THE DAILY

Cara Mom Afra Mengajarkan Makna Hari Pahlawan pada si Kecil Cara Mom Afra Mengajarkan Makna Hari Pahlawan pada si Kecil
16 Nov '18

Ibu Hamil, Hentikan Olahraga Jika Alami Hal Ini Ibu Hamil, Hentikan Olahraga Jika Alami Hal Ini
16 Nov '18

Review: Valor & Breath Again from Young Living Review: Valor & Breath Again from Young Living
16 Nov '18

Tangisan Palsu Bayi Tangisan Palsu Bayi
16 Nov '18

Infeksi Jamur pada Diaper Rash Infeksi Jamur pada Diaper Rash
15 Nov '18

Disartria, Gangguan Berbicara karena Lemah Otot Disartria, Gangguan Berbicara karena Lemah Otot
15 Nov '18

Mengatasi Pilek pada si Kecil Tanpa Obat Mengatasi Pilek pada si Kecil Tanpa Obat
15 Nov '18

How I Meet Babyologist.. How I Meet Babyologist..
15 Nov '18

Si Kecil sudah 14 Bulan tapi Masih Ngiler? Si Kecil sudah 14 Bulan tapi Masih Ngiler?
15 Nov '18

Tips Sukses Memberikan ASI untuk Working Moms Tips Sukses Memberikan ASI untuk Working Moms
15 Nov '18

6 Tips Memulai Senam Hamil 6 Tips Memulai Senam Hamil
15 Nov '18

Hentikan Kebiasaan Membandingkan Perkembangan si Kecil Hentikan Kebiasaan Membandingkan Perkembangan si Kecil
15 Nov '18

Langkah Menuju Kehamilan yang Sehat Langkah Menuju Kehamilan yang Sehat
15 Nov '18

No Minder! Lahiran Normal Vs. Caesar? No Minder! Lahiran Normal Vs. Caesar?
15 Nov '18

Baby Spa, Sekedar Tren atau Bermanfaat? Baby Spa, Sekedar Tren atau Bermanfaat?
15 Nov '18

Menjemur Newborn di Pagi Hari Dapatkah Menurunkan Bilirubin? Menjemur Newborn di Pagi Hari Dapatkah Menurunkan Bilirubin?
15 Nov '18

Kiat-Kiat Mengajarkan Anak Berbicara Menjelang Tidur Kiat-Kiat Mengajarkan Anak Berbicara Menjelang Tidur
15 Nov '18

Cara Selamat Menjadi Ibu Baru di Bulan Pertama Cara Selamat Menjadi Ibu Baru di Bulan Pertama
15 Nov '18

3 Imunisasi yang Wajib Diulang pada Anak 3 Imunisasi yang Wajib Diulang pada Anak
15 Nov '18

Tips Mengatasi Mood Makan si Kecil ala Mom Ruly Tips Mengatasi Mood Makan si Kecil ala Mom Ruly
14 Nov '18

Diet Hamil Itu Merubah Pola Makan Bukan Mengurangi Makan? Diet Hamil Itu Merubah Pola Makan Bukan Mengurangi Makan?
14 Nov '18

Cap Cay Kuah Tofu 12M+ Cap Cay Kuah Tofu 12M+
14 Nov '18

Review MOOIMOM Hands Free Pumping Bra Review MOOIMOM Hands Free Pumping Bra
14 Nov '18

Makanan Peningkat Imunitas Tubuh si Kecil Makanan Peningkat Imunitas Tubuh si Kecil
14 Nov '18

Perlukah Suplemen Omega-3 Disertai Omega-6 dan 9? Perlukah Suplemen Omega-3 Disertai Omega-6 dan 9?
14 Nov '18

Pola Makan Sehat Bumil Saat Diet Hamil Pola Makan Sehat Bumil Saat Diet Hamil
14 Nov '18

Review Mom Nancy: Parklon PE Roll Mat Review Mom Nancy: Parklon PE Roll Mat
14 Nov '18

Apa Manfaat Asam Folat untuk Janin? Apa Manfaat Asam Folat untuk Janin?
14 Nov '18

Babyo Review Panci, Spatula, dan Talenan by Mother's Corn Babyo Review Panci, Spatula, dan Talenan by Mother's Corn
14 Nov '18

READ MORE

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Jenis Imunisasi untuk Bayi Baru Lahir

HEALTH TIPS  |  19 Aug '18

Imunisasi adalah suatu tindakan menyuntikan vaksin kedalam tubuh guna mendapatkan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit. semua jenis imunisasi memiliki jadwal dan waktu yang telah ditentukan. Hal ini jangan sampai dilewatkan agar tubuh dapat menghasilkan sistem kekebalan sampai dewasa. Adapun imunisasi untuk bayi baru lahir di antaranya imunisasi BCG, hepatitis b, polio, DPT dan campak.

