DAILY FEED

Ciri-Ciri Pria yang Mengalami Azoospermia Ciri-Ciri Pria yang Mengalami Azoospermia
16 Feb '19

Tips Berkendara Bersama dengan Bayi Tips Berkendara Bersama dengan Bayi
16 Feb '19

Jangan Memberikan TV atau Gadget pada Anak sebelum Waktunya Jangan Memberikan TV atau Gadget pada Anak sebelum Waktunya
16 Feb '19

Perawatan Pasca Melahirkan Perawatan Pasca Melahirkan
16 Feb '19

9 Kandungan ASI yang Paling Bermanfaat bagi si Kecil 9 Kandungan ASI yang Paling Bermanfaat bagi si Kecil
16 Feb '19

Menjawab Kegalauan Mommy dalam Mencari Botol Susu yang Tepat Menjawab Kegalauan Mommy dalam Mencari Botol Susu yang Tepat
16 Feb '19

Bubur Kacang Hijau Kurma Bubur Kacang Hijau Kurma
16 Feb '19

Review Dr. Brown's Wide-Neck Options Bottle Review Dr. Brown's Wide-Neck Options Bottle
16 Feb '19

Apa Itu Metode Mindful Parenting? Apa Itu Metode Mindful Parenting?
16 Feb '19

Pompa ASI Portable Manual: Penyelamat di Saat Mati Lampu & Lupa Charge Pompa ASI Portable Manual: Penyelamat di Saat Mati Lampu & Lupa Charge
16 Feb '19

Menggunting Kuku Newborn? Siapa Takut Menggunting Kuku Newborn? Siapa Takut
16 Feb '19

Buah dengan Gizi Terbaik untuk Balita Buah dengan Gizi Terbaik untuk Balita
16 Feb '19

Resep Dadar Gulung Kentang, Tofu, dan Keju Mom Rika Resep Dadar Gulung Kentang, Tofu, dan Keju Mom Rika
15 Feb '19

Traveling Asyik Membawa Bayi ala Mom Devina Traveling Asyik Membawa Bayi ala Mom Devina
15 Feb '19

Menidurkan Anak Tanpa Gendong Ala Mom Yunni Intan Menidurkan Anak Tanpa Gendong Ala Mom Yunni Intan
15 Feb '19

Review Bantal Anti Peyang ClevaMama by Mom Prianka Iradati Review Bantal Anti Peyang ClevaMama by Mom Prianka Iradati
15 Feb '19

Review NaÏf Care Ala Mom Editha Aldillasari Review NaÏf Care Ala Mom Editha Aldillasari
15 Feb '19

Apa yang Perlu Disiapkan Ketika Memakai Hospital Grade Breastpump Di RS? Apa yang Perlu Disiapkan Ketika Memakai Hospital Grade Breastpump Di RS?
15 Feb '19

Tips Segera Hamil Setelah Menikah Tips Segera Hamil Setelah Menikah
15 Feb '19

Perbedaan Spectra S2 Plus (Hospital Grade) dan Spectra 9+ (Portable Grade) Perbedaan Spectra S2 Plus (Hospital Grade) dan Spectra 9+ (Portable Grade)
15 Feb '19

Apa Saja Tanda-Tanda Awal Kehamilan? Apa Saja Tanda-Tanda Awal Kehamilan?
15 Feb '19

Babyo Review: Naif Baby Cleansing Wash Gel & Baby Nourishing Shampoo Babyo Review: Naif Baby Cleansing Wash Gel & Baby Nourishing Shampoo
15 Feb '19

Spaghetti Puding Biskuit Spaghetti Puding Biskuit
15 Feb '19

Seberapa Penting Pompa ASI untuk Full Time Mom? Seberapa Penting Pompa ASI untuk Full Time Mom?
15 Feb '19

Babyo Review Nutribaby+, Cara Cegah Gestational Diabetes Babyo Review Nutribaby+, Cara Cegah Gestational Diabetes
15 Feb '19

Penyebab Sembelit pada Bayi Penyebab Sembelit pada Bayi
15 Feb '19

Persamaan dan Perbedaan Pompa ASI Portable Spectra Berbagai Tipe Persamaan dan Perbedaan Pompa ASI Portable Spectra Berbagai Tipe
15 Feb '19

Susu Kedelai Dapat Memperlancar ASI Lho Susu Kedelai Dapat Memperlancar ASI Lho
15 Feb '19

Keracunan, Flu Atau Hamil? Keracunan, Flu Atau Hamil?
15 Feb '19

Ikan Gurame Kuah Kuning (14 M+) Ikan Gurame Kuah Kuning (14 M+)
15 Feb '19

READ MORE

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Jenis Olahraga Ini Dilarang Selama Kehamilan

HEALTH TIPS  |  PREGNANCY  |  17 Nov '18

Hamil bukan berarti tidak melakukan aktivitas apa pun. Seorang ibu hamil tentu diperbolehkan untuk berolahraga. Faktanya, beberapa olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan janin. Namun, ada juga jenis olahraga yang harus dihindari selama kehamilan, berikut penjelasannya.

Olahraga yang Dilarang Saat Hamil

  1. Kegiatan dengan potensi jatuh yang keras seperti menunggang kuda, berselancar, bersepeda off-road, gimnastik, ski air, ski lereng, dan snowboarding.

  2. Kegiatan yang melibatkan banyak perubahan arah yang tiba-tiba, misalnya sebagai besar olahraga raket (bulu tangkis, tenis, tenis meja, squash, dan racquetball. Alasannya, pusat gravitasi Moms bergeser selama kehamilan sehingga olahraga tersebut dapat membuat Moms hilang keseimbangan dan terjatuh.

  3. Olahraga dengan kontak tinggi seperti sepak bola, tinju, bola basket, dan hoki es.

  4. Kegiatan yang melibatkan tekanan udara ekstrem seperti scuba diving dan latihan di ketinggian di atas 1.800 meter. (Olahraga ringan hingga sedang seharusnya tidak ada masalah untuk ibu hamil yang hidup di ketinggian di atas 1.800 meter dan sudah terbiasa).

  5. Aktivitas yang dilakukan sambil berbaring telentang. Setelah trimester pertama, hindari sit-up dan latihan lain yang dilakukan saat berbaring telentang. Posisi ini dapat menurunkan aliran darah ke rahim dan seluruh tubuh Moms.

Jika Moms merupakan peserta latihan pemula, akan cukup berat untuk mengenali apakah Moms terlalu memaksakan diri atau tidak. Meskipun demikian, kurangi frekuensi latihan rutin apabila :

  • Moms merasakan sakit di daerah persendian dan ligamen selama atau setelah berolahraga.

  • Moms merasa kelelahan alih-alih bertenaga setelah berolahraga.

  • Moms terengah-engah untuk melakukan percakapan.

  • Otot-otot Moms terasa sangat sakit, lemah, atau gemetar untuk periode yang lama setelah berolahraga. Hal ini mungkin dapat mempengaruhi keseimbangan Moms.

  • Denyut jantung istirahat Moms di pagi hari 10 kali lebih tinggi dari biasanya.

Segera hentikan kegiatan berolahraga dan hubungi tenaga medis jika terjadi :

  • Perdarahan vagina
  • Kontraksi (persalinan prematur)
  • Cairan bocor (atau tercurah) dari vagina Moms
  • Pusing atau merasa ingin pingsan
  • Sakit kepala
  • Sakit dada
  • Betis sakit atau bengkak
  • Penurunan gerakan janin

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Copyright by Babyologist

193 Babyologist Indonesia Send Message to Writer

Related Stories