THE DAILY

Perlukah Menyiapkan Alat Masak Terpisah Untuk Si Kecil? Perlukah Menyiapkan Alat Masak Terpisah Untuk Si Kecil?
18 Sep '18

Bahaya Tidak Memakai Kondom Bahaya Tidak Memakai Kondom
18 Sep '18

Edible Coloring Paint for Messy Play Edible Coloring Paint for Messy Play
18 Sep '18

Babyo Tips: Membersihkan Pompa ASI Babyo Tips: Membersihkan Pompa ASI
18 Sep '18

Mengapa Bayi Haid dan Payudaranya Besar? Mengapa Bayi Haid dan Payudaranya Besar?
18 Sep '18

Review Ingenuity High Chair 3in1 Review Ingenuity High Chair 3in1
18 Sep '18

Cara Mengatasi Diare di Masa Kehamilan Cara Mengatasi Diare di Masa Kehamilan
18 Sep '18

Benarkah Obat untuk Bayi Bisa Disalurkan dari ASI? Benarkah Obat untuk Bayi Bisa Disalurkan dari ASI?
18 Sep '18

Buah-buahan yang Disarankan Saat Hamil 6 Bulan Buah-buahan yang Disarankan Saat Hamil 6 Bulan
18 Sep '18

Hipotermia pada Bayi dan Cara Mencegahnya Hipotermia pada Bayi dan Cara Mencegahnya
18 Sep '18

Manfaat Metode Blansir dalam MPASI Manfaat Metode Blansir dalam MPASI
18 Sep '18

Stimulasi LDR untuk Kelancaran ASI Stimulasi LDR untuk Kelancaran ASI
18 Sep '18

Alergi Susu Sapi pada Bayi dan Penanganannya Alergi Susu Sapi pada Bayi dan Penanganannya
18 Sep '18

Mengenal Penyebab Infeksi HIV Akut Mengenal Penyebab Infeksi HIV Akut
18 Sep '18

Bayi Terlambat Tumbuh Gigi Bayi Terlambat Tumbuh Gigi
18 Sep '18

Tips Simpel Meredakan Gejala Batuk Tips Simpel Meredakan Gejala Batuk
17 Sep '18

Bolehkah Ibu Hamil 7 Bulan Minum Folamil Genio Tanpa Resep Dokter? Bolehkah Ibu Hamil 7 Bulan Minum Folamil Genio Tanpa Resep Dokter?
17 Sep '18

Efek Psikologis Perceraian pada Anak Efek Psikologis Perceraian pada Anak
17 Sep '18

Sakit Gigi Saat Hamil 8 Bulan Sakit Gigi Saat Hamil 8 Bulan
17 Sep '18

Bolehkah Extra Virgin Olive Oil Digunakan untuk Memasak? Bolehkah Extra Virgin Olive Oil Digunakan untuk Memasak?
17 Sep '18

Menjelang Anak MPASI, Ini Dia Persiapannya Menjelang Anak MPASI, Ini Dia Persiapannya
17 Sep '18

Apa Itu Alat Kontrasepsi Diafragma? Apa Itu Alat Kontrasepsi Diafragma?
17 Sep '18

Mengatasi Wasir Pasca Melahirkan Mengatasi Wasir Pasca Melahirkan
17 Sep '18

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Alat Kontrasepsi Kap Serviks Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Alat Kontrasepsi Kap Serviks
17 Sep '18

Babyo Review Nutribaby+ Babyo Review Nutribaby+
17 Sep '18

Perlukah Membeli UV Sterilizer? Perlukah Membeli UV Sterilizer?
17 Sep '18

Solusi Ketika Lupa Mengonsumsi Pil KB Solusi Ketika Lupa Mengonsumsi Pil KB
17 Sep '18

Bolehkah Menyalakan AC Saat Anak Demam? Bolehkah Menyalakan AC Saat Anak Demam?
17 Sep '18

Mengatasi Asma Saat Hamil 6 Bulan Mengatasi Asma Saat Hamil 6 Bulan
17 Sep '18

Tips Tetap Sehat dan Segar Saat Kehamilan Trimester 3 Tips Tetap Sehat dan Segar Saat Kehamilan Trimester 3
17 Sep '18

READ MORE

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Jenis Imunisasi untuk Bayi Baru Lahir

HEALTH TIPS  |  19 Aug '18

Imunisasi adalah suatu tindakan menyuntikan vaksin kedalam tubuh guna mendapatkan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit. semua jenis imunisasi memiliki jadwal dan waktu yang telah ditentukan. Hal ini jangan sampai dilewatkan agar tubuh dapat menghasilkan sistem kekebalan sampai dewasa. Adapun imunisasi untuk bayi baru lahir di antaranya imunisasi BCG, hepatitis b, polio, DPT dan campak.