Jenis imunisasi yang wajib dilakukan

1. Imunisasi hepatitis B

Imunisasi hepatitis b merupakan imunisasi untuk mencegah terjadinya penyakit hepatitis b. pemberian vaksin hepatitis b sebanyak 3 kali, imunisasi hepatitis b diberikan pada bayi saat lahir, untuk dosis kedua pada saat bayi usia 1 – 2 bulan, sedangkan untuk dosis ketiga saat bayi usia 6 – 18 bulan dengan pemberian dosis 0,5 cc.

Adapun imunisasi hepatitis b bermanfaat dalam memberikan sistem kekebalan tubuh dan melindungi terhadap virus hepatitis b. Hal ini dapat menyebabkan infeksi organ hati yang menimbulkan penyakit kronis, di antaranya kanker hati dan sirosis hati. Maka dari itu, orang tua yang mempunyai bayi dianjurkan untuk melakukan imunisasi hepatitis b agar terhindar dari penyakit tersebut.

Sedangkan efek samping setelah melakukan imunisasi hepatitis b akan muncul reaksi seperti demam ringan dan bengkak pada bagian kulit bekas suntikan.

2. Imunisasi polio

Imunisasi polio yaitu imunisasi untuk mencegah terjadinya penyakit polio. Penyakit ini termasuk penyakit yang berbahaya, imunisasi polio dilakukan pada bayi baru lahir, saat usia 2 bulan, usia 4 bulan, usia 6 bulan. dan pada saat bati usia 18 – 24 bulan. adapun imunisasi dapat diulang saat usia 5 – 6 tahun.

Manfaat imunisasi polio salah satunya untuk memberikan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan kecacatan. Penyakit polio termasuk penyakit yang dapat menular.

3. Imunisasi BCG

Imunisasi BCG berguna dalam mencegah penyakit tuberculosis, pemberian imunisasi BCG diberikan pada bayi sebelum usia 3 bulan dengan dosis sebanyak 1 kali seumur hidup. Adapun mamfaat imunisasi BCG yaitu untuk mendapatkan sistem kekebalan tubuh dan memberikan perlindungan terhadap penyakit tuberculosis atau TBC. Penyakit TBC jenis penyakit yang mudah menular sehingga bayi mudah terkena penyakit tersebut karena bayi belum memiliki sistem imun yang kuat. Sedangkan untuk efek samping setelah imunisasi yaitu muncul reaksi seperti demam ringan dan sakit dibagian tubuh bekas suntikan. Namun reaksi ini hanya berlangsung selama 1 atau 2 hari dan akan sembuh sendiri. 

4. Imunisasi DPT

Pemberian imunisasi DPT saat bayi usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan 18 bulan. Kemudian akan diulang saat usia 5 – 12 tahun. Imunisasi DPT sangat penting, hal ini dapat mencegah terjadinya 3 jenis penyakit sekaligus, di antaranya difteri, pertusis dan tetanus. efek samping imunisasi DPT sama hal nya dengan imunisasi lainnya hanya menimbulkan demam dan bengkak pada bagian kulit bekas suntikan.

5. Imunisasi campak

Imunisasi yang diberikan saat usia 9 bulan dan bermanfaat dalam memberikan perlindungan terhadap penyakit campak. Biasanya penyakit campak akan menyebabkan batuk, pilek, sakit tenggorokan, sulit bernafas dan bintik-bintik merah pada bagian kulit. bahkan penyakit ini dapat menyebabkan kematian. adapun efek samping imunisasi campak yaitu demam dan sakit pada bagian kulit bekas suntikan.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

757 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories