Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Jenis Olahraga Ini Dilarang Selama Kehamilan

HEALTH TIPS  |  PREGNANCY  |  17 Nov '18


Hamil bukan berarti tidak melakukan aktivitas apa pun. Seorang ibu hamil tentu diperbolehkan untuk berolahraga. Faktanya, beberapa olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan janin. Namun, ada juga jenis olahraga yang harus dihindari selama kehamilan, berikut penjelasannya.

Olahraga yang Dilarang Saat Hamil

  1. Kegiatan dengan potensi jatuh yang keras seperti menunggang kuda, berselancar, bersepeda off-road, gimnastik, ski air, ski lereng, dan snowboarding.

  2. Kegiatan yang melibatkan banyak perubahan arah yang tiba-tiba, misalnya sebagai besar olahraga raket (bulu tangkis, tenis, tenis meja, squash, dan racquetball. Alasannya, pusat gravitasi Moms bergeser selama kehamilan sehingga olahraga tersebut dapat membuat Moms hilang keseimbangan dan terjatuh.

  3. Olahraga dengan kontak tinggi seperti sepak bola, tinju, bola basket, dan hoki es.

  4. Kegiatan yang melibatkan tekanan udara ekstrem seperti scuba diving dan latihan di ketinggian di atas 1.800 meter. (Olahraga ringan hingga sedang seharusnya tidak ada masalah untuk ibu hamil yang hidup di ketinggian di atas 1.800 meter dan sudah terbiasa).

  5. Aktivitas yang dilakukan sambil berbaring telentang. Setelah trimester pertama, hindari sit-up dan latihan lain yang dilakukan saat berbaring telentang. Posisi ini dapat menurunkan aliran darah ke rahim dan seluruh tubuh Moms.

Jika Moms merupakan peserta latihan pemula, akan cukup berat untuk mengenali apakah Moms terlalu memaksakan diri atau tidak. Meskipun demikian, kurangi frekuensi latihan rutin apabila :

  • Moms merasakan sakit di daerah persendian dan ligamen selama atau setelah berolahraga.

  • Moms merasa kelelahan alih-alih bertenaga setelah berolahraga.

  • Moms terengah-engah untuk melakukan percakapan.

  • Otot-otot Moms terasa sangat sakit, lemah, atau gemetar untuk periode yang lama setelah berolahraga. Hal ini mungkin dapat mempengaruhi keseimbangan Moms.

  • Denyut jantung istirahat Moms di pagi hari 10 kali lebih tinggi dari biasanya.

Segera hentikan kegiatan berolahraga dan hubungi tenaga medis jika terjadi :

  • Perdarahan vagina
  • Kontraksi (persalinan prematur)
  • Cairan bocor (atau tercurah) dari vagina Moms
  • Pusing atau merasa ingin pingsan
  • Sakit kepala
  • Sakit dada
  • Betis sakit atau bengkak
  • Penurunan gerakan janin

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

524 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Berapa Batas Usia Wanita untuk Hamil?

Apakah usia 30 tahun merupakan batasan seorang wanita untuk hamil? Simak penjelasannya berikut ini.

Produk yang Tidak Boleh Dipakai Saat Hamil

Saat hamil, ada beberapa hal yang harus dihindari baik dari asupan maupun produk perawatan, karena mengandung zat kimia yang berbahaya dan dapat [...]

Manfaat Jalan Pagi Bagi Ibu Hamil

Jalan pagi merupakan salah satu jenis olahraga yang dianjurkan untuk dilakukan oleh ibu hamil, khususnya ketika memasuki trimester akhir. Apa [...]

Manfaat Kayu Manis dan Madu untuk Program Hamil

Kayu manis dan madu sangat berkhasiat untuk mempercepat program kehamilan. Mengapa demikian?

Mommy Jo's IVF Journey

Kita pasti sering mendengar kata IVF atau bayi tabung. Bagaimana prosesnya? Yuk simak pengalaman Mommy Jo berikut ini.