuensi kematian akibat kanker pada wanita, penyebab utama kematian akibat tumor ginekologi ganas dan yang kedua sesuai dengan frekuensi tumor pada ginekologi. Setiap tahun setidaknya 225 ribu kasus kanker ovarium didaftarkan dan sekitar 140 ribu tercatat mematikan. Pada 75 persen kasus, kanker ovarium didiagnosis pada stadium lanjut. Bahkan diagnosa modern tampaknya tidak cukup berhasil. Kelangsungan hidup lima tahun selama tahap ketiga sekitar 24 persen dan 4,6 persen pada tahap keempat.

Seperti pada kasus dengan tumor kanker lainnya, penyebabnya tidak sepenuhnya diketahui. Namun, diyakini bahwa kanker ovarium umumnya mempengaruhi wanita nulipara (yang tidak pernah melahirkan). Juga ada pendapat bahwa kanker ovarium dapat dicegah dengan mengonsumsi kontrasepsi oral. Tanpa diragukan lagi, kanker ovarium (dan juga jenis kanker lainnya) mungkin diwariskan dari salah satu orang tua.

Gejala pertamanya (peningkatan perut) sangat sering dianggap adneksa (radang ovarium). Tumor secara bertahap menyebar di atas rongga perut yang mempengaruhi omentum dan menyebabkan akumulasi cairan (asites). Rasa sakit biasanya mirip dengan rasa sakit yang terjadi pada kasus peradangan ovarium.

Kanker ovarium mungkin dicurigai selama pemeriksaan perut pada ginekologi. Jika kanker dicurigai, biopsi rongga perut dilakukan dan cairan dianalisis untuk kehadiran sel tumor. Diagnosis akhir dapat dilakukan hanya selama operasi dan sesuai dengan hasil analisis sampel yang diambil selama periode pasca operasi. Untuk diagnosis kanker dan penilaian kerusakan metastatik, diagnostik ultra suara rongga perut dan panggul yang lebih kecil mesti dilakukan. Selain itu, tomografi komputer dada serta CT scan atau MRI rongga perut juga dapat dilakukan.

Tapi cara diagnosa yang paling informatif adalah pemeriksaan histologis ovarium. Pemeriksaan semacam itu memungkinkan untuk mengetahui sifat dan struktur tumor. Menurut hasil onkologi membentuk taktik pengobatan dan membuat prognosis.

Metode utama pengobatan kanker adalah operasi dan kemoterapi. Sat operasi dilakukan, hanya ovarium yang rusak yang bisa diangkat. Pada kasus yang lebih sulit (tergantung pada tingkat kerusakan) rahim dan omentum bisa diangkat. Kemoterapi biasanya didasarkan pada penggabungan obat-obatan (Cisplatin atau Carboplatin, Cyclophosphamide, Taxol dan lain sebagainya).

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

958 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.