Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Kenali Resiko SIDS Sejak Dini

12 Jun '17

Sudden Infant Death Syndrome atau SIDS merupakan sindrom kematian tak terjelaskan yang banyak terjadi pada bayi berusia kurang dari 1 tahun, terutama pada usia 2 hingga 4 bulan dan bayi premature ketika tidur secara mendadak.  SIDS dapat terjadi pada bayi yang sedang dalam keadaan fit sekalipun. Penyebab SIDS belum diketahui secara pasti, meskipun telah dilakukan investigasi baik berupa otopsi, pemeriksaan adegan kematian, maupun rekap medis. Namun, SIDS dikaitkan dengan adanya keterlambatan atau abnormalitas pada otak bayi yang mengontrol proses pernapasan dan  bangun tidur. Beberapa teori mengungkapkan juga bahwa posisi tidur dapat memicu terjadinya SIDS.

Posisi tidur yang dianggap paling rentan dengan sindrom ini ialah posisi tengkurap, terutama pada kondisi kasur yang lembut dan dikelilingi bantal, boneka atau mainan. Permukaan alas tidur yang lembut dan keberadaan benda- benda di sekitar bayi yang sedang tidur dapat menciptakan sekat kecil di sekitar mulut bayi yang dapat menjebak hembusan napasnya sehingga bayi akan menghirup kembali udara yang ia hembuskan. Apabila hal ini terjadi, kadar oksigen dalam tubuh bayi akan menurun, sedangkan karbondioksida akan terakumulasi dan menyebabkan bayi kekurangan oksigen. Pada teorinya, kepala bayi akan bergerak mencari ruang untuk bernafas. Saat bergerak mencari udara, sistem saraf bayi yang belum sempurna dalam memberi dan menerima rangsangan  dapat menyebabkan kepala bayi bergerak berlawanan arah dengan tubuhnya, dan terjadilah SIDS. Pada kasus bayi premature, biasanya bayi akan sering mengalami lupa bernafas yang disebabkan sistem pernafasannya yang belum sesempurna bayi dengan kelahiran normal, sehingga bayi premature akan lebih sering kekurangan kadar oksigen dan lebih rentan dengan SIDS.

Berikut adalah “DO and DON’T” yang dapat dilakukan untuk mencegah SIDS:

Do

  • Tidurkan bayi pada posisi punggung (back Position).
  • Batas selimut hanya pada bahunya, jangan sampai wajah bayi tertutup.
  • Tidurkan bayi pada ranjang bayi yang berada satu ruangan dengan Mom and Dad.
  • Menggunakan home monitoring untuk terus mengawasi keadaan bayi.
  • Menyingkirkan benda-benda seperti mainan, bantal, atau boneka di dekat bayi saat sedang tidur.
  • Menggunakan bantal di sebelah kiri dan kanan bayi untuk menahan dan menjaga posisi tidurnya.

Don’t

  • Merokok selama masa kehamilan maupun saat merawat bayi, dan membiarkan orang lain merokok dekat bayi.
  • Tidur di sofa atau ranjang yang sama dengan bayi.
  • Membiarkan ruangan terlalu panas dan terlalu dingin karena dapat menyebabkan bayi merasa tidak nyaman.
  • Menggunakan pakaian yang berlebihan pada bayi.

So, jangan sepelekan resiko SIDS, jangan sepelekan posisi tidur Si Kecil!

 

By: Gabriela Iridi 

718 Gabriela Iridi

Comments

BACA JUGA: