Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Jangan Pernah Abaikan Nasihat Dokter

MY STORY  |  23 Sep '17


Hai Moms! Perkenalkan saya ibu muda yang baru saja memiliki anak kedua. Anak pertama saya laki-laki berusia 7 tahun dan anak kedua saya perempuan yang baru berusia 2 bulan. 

Pasti moms bilang "wah beda jauh ya usia anak pertama dan anak kedua"? Saya menantikan anak kedua selama 2 tahun. Saya sempat menjalani program insem di tahun 2015 namun gagal. Saya melakukan program insem karena saya sangat menginginkan kehadiran anak kedua sekaligus saya memilih gender anak perempuan, karena anak pertama adalah laki-laki. 

Tapi usaha saya gagal. Setelah kejadian itu saya dan suami pasrah. Namun satu tahun kemudian, saya hamil lagi. Saya rutin minum vitamin, kontrol ke dokter, dan semuanya berjalan dengan baik. Hingga di trimester akhir, dokter mengatakan bayi terlilit tali pusar dan menyarankan untuk kontrol satu minggu sekali. Saat itu saya dan suami berpikir "ah buat apa kontrol lagi, toh sebentar lagi due date dan selama ini kontrol janin saya kan baik-baik saja".

Pada tanggal 19 june 2017 siang hari saya keluar flek, yang dimana menandakan bahwa sebentar lagi akan melahirkan. Kami langsung menuju RS, sampai di RS di cek saya baru pembukaan 1, dan saya disarankan untuk stay di RS. Tapi pembukaan satu ini mules sekali, sangat berbeda dengan anak pertama. Dan pembukaan selanjutnya tidak terjadi hingga jam 7 malam. 

Ketika suster check CTG, jantung janin berdegup sangat cepat, di atas rata-rata. Dan posisi janin masih diatas panggul. Diduga janin stress didalam. Dokter pun menyarankan untuk Caesar. Tetapi suami tidak setuju karena anak pertama lahir secara normal. Dokter mengalah dengan syarat kami harus menandatangani surat persetujuan.

Sampai jam 2 tengah malam, saya baru pembukaan 4. Saat itu saya tidak kuat lagi dan meminta untuk segera SC, tetapi dilarang karena sudah terlanjur.  

Akhirnya jam 2 siang keesokan harinya saya baru melahirkan. Air ketuban saya hijau karena bayi pup di dalam, dan sedihnya bayi saya menghirup banyak kotoran di dalam sehingga bayi harus di rawat di NICU..

Seminggu di NICU dan saya sungguh bersyukur baby saya masih diberi kesempatan hidup. Baby diperbolehkan pulang karena paru-parunya sudah bersih dan nafas sudah normal saturasinya. Karena sebelumnya baby nafas menggunakan bantuan oksigen. 

Jadi kesimpulannya, rajin minum vitamin dan rajin kontrol. Jangan bantah dokter karena dokter lebih berpengalaman. Kita kan tidak tahu di trimester akhir ada perubahan apalagi tehadap janin. Jangan sampai sesuatu yang kita sudah jaga 9 bulan harus sia-sia begitu saja.

Semoga sharing saya bisa bermanfaat bagi moms to be ya :)

By: Yulianti Halim 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1126 Yulianti Halim

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Babyo Awards 2022: Vote Sekarang & Menangkan Hadiahnya!

Mana brand favorit jagoan Moms? Vote disini sekarang, dan dapatkan hadiahnya ya!

Hybrid Learning, Siapa Takut?

Hybrid Learning adalah metode pembelajaran yang menggabungkan antara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Persiapan Libur Panjang, Yuk Intip Aktivitas Seru untuk si Kecil

Persiapan Libur Panjang, Yuk Intip Aktivitas Seru untuk si Kecil. Meski

Rekomendasi ASI Booster versi Babyo

Agar Moms bisa menimbang kebutuhan ASI booster yang sesuai, berikut adalah rekomendasi ASI booster untuk ibu menyusui versi Babyo. Bagaimana [...]

Mom, Keluargaku Menentang Kehamilanku

SELASA CURHAT: Keluarga sama sekali ga membantu aku. Malah bilang, "Rasain tuh suruh siapa hamil". Padahal aku dan suamipun ga merencanakan. [...]

Mom, Apa Semua Harus Jadi Salahku?

SELASA CURHAT: Akhir-akhir ini aku ngerasa hambar dengan pernikahan ini. Aku harus gimana ya moms?

Mom, Apakah Ngidamku Ini Salah?

SELASA CURHAT: Aku ingin curhat seputar ngidam pada kehamilan, ada yang bilang ngidam itu wajar dan ada juga yang bilang itu cuma [...]

Kesempatan Kedua Setelah Kehilangan

APA KATA MOMS? Bagaimana sih menurut Moms tentang kesempatan kedua setelah kehilangan (keguguran)?

Mom, Aku Tidak Didukung Menyapih

SELASA CURHAT: Aku merasa tidak mendapat support darimana-mana. Di rumah sendiri aku kewalahan, di rumah orangtua aku dikomentarin.

Mau Me Time, Tapi Kepikiran Anak

APA KATA MOMS? Bagaimana sih cara Moms menjalani me time tanpa rasa bersalah dan jadi kepikiran soal anak?

Moms, Apakah Hubunganku dengan Suami Sehat?

SELASA CURHAT: Aku seringkali berdebat sama suami soal banyak hal termasuk cara mendidik anak. Apa memang semua rumah tangga awalnya begini ya [...]

Salah Banget Ya, Gunakan MPASI Instan?

APA KATA MOMS? Tentunya Moms punya pertimbangan sendiri memilih MPASI Instan, yang notabene juga bisa memenuhi kebutuhan gizi si kecil.

Moms, Anakku Susah Diatur

SELASA CURHAT: Anakku belakangan ini dia mudah sekali ngambek kalo kehendaknya gak di turutin, mulai agak jail sama teman-temannya, dan kalo aku [...]

Komentar Nyebelin untuk Ibu Hamil

APA KATA MOMS? Bagaimana Moms menghadapi orang yang suka berkomentar 'nyebelin' untuk ibu hamil?

Anti Panik Menjaga Kesehatan Gigi Anak 0-3 Tahun

Hallo parents, pernah tidak merasa kesulitan menjaga kesehatan gigi anak?

Membuat Anak Mencintai Negara Indonesia

Sudahkah kita sebagai warga negara Indonesia memiliki rasa cinta kepada tanah air kita?

Moms, Aturan Anakku Dilanggar Kakek Neneknya

SELASA CURHAT: Aku selama dirumah jarang banget kasih anakku jajanan MSG atau cokelat yang ga bagus untuk giginya. Eh giliran di rumah kakek [...]

Serba Salah Menjadi Orang Tua

APA KATA MOMS? Bagaimana Moms menghadapi kondisi serba salah menjadi orang tua?

Mom, Pandemi Ini Membuatku Goyah

SELASA CURHAT: Ekonomi yang lagi surut karna pekerjaan suami terkena dampak, ditambah kondisi anak yang memerlukan perhatian penuh.

Asisten Rumah Tangga, Perlu atau Tidak?

APA KATA MOMS? Sayangnya, kadang anak malah jadi lebih dekat pada asisten rumah tangga atau pengasuhnya daripada bersama dengan Moms. Bagaimana [...]