Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Jenis Campak dan Gejala Campak pada Bayi

HEALTH TIPS  |  28 Jun '19


Campak adalah penyakit menular yang disebabkan karena infeksi virus paramyovirus. Virus tersebut menyebar melalui udara, menginfeksi saluran pernapasan penderita, dan menyebar ke seluruh tubuh. Gejala sangat umum yang paling dapat dilihat dari penderita campak adalah ruam-ruam merah di kulit penderita. Virus ini dapat menyerang sistem saraf dan paru-paru jadi termasuk ke dalam kategori penyakit serius.

Jenis-jenis campak yang bisa menyerang bayi adalah sebagai berikut:

Campak bayi (roseola infantum)

Penderita penyakit campak bayi biasanya adalah bayi berusia antara 6-12 bulan. Virus campak bayi menular melalui udara.

Campak rubeola

Penyakit campak rubeola ditularkan melalui udara atau sentuhan langsung dengan cairan tubuh orang yang sudah terinfeksi. Virus rubeola dapat hidup di udara selama dua jam. Maka dari itu, sangat mungkin seseorang tertular campak meskipun penderita penyakit campak sudah tidak berada di ruangan yang sama dengan yang tertular.

Campak Jerman (rubella)

Sama seperti dua jenis penyakit campak lainnya, campak Jerman juga ditularkan melalui udara yang sudah terkontaminasi cairan tubuh penderita (misalnya dari batuk atau bersin). Campak jenis ini biasanya menyerang anak yang sudah lebih dewasa atau orang dewasa.

Pada bayi, gejala campak bayi biasanya muncul setelah satu hingga dua minggu terinfeksi. Gejalanya termasuk:

  • Pilek
  • Tidak nafsu makan
  • Demam dengan suhu 39-39,5 °C selama tiga hingga lima hari
  • Setelah demam mereda, muncul ruam-ruam berwarna pink di sekujur tubuh terutama di dada, perut, punggung, lengan, leher, dan wajah. Ruam-ruam tersebut akan mereda selama dua hingga tiga hari.

Jika dalam tiga hari ruam-ruam merah tidak hilang, Moms perlu segera membawa si Kecil ke dokter. Dokter mungkin akan melakukan tes darah pada si Kecil untuk mengetahui kadar antibodi terhadap campak bayi.

Campak, termasuk campak bayi, dapat dicegah dengan vaksinasi. Vaksin MMR adalah cara paling efektif untuk mencegah penyakit gondongan, campak, dan campak Jerman. Selalu cek kapan si Kecil harus vaksinasi dan teraturlah memvaksinasi si Kecil. Biasanya, vaksin MMR diberikan saat si Kecil berusia 9 bulan, 15 bulan, dan 5 tahun.

Tidak hanya dengan vaksinasi, Moms juga harus menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah campak, di antaranya:

  • Cuci tangan setelah melakukan aktivitas di luar ruangan, sesudah keluar dari toilet, dan sebelum makan
  • Ganti baju setelah melakukan aktivitas di luar ruangan
  • Hindari bepergian ke daerah-daerah yang rawan penyakit campak sebelum divaksinasi MMR

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

704 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.

Ini 4 Gejala Penyakit Kanker Payudara yang Dapat Langsung Moms Kenali

Kanker payudara adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh ketidaknormalan pertumbuhan sel-sel di payudara.