Jenis imunisasi yang wajib dilakukan

1. Imunisasi hepatitis B

Imunisasi hepatitis b merupakan imunisasi untuk mencegah terjadinya penyakit hepatitis b. pemberian vaksin hepatitis b sebanyak 3 kali, imunisasi hepatitis b diberikan pada bayi saat lahir, untuk dosis kedua pada saat bayi usia 1 – 2 bulan, sedangkan untuk dosis ketiga saat bayi usia 6 – 18 bulan dengan pemberian dosis 0,5 cc.

Adapun imunisasi hepatitis b bermanfaat dalam memberikan sistem kekebalan tubuh dan melindungi terhadap virus hepatitis b. Hal ini dapat menyebabkan infeksi organ hati yang menimbulkan penyakit kronis, di antaranya kanker hati dan sirosis hati. Maka dari itu, orang tua yang mempunyai bayi dianjurkan untuk melakukan imunisasi hepatitis b agar terhindar dari penyakit tersebut.

Sedangkan efek samping setelah melakukan imunisasi hepatitis b akan muncul reaksi seperti demam ringan dan bengkak pada bagian kulit bekas suntikan.

2. Imunisasi polio

Imunisasi polio yaitu imunisasi untuk mencegah terjadinya penyakit polio. Penyakit ini termasuk penyakit yang berbahaya, imunisasi polio dilakukan pada bayi baru lahir, saat usia 2 bulan, usia 4 bulan, usia 6 bulan. dan pada saat bati usia 18 – 24 bulan. adapun imunisasi dapat diulang saat usia 5 – 6 tahun.

Manfaat imunisasi polio salah satunya untuk memberikan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan kecacatan. Penyakit polio termasuk penyakit yang dapat menular.

3. Imunisasi BCG

Imunisasi BCG berguna dalam mencegah penyakit tuberculosis, pemberian imunisasi BCG diberikan pada bayi sebelum usia 3 bulan dengan dosis sebanyak 1 kali seumur hidup. Adapun mamfaat imunisasi BCG yaitu untuk mendapatkan sistem kekebalan tubuh dan memberikan perlindungan terhadap penyakit tuberculosis atau TBC. Penyakit TBC jenis penyakit yang mudah menular sehingga bayi mudah terkena penyakit tersebut karena bayi belum memiliki sistem imun yang kuat. Sedangkan untuk efek samping setelah imunisasi yaitu muncul reaksi seperti demam ringan dan sakit dibagian tubuh bekas suntikan. Namun reaksi ini hanya berlangsung selama 1 atau 2 hari dan akan sembuh sendiri. 

4. Imunisasi DPT

Pemberian imunisasi DPT saat bayi usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan 18 bulan. Kemudian akan diulang saat usia 5 – 12 tahun. Imunisasi DPT sangat penting, hal ini dapat mencegah terjadinya 3 jenis penyakit sekaligus, di antaranya difteri, pertusis dan tetanus. efek samping imunisasi DPT sama hal nya dengan imunisasi lainnya hanya menimbulkan demam dan bengkak pada bagian kulit bekas suntikan.

5. Imunisasi campak

Imunisasi yang diberikan saat usia 9 bulan dan bermanfaat dalam memberikan perlindungan terhadap penyakit campak. Biasanya penyakit campak akan menyebabkan batuk, pilek, sakit tenggorokan, sulit bernafas dan bintik-bintik merah pada bagian kulit. bahkan penyakit ini dapat menyebabkan kematian. adapun efek samping imunisasi campak yaitu demam dan sakit pada bagian kulit bekas suntikan.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

BACA JUGA: Inilah Manfaat Asam Folat untuk Program Hamil

684 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories